Options (Opsi) dalam Strategi Trading, Ini Jenis, Kekurangan, dan Kelebihannya

Kholida QothrunnadaKholida QothrunnadaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Options (Opsi) dalam Strategi Trading, Ini Jenis, Kekurangan, dan Kelebihannya

Options (opsi) adalah salah satu instrumen yang memungkinkan trader membuka peluang keuntungan dengan modal yang relatif lebih kecil. Ini bisa juga digunakan untuk melindungi portofolio dari risiko pergerakan harga yang tidak diinginkan.

Tapi di balik fleksibilitasnya, option juga punya mekanisme dan istilah yang perlu dipahami sebelum benar-benar menggunakannya. Maka dari itu, artikel membahas seputar cara kerja options dalam strategi trading, khususnya untuk kamu yang baru mulai mempelajarinya

Apa Itu Opsi dalam Saham?

Mengutip US Money, arti sebuah opsi merupakan kontrak keuangan yang memberi pembelinya hak, namun bukan kewajiban untuk membeli atau menjual sejumlah saham tertentu atau strike price (harga yang sudah disepakati dalam periode waktu tertentu sebelum kontrak berakhir).

Baca juga: Cara Analisis Teknikal Saham untuk Pemula: MA, RSI, dan MACD

Pada dasarnya, model penetapan harga opsi pertama kali diformalkan Fischer Black dan Myron Scholes (1973) di Journal of Political Economy, kerangka ini, bersama kontribusi Robert Merton di tahun yang sama dan menjadi dasar teori opsi modern hingga memenangkan Hadiah Nobel Ekonomi 1997.

Kegunaan Option dalam Trading

Opsi ini mungkin terkesan sulit di awal, padahal seringnya investor bisa menggunakan strategi-strategi dasarnya untuk mendapat untung lebih besar, memprediksi arah pasar,hingga melindungi posisi yang sudah dimiliki.

Pada dasarnya opsi termasuk produk keuangan yang serbaguna untuk trader dan investor untuk berbagai tujuan. Secara umum berikut adalah beberapa kegunaanya:

Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Gotrade: Kenali Modusnya & Lindungi Dirimu

1. Melipatgandakan potensi keuntungan (leverage)

Trader bisa memanfaatkan posisi terhadap suatu aset dengan biaya yang jauh lebih kecil dibanding membeli saham secara langsung. Dalam hal ini, kita cukup membayar premi, bukan harga penuh aset.

2. Melindungi portofolio (hedging)

Opsi berguna dalam mengurangi risiko dari posisi yang sudah dimiliki. Conrohnya membeli opsi put untuk melindungi saham dari potensi penurunan harga.

3. Menghasilkan pendapatan tambahan

Pemegang opsi call atau penulis opsi (option writer) bisa mendapatkan pendapatan dari premi yang diterima ketika menjual kontrak opsi (dalam beberapa kasus). Strateg kerap dipilih investor yang sudah punya saham agar mendapatkan penghasilan tambahan dari saham yang mereka.

4. Alternatif investasi ke aset tertentu

Opsi juga jadi salah satu cara paling langsung untuk berinvestasi di komoditas seperti minyak (tanpa harus memegang atau menyimpan aset fisiknya). Langkah ini bisa memudahkan investor mengakses pasar tertentu yang sulit dijangkau melalui instrumen investasi biasa.

5. Acuan pengambilan keputusan trading

Volume perdagangan harian dan minat terbuka (open interest) pada suatu opsi menjadi dua indikator penting yang dipantau trader untuk menilai likuiditas dan minat pasar sebelum mengambil posisi. Semakin tinggi angka keduanya, biasanya semakin mudah pula opsi tersebut diperjualbelikan tanpa selisih harga yang besar.

Dalam hal ini, ada perbedaan cara eksekusi opsi yaitu versi Amerika yang bisa dieksekusi kapan saja sebelum tanggal kedaluwarsa dan opsi Eropa yang hanya bisa dieksekusi tepat saat kedaluwarsa.

Sebagai informasi, dalam konteks ini "menggunakan hak" dalam konteks ini berarti memanfaatkan hak untuk membeli atau menjual aset yang mendasari kontrak opsi tersebut.

Cara Kerja Opsi Saham untuk Pemula

Pembeli akan membayar premi di muka sebagai imbalan atas fleksibilitas yang diberikan kontrak tersebut. Sifatnya yang hak dan bukan kewajiban jadi pembeli opsi bisa pilih untuk tidak menggunakan haknya kalau kondisi pasar tidak menguntungkan.

alam hal ini opsi cukup dibiarkan kedaluwarsa tanpa terjadi transaksi apa pun. Sebaliknya, penjual opsi punya posisi yang berbeda: begitu pembeli memutuskan menggunakan haknya, penjual menerima pemberitahuan yang disebut assignment, yang mewajibkan mereka memenuhi kontrak sesuai harga strike yang disepakati. U.S. News & World ReportU.S. News & World Report

Jenis-jenis Opsi Trading

Secara umum, opsi trading ada dua jenis yaitu call option dan put option. Secara umum, satu kontrak opsi bisa mewakili hak atas 100 lembar saham (dari saham yang jadi acuannya).

  • Call Option: Memberi pemegangnya hak untuk membeli saham dasar pada harga strike sebelum jatuh tempo. Nilai akan naik seiring harga saham naik, cocok untuk spekulasi kenaikan harga.

