Alexandria Real Estate Catat Rugi $3,74 per Saham Kuartal III 2026

Gotrade News - Alexandria Real Estate Equities (ARE) melaporkan rugi bersih sebesar $638,5 juta atau $3,74 per saham untuk kuartal III 2026 pada Selasa (27/10/2026) dini hari WIB, menurut rilis resmi Alexandria. FFO per saham yang disesuaikan tercatat $1,54, dibandingkan $2,22 setahun sebelumnya.
Data Pasar ARE
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian | Kapitalisasi pasar |
|---|---|---|---|
| ARE | $43,40 | +0,88% | $7,6 miliar |
Data penutupan sesi reguler 26 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kapitalisasi pasar: harga penutupan tersebut dikali jumlah saham beredar di laporan 10-Q atau 10-K terbaru perusahaan (SEC EDGAR).
Rincian Laporan Keuangan Alexandria Real Estate Equities
Menurut rilis tersebut, rugi bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham biasa pada kuartal III 2026 mencakup biaya penurunan nilai (impairment) real estat sebesar $637,9 juta yang terkait dengan aset yang dimiliki untuk dijual. Pada kuartal III 2025, Alexandria mencatat rugi bersih $234,9 juta atau $1,38 per saham. Total pendapatan kuartal ini sebesar $671,2 juta, dibandingkan $751,9 juta pada kuartal yang sama tahun lalu.
Dana dari operasi atau funds from operations (FFO) yang disesuaikan, yang diatribusikan kepada pemegang saham biasa, tercatat $264,4 juta atau $1,54 per saham, dibandingkan $377,8 juta atau $2,22 per saham pada kuartal III 2025. Dividen saham biasa yang diumumkan untuk kuartal III 2026 sebesar $0,72 per saham, sama dengan kuartal sebelumnya, menurut rilis.
Kenapa Ini Penting bagi Saham ARE?
Alexandria memperbarui panduan 2026 untuk FFO per saham yang disesuaikan menjadi $6,38 hingga $6,42, dari sebelumnya $6,35 hingga $6,45. Menurut perusahaan, titik tengah panduan tetap $6,40, sementara rentangnya dipersempit. Perusahaan juga mencatat tingkat hunian properti operasional 87,1% pada akhir kuartal III 2026, atau 90,8% jika memperhitungkan sewa yang sudah ditandatangani dengan hunian di masa mendatang.
Menurut rilis, perusahaan berencana terus mendanai sebagian signifikan kebutuhan modal untuk tahun 2026 melalui penjualan lahan, aset non-inti, dan sebagian kepemilikan. Pada Oktober 2026, Alexandria menyelesaikan penjualan sekitar 29% kepemilikan non-pengendali di Megacampus Campus Point by Alexandria senilai $475,0 juta kepada mitra usaha patungan baru. Volume sewa kuartal III 2026 melampaui 1,2 juta kaki persegi yang dapat disewakan (RSF), yang menurut perusahaan merupakan volume kuartalan tertinggi sejak kuartal IV 2024.
Selanjutnya dipantau: Alexandria menggelar conference call untuk membahas hasil kuartal III 2026 pada Selasa (27/10/2026) pukul 14.00 waktu New York, atau Rabu dini hari pukul 01.00 WIB.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











