3 Saham Supply Chain Apple Jelang Earnings AAPL

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • Apple rilis Q2 FY26 Kamis 30 April after-close dengan iPhone konsensus $56,5 miliar dan guidance revenue 13-16% YoY ke $107,8-$110,7 miliar.
  • Tiga saham supply chain Apple yang wajib dipantau: TSM (foundry Apple Silicon), QCOM (modem 5G iPhone), AVGO (wireless connectivity).
  • Q3 guidance dan komentari iPhone shipment historis jadi katalis terbesar untuk AAPL plus seluruh supply chain di kuartal selanjutnya.
3 Saham Supply Chain Apple Jelang Earnings AAPL

Share this article

Apple akan rilis laporan keuangan Q2 FY26 pada Kamis, 30 April 2026 setelah pasar AS tutup. Ini bukan cuma soal saham AAPL.

Saham supply chain Apple ikut bergerak signifikan tiap kali Tim Cook bicara soal volume iPhone dan margin. Outlook kuartal depan juga sering jadi katalis tersendiri.

Kalau kamu pegang AAPL atau lagi pertimbangin masuk, kamu wajib pantau 3 nama lain. Mereka adalah TSMC, Qualcomm, dan Broadcom, yang produknya nempel di setiap iPhone, Mac, dan iPad.

Konsensus analis untuk iPhone di Q2 ada di angka $56,5 miliar revenue. Estimasi unit terkirim ada di 60 juta unit.

Services diperkirakan tembus $30 miliar dengan gross margin di atas 70%. Apple sendiri sudah kasih guidance total revenue tumbuh 13-16% YoY ke kisaran $107,8-$110,7 miliar.

Dilansir 9to5Mac, conference call dijadwalkan jam 5 sore ET dengan Tim Cook dan CFO Kevan Parekh. Yang historis paling jadi katalis bukan angka kuartal berjalan, tapi guidance untuk Q3.

Komentari soal shipment dan margin pressure biasanya yang paling gerakin pasar.

3 Saham Supply Chain Apple yang Wajib Kamu Pantau

Tiga nama berikut tidak rilis laporan minggu ini. Tapi reaksi harganya bisa sangat tajam terhadap komentari Apple soal volume dan inventory.

Inilah kenapa kamu harus baca rilis AAPL sambil buka chart TSM, QCOM, dan AVGO.

1. TSMC (TSM): foundry chip Apple Silicon

Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSM) adalah foundry tunggal yang produksi chip A-series untuk iPhone dan M-series untuk Mac. Setiap unit iPhone yang Apple kirim, ada wafer TSM di dalamnya.

Kalau Tim Cook ngomong soal iPhone shipment di atas konsensus 60 juta unit, market akan langsung re-rating TSM. Apple itu pelanggan terbesar TSM secara revenue.

Tesis singkatnya: TSM bukan cuma proxy iPhone, tapi proxy seluruh siklus chip premium. Valuation TSM saat ini diperdagangkan dengan forward P/E sekitar 22-24x, di bawah rata-rata historis untuk fase ekspansi capex.

Yang harus kamu pantau bareng AAPL: komentari Apple soal supply constraint atau component pricing. Kalau Apple mention "supply tight" untuk chip kelas atas, itu sinyal positif demand untuk TSM 3nm dan 2nm.

Buat panduan strategi yang lebih dalam, baca strategi trade saham TSM dengan risiko geopolitik sebelum ambil posisi. TSM bawa risk premium Taiwan Strait yang berbeda dari peer semikonduktor lain.

2. Qualcomm (QCOM): modem 5G untuk iPhone

Qualcomm (QCOM) masih jadi pemasok utama modem 5G untuk seluruh lineup iPhone. Tapi ada satu catatan besar yang harus kamu sadari.

Apple sudah mulai transisi ke modem in-house. Setiap rilis earnings AAPL biasanya ada pertanyaan analis soal timeline transisi tersebut.

Komentari Tim Cook soal ini bisa langsung gerakin QCOM. Bisa naik kalau transisi tertunda, atau turun kalau Apple confirm timeline mempercepat.