  • Put Option: Memberi hak untuk menjual saham dasar pada harga strike sebelum jatuh tempo. Nilai naik saat harga saham turun, biasanya dipakai untuk spekulasi penurunan harga atau sebagai asuransi (protective put) melindungi portofolio.

Lebih lanjut, berikut perbandingan singkat keduanya:

Aspek

Opsi Beli (Call Option)

Opsi Jual (Put Option)

Hak yang diberikan

Hak untuk membeli saham dasar pada harga strike, sebelum atau saat jatuh tempo

Hak untuk menjual saham dasar pada harga strike, sebelum atau saat jatuh tempo

Waktu nilainya naik

Saat harga saham dasar naik (delta positif)

Saat harga saham dasar turun (delta negatif)

Posisi terhadap pasar

Bersifat long, menguntungkan saat pasar bullish

Bersifat short secara efektif, menguntungkan saat pasar bearish

Potensi keuntungan

Tidak terbatas, mengikuti kenaikan harga saham

Terbatas hingga harga saham menyentuh nol

Potensi kerugian

Terbatas pada premi yang dibayarkan

Terbatas pada premi yang dibayarkan

Kegunaan umum

Spekulasi terhadap kenaikan harga

Spekulasi terhadap penurunan harga, atau sebagai protective put — semacam asuransi untuk melindungi portofolio dari penurunan harga

Kesimpulannya, opsi call cocok digunakan saat trader optimis harga akan naik, sementara put seringnya digunakan saat trader memperkirakan harga akan turun atau sekadar melindungi posisi yang sudah dipunyainya dari risiko penurunan.

Contoh Sederhana dari Opsi Saham

Misal saham Microsoft (MSFT) diperdagangkan seharga $508 per lembar atau setara Rp9.144.000 (asumsi kurs Rp 18.000), dan kamu yakin kalau harganya akan naik. Jadinya kamu pun membeli 1 kontrak opsi call dengan strike price $515 yang berlaku 1 bulan, harga 37 sen per kontrak. Jadi total modalmu $37 atau setara Rp666.000 (0,37 x 100 lembar).

Skenario 1: Harga naik jadi $516 (± Rp9.288.000)

Sekarang, opsimu bernilai $1 (± Rp18.000) yakni selisih harga pasar $516 dengan strike $515. Untung bersihnya $63 atau sekitar Rp1.134.000 ($1 - $0,37, dikali 100 lembar). Jadi, setara 170% dari modal awal $37 (Rp666.000). Bandingkan dengan kalau kamu beli sahamnya langsung: untungmu cuma sekitar 7,4% dari kenaikan harga saham.

Skenario 2: Harga turun jadi $500 (± Rp9.000.000)

Kedaluwarsa opsi kamu tanpa nilai, dan kamu cuma rugi $37 atau Rp666.000 (premi yang sudah dibayar). Bandingkan jika kamu beli 100 lembar saham langsung di harga $508. Jadi, rugimu bisa mencapai $800 atau sekitar Rp14.400.000.

Dari sini terlihat, opsi bisa memberi potensi untung berlipat dengan modal kecil, sekaligus membatasi kerugian hanya sebesar premi yang dibayarkan.

Dari sini terlihat, opsi bisa memberi potensi untung berlipat dengan modal kecil, sekaligus membatasi kerugian hanya sebesar premi yang dibayarkan.

Kelebihan dan Kekurangan dari Options

Option bisa jadi alat untuk melipatgandakan untung, tapi juga tetap punya . Sederhananya, simak kelebihan dan kekurangannya di bawah ini dirangkum dari Investopedia:

Aspek

Kelebihan

Kekurangan

Modal dan Keuntungan

Daya ungkit (leverage):

Misal: Modal $1.000 di opsi call bisa menghasilkan untung jauh lebih besar dibanding membeli saham senilai $1.000.

Dalam hal ini, opsi memungkinkan "mengendalikan" saham dalam jumlah lebih banyak dengan modal yang sama.

Risiko kerugian besar sehingga membuat potensi untung dan rugi sama-sama besar.

Tanpa pemahaman yang cukup sebelum masuk posisi, investor bisa mengalami kerugian yang jauh lebih besar dari perkiraan.

Manajemen Risiko

Lindung nilai risiko (hedging):

Investor yang sudah punya saham bisa menjual opsi put untuk melindungi posisinya dari risiko harga turun.

Kompleksitas opsi lebih rumit dan lebih sulit dihitung harganya jika dibandingkan dengan jual-beli saham biasa.

Setelah memahami seputar cara kerja opsi, jenis-jenisnya, hingga kelebihan dan risikonya, kamu bisa mulai mempraktikkannya lewat aplikasi seperti Gotrade. Di Gotrade, kamu bisa lakukan options trading saham AS dan Exchange Traded Fund (ETF) dengan modal dari $1 saja.

Gotrade sudah aman dan terpercaya karena mengantongi izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) serta didukung oleh Nasdaq dan TradingView.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Kholida Qothrunnada
Ditulis oleh
Kholida Qothrunnada
Kholida Qothrunnada adalah konten strategis dan editor lulusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Multimedia Jurnalistik. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun bekerja di media nasional sebagai reporter di bidang ekonomi dan bisnis. Memiliki minat untuk mendalami konten seputar keuangan, fintech, saham, dan kripto.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade