Gotrade News - Persaingan kecerdasan buatan memasuki babak baru setelah Amazon berkomitmen menyuntikkan hingga $25 miliar tambahan ke Anthropic. Di sisi lain, venture AI rahasia Jeff Bezos bernama Project Prometheus sedang menutup putaran pendanaan $10 miliar dengan valuasi $38 miliar.
Poin Penting:
- Total komitmen Amazon ke Anthropic mencapai $33 miliar, termasuk kontrak infrastruktur AWS senilai $100 miliar selama satu dekade
- Lab AI Jeff Bezos, Project Prometheus, mendekati valuasi $38 miliar dengan dukungan JPMorgan dan BlackRock
- Mega-deal ini menandakan perang belanja AI raksasa teknologi justru semakin panas, bukan mereda
Kemitraan Amazon-Anthropic Makin Dalam
Amazon mengumumkan investasi tambahan $5 miliar ke Anthropic, dengan potensi $20 miliar lagi yang terikat pencapaian komersial. Kesepakatan ini menjadikan total komitmen Amazon mencapai $33 miliar dan mengukuhkan AWS sebagai mitra cloud utama Anthropic.
Anthropic akan menghabiskan lebih dari $100 miliar untuk teknologi AWS dalam satu dekade ke depan, termasuk chip Trainium dan hardware Graviton. Lebih dari 100.000 developer sudah membangun aplikasi di AWS menggunakan model Claude milik Anthropic melalui akses yang terintegrasi penuh.
CEO Amazon Andy Jassy menyebut kemitraan ini sebagai validasi strategi manufaktur chip kustom perusahaan. CEO Anthropic Dario Amodei menyatakan kolaborasi ini memungkinkan riset AI berkelanjutan sambil memperluas infrastruktur untuk memenuhi lonjakan permintaan Claude.
Bezos Bangun Kerajaan AI Sendiri
Jeff Bezos secara terpisah menggalang $10 miliar untuk Project Prometheus, venture AI yang fokus pada sistem yang memahami dunia fisik. Putaran pendanaan ini menilai perusahaan sekitar $38 miliar dan berhasil menarik investor institusi besar seperti JPMorgan dan BlackRock.
Penggalangan dana diperluas karena tingginya minat investor dan diperkirakan segera ditutup. Project Prometheus menandai peran operasional pertama Bezos sejak mundur sebagai CEO Amazon pada 2021.
Venture ini juga mengejar kendaraan investasi terpisah untuk mengakuisisi saham di bisnis yang kemungkinan terdisrupsi teknologinya. Bagi investor yang memantau sektor AI, skala modal yang mengalir ke Anthropic maupun Project Prometheus menegaskan bahwa pemain terbesar industri tidak melihat batas atas belanja infrastruktur AI.
Perusahaan seperti Microsoft, Alphabet, dan Meta masing-masing menggelontorkan ratusan miliar dolar ke ekosistem AI yang saling bersaing. Perlombaan mendominasi komputasi dan pengembangan model AI sedang membentuk ulang cara perusahaan teknologi terbesar mengalokasikan modal untuk tahun-tahun mendatang.












