Gotrade News - Anthropic dikabarkan membuka model Mythos lewat tombol aktivasi di Claude Code dan Claude Security pada 26 Mei 2026. Model itu muncul sebagai opsi bernama claude-mythos-1-preview dan menandai babak baru ekspansi Anthropic.
Kabar ini memicu perhatian investor pada ekosistem AI global, termasuk pemasok chip dan platform cloud. Sentimen ini berpotensi memengaruhi saham infrastruktur AI di pasar Amerika Serikat.
Key Takeaways
- Anthropic membuka model Mythos sebagai claude-mythos-1-preview di Claude Code dan Claude Security.
- Hacker George Hotz menilai AI agents sebagai ancaman serius bagi industri perangkat lunak global.
- DPR menyoroti tata kelola dan pendanaan AI nasional yang dinilai masih lemah dan normatif.
Mythos Hadir di Claude Code
Menurut Bloomberg Technoz, model Mythos muncul sebagai tombol aktivasi pada Claude Code. Anthropic disebut tengah menyiapkan versi publik dengan ketersediaan tier yang belum dipastikan.
Sumber yang dikutip dari Bleepingcomputer menyebut Anthropic mengakui model terbarunya membawa risiko keamanan siber global. Perusahaan menegaskan komitmen pada protokol pengujian sebelum rilis penuh ke pengguna.
Anthropic juga dilaporkan mempertimbangkan chip AI dari Microsoft untuk skala komputasi berikutnya. Langkah itu memperkuat posisi Microsoft (MSFT) dalam rantai pasok perangkat keras AI generatif.
Putaran pendanaan baru Anthropic diperkirakan menembus sekitar Rp 531 triliun dalam waktu dekat. Salah satu pendiri OpenAI juga dilaporkan bergabung ke Anthropic dengan peran khusus.
Kabar itu menambah tekanan kompetitif pada penyedia chip AI seperti Nvidia (NVDA). Permintaan akselerator komputasi diperkirakan tetap tinggi seiring perluasan layanan model frontier.
Peringatan dan Lemahnya Tata Kelola
Dilansir Bloomberg Technoz, hacker George Hotz mengunggah tulisan berjudul The Eternal Sloptember pada 26 Mei 2026. Hotz menyebut penerapan AI agents di rekayasa perangkat lunak sebagai kesalahan termahal dalam sejarah bidang itu.
Hotz menegaskan bahwa agen AI belum mampu menulis kode dengan kualitas memadai. Ia membandingkan penggunaan agen AI dengan tuas mesin slot bagi penggunanya.
Tulisan tersebut muncul lima hari setelah Andrej Karpathy bergabung dengan tim pretraining Anthropic. Investor mencermati narasi ini untuk menakar arah belanja modal di sektor AI global, termasuk Alphabet (GOOGL).
Melansir Kabarbursa, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mengkritik roadmap AI nasional pada 26 Mei 2026. Politisi Golkar itu menilai roadmap pemerintah masih terlalu normatif tanpa kejelasan rincian pendanaan.
Dave juga menyoroti risiko Indonesia menjadi konsumen teknologi asing alih-alih produsen inovasi. Aspek keamanan AI dinilai lemah meski laju pengembangan teknologi berlangsung cepat.
Kombinasi ekspansi Anthropic, peringatan Hotz, dan kritik DPR memberi konteks beragam bagi pasar AI. Investor ritel disarankan memantau perkembangan kebijakan dan rilis produk secara berkala.