Tesis singkatnya: QCOM jualan modem ke Apple, tapi growth engine sebenarnya ada di otomotif (Snapdragon Digital Chassis) dan IoT. Forward P/E QCOM saat ini di kisaran 14-16x, jauh di bawah peer chip lain karena market sudah price-in risk Apple modem cliff.

Yang kamu pantau dari rilis AAPL: ada tidaknya penyebutan "Qualcomm" atau "modem partners", plus komentari soal margin iPhone. Margin iPhone yang lebih tinggi dari ekspektasi sering kali sinyal Apple sudah pakai komponen in-house lebih banyak, yang artinya negatif untuk QCOM.

Sebelum AAPL rilis Kamis malam, cek portofoliomu di Gotrade dan review eksposur kamu ke saham supply chain Apple seperti TSM, QCOM, dan AVGO. Buka Gotrade sekarang buat siapkan watchlist sebelum rilis.

3. Broadcom (AVGO): wireless dan connectivity

Broadcom (AVGO) pasok chip wireless connectivity (Wi-Fi, Bluetooth) ke setiap iPhone, iPad, dan Mac. Beda dari QCOM, hubungan AVGO dengan Apple lebih stabil.

Apple belum punya rencana publik untuk in-house Wi-Fi/Bluetooth chip. Selain itu, AVGO juga dapet boost terpisah dari segmen AI infrastructure yang sekarang jadi mesin pertumbuhan utama.

Tesis singkatnya: AVGO punya dua pilar growth, Apple connectivity (stable, tapi lower growth) dan AI custom silicon (high growth). Valuation AVGO premium di forward P/E 30-35x karena market sudah hargai AI exposure-nya.

Yang kamu pantau bareng AAPL: komentari Apple soal Mac dan iPad shipment. Kalau Mac shipment di atas ekspektasi, itu positif untuk AVGO karena Mac pakai lebih banyak Broadcom content per unit dibanding iPhone.

Menurut Yahoo Finance, ekspektasi Q1 group Mag 7 secara keseluruhan tumbuh 20%+ di earnings. AVGO kemungkinan ikut terangkat sentimen sektor.

Kesimpulan

Earnings AAPL Kamis Apr 30 bukan event satu nama. Tiga saham supply chain Apple, TSM untuk foundry, QCOM untuk modem, dan AVGO untuk wireless, akan ikut bergerak sesuai komentari Tim Cook.

Setiap nama punya tesis berbeda. TSM lebih ke siklus chip dan capex, QCOM lebih ke transisi modem in-house Apple, AVGO lebih ke campuran connectivity stabil plus AI growth.

Valuation snapshot mereka juga beragam, dari 14-16x untuk QCOM sampai 30-35x untuk AVGO. Kamu harus tahu profile risk-reward masing-masing sebelum masuk posisi.

Yang paling penting buat kamu sebagai investor ritel: jangan trading reaksi headline dalam 30 menit pertama setelah rilis. Tunggu conference call selesai, baca transcript, baru ambil keputusan.

Buka aplikasi Gotrade sekarang, review posisi sahammu di AAPL dan watchlist supply chain. Siapin level entry/exit yang jelas sebelum pasar buka Jumat pagi.

FAQ

Kapan Apple rilis earnings Q2 FY26?
Kamis 30 April 2026 setelah pasar AS tutup, dengan conference call jam 5 sore ET (4 pagi WIB Jumat).

Kenapa saham TSM bisa bergerak saat AAPL rilis earnings?
TSM adalah foundry tunggal untuk chip Apple Silicon, jadi komentari Apple soal iPhone dan Mac shipment langsung berdampak ke ekspektasi revenue TSM.

Apa risiko terbesar untuk QCOM dari rilis AAPL?
Penyebutan timeline Apple in-house modem yang dipercepat bisa langsung tekan QCOM karena pasar khawatir kehilangan revenue iPhone.

Kenapa AVGO lebih stabil dari QCOM dalam hubungan dengan Apple?
Apple belum punya rencana publik buat in-house chip Wi-Fi/Bluetooth, jadi posisi AVGO sebagai supplier connectivity belum terancam.

Apa yang harus kamu pantau di rilis AAPL Kamis?
Q3 guidance, komentari iPhone shipment vs konsensus 60 juta unit, dan margin trajectory karena tiga indikator ini gerakin AAPL plus seluruh supply chain.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade