Kenapa Saham Nvidia Turun Per September 2026? Ini Pemicu dan Datanya

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Kenapa Saham Nvidia Turun Per September 2026? Ini Pemicu dan Datanya

Ringkasan

  • Saham NVIDIA (NVDA) turun sekitar 8,4% dalam lima sesi awal September 2026, dari US$230,36 pada 4 September ke US$210,96 pada 14 September, lalu pulih ke US$225,07 pada 25 September.
  • Tiga pemicunya adalah penyelidikan Departemen Kehakiman AS atas kesepakatan lisensi Groq senilai US$20 miliar, penjualan saham oleh orang dalam sekitar US$385 juta, dan esai CEO Anthropic yang meminta perusahaan AI menahan pengembangan model tercanggih.
  • Pendapatan kuartal II fiskal 2027 masih naik 106% menjadi US$96,2 miliar, tetapi NVIDIA memproyeksikan margin laba kotor kuartal III turun ke 74,0% dari 75,0%, dan menurut Quartz margin kuartal IV bisa di bawah 72% akibat naiknya biaya chip memori.
  • Menurut Quartz, saham NVDA kini diperdagangkan di bawah 17 kali proyeksi laba, terendah dalam lebih dari satu dekade, sementara yield Treasury 10 tahun naik dari 4,78% menjadi 5,18% antara 4 dan 24 September 2026.

Saham NVIDIA (NVDA) turun pada September 2026 karena investor menimbang ulang seberapa lama laba tinggi perusahaan bisa bertahan: margin laba kotor diproyeksikan menyempit, Departemen Kehakiman AS menyelidiki kesepakatan Groq, orang dalam menjual saham, dan imbal hasil obligasi AS naik. Menurut Quartz, valuasi saham NVIDIA kini berada di level terendah dalam lebih dari satu dekade meski laba perusahaan melonjak.

Pemicu Koreksi NVDA: Turun 8,4% dalam Lima Sesi Awal September

Menurut data harga StockAnalysis, saham NVDA ditutup di US$230,36 pada 4 September 2026, lalu melemah hingga US$210,96 pada 14 September. Artinya, harga turun sekitar 8,4% dalam lima sesi perdagangan, dengan penurunan harian terbesar sebesar 3,36% pada 14 September.

Ada tiga pemicu utama dalam periode tersebut. Pertama, dilansir GuruFocus via Yahoo Finance, saham NVIDIA melemah sekitar 1% di awal perdagangan 10 September setelah Bloomberg melaporkan bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) memeriksa apakah kesepakatan lisensi senilai US$20 miliar dengan startup chip AI Groq dirancang untuk menghindari pemeriksaan antimonopoli.

Baca juga: Analisis Saham Apple (AAPL): Kinerja, Valuasi, Risiko Oktober 2026

Kedua, menurut FX Leaders, penjualan saham oleh orang dalam (insider) sejak laporan keuangan terakhir mencapai sekitar US$385 juta, sebagian besar dilakukan oleh direktur Mark Stevens di luar skema rencana perdagangan 10b5-1. Stevens masih memegang hampir 29 juta saham NVIDIA.

Ketiga, melansir Quartz via Yahoo Finance, saham NVIDIA turun 2% di sesi pra-pasar 14 September setelah CEO Anthropic Dario Amodei menerbitkan esai yang menyerukan agar perusahaan AI menahan pengembangan model paling canggih mereka dengan alasan keamanan. Menurut laporan yang sama, saham Broadcom, Intel, dan Marvell Technology masing-masing turun 3%, 5%, dan 7%.

Kenapa Ini Penting: Margin Laba Kotor 75% dan Valuasi di Bawah 17 Kali Laba

Menurut rilis resmi NVIDIA, pendapatan kuartal II fiskal 2027 (berakhir 26 Juli 2026) mencapai US$96,2 miliar, naik 106% secara tahunan, dengan pendapatan data center sebesar US$89,0 miliar atau naik 117%. Margin laba kotor tercatat 75,0%.

