Andrew Left Divonis Bersalah Kasus Penipuan Sekuritas

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Andrew Left Divonis Bersalah Kasus Penipuan Sekuritas

Share this article

Gotrade News - Juri federal Los Angeles memvonis short-seller Andrew Left bersalah atas penipuan sekuritas pada Senin, 1 Juni 2026. Menurut Reuters via Investing.com, juri menyatakan Left bersalah atas 13 dari 17 dakwaan.

Vonis ini menutup kasus yang dibangun jaksa atas dugaan keuntungan ilegal sekitar 20 juta dolar AS sepanjang 2018 sampai 2023. Pembacaan hukuman dijadwalkan pada 31 Agustus 2026 dengan ancaman maksimal 25 tahun.

Key Takeaways

  • Andrew Left dinyatakan bersalah atas 13 dari 17 dakwaan penipuan sekuritas di pengadilan federal Los Angeles.
  • Jaksa menuding keuntungan ilegal sekitar 20 juta dolar AS dari aksi perdagangan berbasis unggahan media sosial.
  • Pembacaan hukuman dijadwalkan 31 Agustus 2026 dengan ancaman maksimal 25 tahun penjara federal.

Left berusia 55 tahun dan mendirikan Citron Research, penerbit laporan short-seller yang menyasar perusahaan AS dan Tiongkok. Dilansir Business Insider via Investing.com, persidangan berlangsung 15 hari dengan dua hari deliberasi juri.

Baca juga: Upah Riil Jepang Naik, BOJ Dekati Kenaikan Suku Bunga

Dakwaan awal diajukan jaksa federal California pada Juli 2024. Juri membebaskan Left dari 4 dakwaan lain sambil menetapkan kesalahan atas skema penipuan sekuritas utama.

Setiap dakwaan penipuan sekuritas individual mengancam hukuman hingga 20 tahun penjara federal. Dakwaan skema utama saja membuka peluang vonis maksimal 25 tahun pada sidang 31 Agustus.

Tudingan Jaksa

Menurut dokumen pengadilan yang dikutip Reuters, Left memakai unggahan media sosial dan penampilan televisi kabel untuk menggerakkan harga saham. Posisi short-nya kemudian ditutup cepat untuk mengunci keuntungan sebelum trader ritel sempat bereaksi.

Baca juga: Nvidia vs Broadcom, Dua Cara Memiliki AI

Melansir Business Insider, jaksa juga menyatakan Left memberi bocoran ke dana lindung nilai sebelum publikasi resmi. Pemerintah menuding faktur palsu dipakai untuk menyembunyikan koordinasi tersebut dari regulator.

Kasus ini mencakup hampir lima tahun komentar Citron Research atas berbagai sektor dan emiten. Reuters menyebut skema yang dituduhkan menghasilkan keuntungan ilegal sekitar 20 juta dolar AS sepanjang periode tersebut.

Nama-nama yang menjadi sasaran kampanye Citron mencakup NVIDIA Corp (NVDA) dan Tesla selama periode tersebut. Reuters juga menyebut cakupan Citron atas GameStop saat fenomena meme stock 2021 dan China Evergrande.

Left menanggapi via X bahwa tidak ada saksi yang menyatakan ia berbohong dalam persidangan. Ia menegaskan tidak ada pernyataan palsu dan berencana melanjutkan upaya hukum atas vonis tersebut.

Implikasi bagi Integritas Pasar

Vonis ini menjadi preseden bagaimana regulator dan pengadilan menyikapi kampanye short berbasis media sosial. Operator bursa termasuk Nasdaq Inc (NDAQ) dan Intercontinental Exchange (ICE) terus memperketat pengawasan pola perdagangan terkoordinasi.

Bursa derivatif seperti CME Group juga menghadapi tuntutan menunjukkan pemantauan aktivitas lintas pasar yang ketat. Kasus ini memperkuat dasar hukum untuk menindak manipulasi pasar yang dilakukan lewat saluran komentar publik.

Untuk investor, pesan kasus ini lebih sempit dibanding kesan judulnya. Riset short-seller tetap legal saat posisi dan motif diungkap secara jujur, dan vonis menyasar penyembunyian, bukan praktik short itu sendiri.

Trader ritel yang mengikuti komentator profil tinggi perlu mencermati seberapa sering panggilan publik bertepatan dengan entry atau exit komentator. Dilansir Business Insider, jaksa berfokus pada jarak antara sikap publik Left dan buku perdagangannya yang sebenarnya.

Tim kepatuhan broker dan operator bursa diperkirakan meninjau kembali protokol pengawasannya merujuk preseden Left. Vonis ini menegaskan bahwa perdagangan terkoordinasi yang dipadu komentar publik dapat dijerat sebagai penipuan pidana, bukan sekadar pelanggaran perdata.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade