Perdagangan AI cloud kembali menyala. Microsoft mencetak rekor harian dan AWS Amazon meledak, sementara Exxon dan Chevron melapor pagi ini.
Wall Street bangkit kuat pada sesi kemarin. S&P 500 naik 1,7% ke 7.437, Nasdaq melonjak 2,8% ke 25.122, dan Dow menguat 1,2%. Nasdaq memutus rentetan enam hari penurunan.
Mesin rebound adalah Microsoft. Sahamnya melesat sekitar 16% dan menambah kira-kira $450 miliar nilai pasar dalam sehari, rekor terbesar sepanjang sejarah untuk satu saham. Pemicunya adalah pertumbuhan Azure.
Amazon menambah bahan bakar. AWS tumbuh 37% secara tahunan, tercepat dalam 18 kuartal, dan penjualan menembus $200 miliar. Malam ini pasar mencerna reaksi itu sambil menanti laba Exxon dan Chevron.
Apakah ikut reli AI cloud dan bagaimana kelanjutan rencana belanja modal AI-nya
Katalis Malam Ini 🧨
Rebound AI cloud: rekor Microsoft dan ledakan AWS Amazon
Microsoft (MSFT) melesat sekitar 16% dan menambah kira-kira $450 miliar nilai pasar, didorong pertumbuhan Azure. Amazon (AMZN) menyusul dengan AWS tumbuh 37%, tercepat dalam 18 kuartal, dan penjualan menembus $200 miliar. Dua hasil ini menyalakan kembali narasi bahwa perdagangan AI belum selesai.
Apple tertinggal meski iPhone cetak rekor
Apple (AAPL) justru bergerak berlawanan. Penjualan iPhone naik 22% dan hasilnya memecahkan rekor, tetapi saham turun lebih dari 4% pasca-laba karena panduan ke depan mengecewakan dan kekhawatiran rantai pasok. Setidaknya satu firma Wall Street menurunkan rating. Ini penyeimbang atas optimisme cloud.
Reli AI menjalar ke Asia. KOSPI Korea mencetak rekor lonjakan dan saham Samsung serta SK Hynix rebound berkat permintaan memori AI, sentimen positif bagi Nvidia (NVDA). Pagi ini giliran Exxon dan Chevron melapor, memberi pembacaan sektor energi yang bersih di tengah harga minyak yang masih tinggi.
Denyut Pre-market 📊
Kontrak berjangka AS condong menguat pagi ini, melanjutkan momentum rebound dari sesi sebelumnya. Fokus bergeser ke laba emiten minyak besar dan apakah selera risiko bertahan. Meta dan Nvidia jadi nama mega-cap AI yang dipantau apakah ikut naik.
Catatan Makro 📝
Imbal hasil obligasi 10 tahun AS berada di sekitar 4,66%, tertinggi sejak awal 2025, setelah The Fed menahan suku bunga. Minyak WTI di kisaran $83,80 per barel dan emas sekitar $4.086 per ons. Suku bunga tinggi tetap menjadi penyeimbang bagi aset berisiko.
Kesimpulan
Pesan pasar cukup jelas: perdagangan AI cloud kembali menyala. Rekor Microsoft dan ledakan AWS Amazon mengangkat seluruh tape, sementara Apple mengingatkan bahwa tidak semua raksasa bergerak searah.
Bagi investor, ini saat yang tepat untuk mencermati daftar pantauan sebelum laba emiten minyak dan sesi AS malam ini. Saham apa yang sedang kamu pantau malam ini?
Pantau pergerakan saham favoritmu secara langsung dan mulai berinvestasi dari $1 di Gotrade.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Kholida Qothrunnada adalah konten strategis dan editor lulusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Multimedia Jurnalistik. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun bekerja di media nasional sebagai penulis dan reporter di bidang ekonomi dan bisnis, termasuk menulis konten seputar fintech.