Baca juga: Dividen Saham Google (Alphabet): Yield, Riwayat, Ex-Date per Oktober 2026

Sorotan pasar ada pada arah margin. Dalam rilis yang sama, NVIDIA memproyeksikan pendapatan kuartal III sebesar US$108,0 miliar (plus minus 2%) dengan margin laba kotor 74,0% (plus minus 50 basis poin), tanpa memasukkan pendapatan komputasi data center dari China. Dilansir Quartz via Yahoo Finance, margin kuartal IV diproyeksikan turun ke bawah 72% akibat naiknya biaya chip memori.

Kekhawatiran itu tercermin pada valuasi. Menurut laporan Quartz yang sama, saham NVIDIA kini diperdagangkan di bawah 17 kali proyeksi laba (forward P/E), turun dari di atas 25 kali pada Mei 2026 dan menjadi level terendah dalam lebih dari satu dekade. Eli Horton dari TCW menilai de-rating ini menunjukkan skeptisisme soal keberlanjutan laba, sementara David Russell dari TradeStation menyoroti chip AI buatan internal Meta dan Alphabet yang menggerus pangsa pasar NVIDIA. Dari sisi perusahaan, CEO Jensen Huang justru menyebut NVIDIA sebagai "saham growth value pertama dan satu-satunya di dunia".

Quartz juga mencatat NVIDIA baru naik 22% sepanjang tahun berjalan, jauh di bawah kenaikan indeks semikonduktor sebesar 76%. Faktor makro ikut menekan: menurut data Departemen Keuangan AS, yield Treasury tenor 10 tahun naik dari 4,78% pada 4 September menjadi 5,18% pada 24 September 2026. Yield yang lebih tinggi umumnya menekan valuasi saham pertumbuhan karena laba masa depan didiskonto lebih besar.

Snapshot Harga dan Volume NVDA: Dari US$230 ke US$211, Lalu Kembali ke US$225

Setelah menyentuh US$210,96, saham NVDA berangsur pulih. Menurut FX Leaders, Huang memproyeksikan NVIDIA bisa menjual kira-kira dua kali lebih banyak chip pada 2027, dengan outlook pertumbuhan pendapatan fiskal 2028 sekitar 70%, di atas ekspektasi analis sekitar 44%. Namun, saham gagal kembali ke atas US$230 dan sempat melemah ke kisaran US$221 pada 24 September. Data harian menurut StockAnalysis:

Tanggal

Harga Penutupan

Perubahan Harian

Volume (saham)

4 Sep 2026

US$230,36

+0,84%

135,4 juta

8 Sep 2026

US$225,73

-2,01%

123,0 juta

10 Sep 2026

US$218,36

-2,26%

105,8 juta

14 Sep 2026

US$210,96

-3,36%

132,3 juta

17 Sep 2026

US$219,34

+2,54%

94,2 juta

21 Sep 2026

US$227,38

+2,30%

109,8 juta

23 Sep 2026

US$225,51

-1,47%

89,5 juta

25 Sep 2026

US$225,07

+0,22%

87,2 juta














Menurut The Motley Fool, penutupan US$225,07 pada 25 September itu masih sekitar 4,8% di bawah level tertinggi 52 minggu di US$236,54, sementara level terendah 52 minggu berada di US$164,27. Ayunan harian 2% hingga 3% di tabel menunjukkan volatilitas saham NVDA tetap terasa meski kapitalisasi pasarnya sekitar US$5,4 triliun, menurut sumber yang sama.

Yang Perlu Dipantau: Laporan Micron 30 September dan Margin Kuartal III NVIDIA

  • Menurut rilis resmi Micron, Micron Technology akan merilis laporan keuangan kuartal IV fiskal 2026 pada Rabu, 30 September 2026. Karena Quartz menyebut biaya memori menekan margin NVIDIA, komentar Micron soal harga memori layak dicermati.

  • Realisasi margin laba kotor kuartal III NVIDIA dibandingkan panduan 74,0%. Menurut Trefis, laporan kinerja berikutnya dijadwalkan pada 17 November 2026.

  • Kelanjutan penyelidikan DOJ atas kesepakatan Groq. GuruFocus mencatat pemeriksaan ini dimulai awal tahun dan bisa saja berakhir tanpa tindakan penegakan hukum.

  • Area harga yang dicermati analis teknikal. FX Leaders menyebut US$220 sebagai area support dan US$230 sebagai area resistance.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Mau mulai investasi saham AS mulai dari $1? Buka akun Gotrade dan mulai hari ini.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku