Gotrade News - Analis Wall Street menyoroti saham industri dan utilitas AS yang terhubung dengan pembangunan kapasitas listrik. EMCOR Group dan Vistra menjadi sorotan dengan target harga agresif dari mayoritas analis.
Sentimen bullish ini didorong oleh permintaan listrik data center dan modernisasi jaringan. Investor Indonesia dapat mengakses tema serupa melalui sejumlah saham AS di Gotrade.
Key Takeaways
- Vistra (VST) memiliki target rata-rata $231,75 atau potensi kenaikan 48,3% menurut 17 analis.
- EMCOR Group (EME) mencatat pendapatan Q1 $4,63 miliar dan rekor backlog $15,62 miliar.
- Investor GTI dapat melirik NEE, PWR, dan GE sebagai proxy tema listrik dan infrastruktur AS.
Sorotan Analis Pada EMCOR dan Vistra
Menurut Barchart, EMCOR Group diperdagangkan pada $848,91 dengan kapitalisasi pasar $37,7 miliar. Saham EME mencatat kenaikan 85,2% dalam 52 minggu terakhir dan menguat 38,8% sepanjang tahun ini.
Konsensus analis menempatkan EME pada peringkat Moderate Buy dengan tujuh Strong Buy dan tiga Hold. Target harga rata-rata berada di $925,17, memberikan potensi kenaikan sekitar 9% dari level saat ini.
Stifel menaikkan target harga EME ke $918 pada 30 April lalu. Target tertinggi mencapai $1.123 yang mengindikasikan potensi kenaikan hingga 32,3% bagi pemegang saham.
EMCOR mengalahkan estimasi pada laporan kuartal pertama yang dirilis 29 April. Pendapatan tumbuh 19,7% secara tahunan menjadi $4,63 miliar dan EPS naik 30% menjadi $6,84.
Dilansir Barchart, Vistra diperdagangkan pada $156,27 dengan kapitalisasi pasar $52,7 miliar. Saham VST sempat menguat 4,82% atau $7,19 pada perdagangan terakhir.
Sebanyak 17 analis memberikan rating konsensus Strong Buy untuk Vistra. Sebanyak 16 analis merekomendasikan Strong Buy dan hanya satu yang memberi peringkat Hold.
Target rata-rata Vistra berada di $231,75 dengan potensi kenaikan 48,3%. Target tertinggi sebesar $295 menjanjikan upside hingga 88,8% bagi investor yang masuk pada level saat ini.
Jefferies memangkas target VST menjadi $190 dari sebelumnya $192. Estimasi EPS Vistra FY2026 berada di $9,30, mencerminkan pertumbuhan 76,8% secara tahunan.
Proxy Tema Listrik dan Infrastruktur di Gotrade
EMCOR bergerak di konstruksi mekanikal dan kelistrikan, sementara Vistra menjalankan portofolio pembangkit listrik kompetitif. Keduanya tidak tersedia di Gotrade Indonesia, namun ada sejumlah proxy sektoral di daftar saham AS.
NextEra Energy (NEE) menjadi salah satu utilitas terbesar AS dengan eksposur ke energi terbarukan. Saham ini sering dijadikan barometer untuk tema permintaan listrik jangka panjang di Amerika Serikat.
Quanta Services (PWR) berfokus pada layanan infrastruktur kelistrikan dan transmisi energi. Profil bisnisnya menyerupai EMCOR karena keduanya menggarap proyek konstruksi sektor listrik.
General Electric (GE) menyediakan turbin gas dan peralatan pembangkit yang menopang ekspansi kapasitas listrik. Permintaan turbin kembali menguat seiring lonjakan kebutuhan listrik data center AS.
Sektor industri AS yang diwakili XLI menguat 21,6% selama 52 minggu terakhir. S&P 500 naik 27,9% pada periode yang sama, menggambarkan kuatnya momentum pasar saham Amerika Serikat.
Panduan EMCOR untuk pendapatan tahun penuh berada di $18,5-$19,25 miliar. Target EPS perusahaan berada di kisaran $28,25-$29,75, mendukung tesis bullish jangka panjang dari analis.












