Bitcoin Anjlok ke $67 Ribu, Strategy Lepas 32 Koin
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - Harga Bitcoin anjlok ke kisaran $67 ribu, level terendah sejak Februari, di tengah tekanan jual yang meluas. Penurunan ini menandai koreksi sekitar 40 persen dari rekor tertinggi sebelumnya.
Tekanan datang dari arus keluar dana ETF yang besar serta penjualan koin oleh perusahaan treasury terkemuka. Sentimen institusi yang melemah membuat aset berisiko kalah menarik dibanding ekuitas.
Poin Utama
Bitcoin turun ke $65.385, level terendah sejak Februari.
Strategy melepas 32 Bitcoin, penjualan pertamanya dalam hampir empat tahun.
Arus keluar ETF mencapai $2,3 hingga $2,8 miliar dalam beberapa pekan terakhir.
Melansir Seeking Alpha, Bitcoin sempat menyentuh $65.385 atau turun 2,3 persen pada sesi tersebut. Angka itu menjadi posisi terlemah sejak Februari tahun ini dan memicu kekhawatiran pelaku pasar.
Pemicu utama adalah gelombang penarikan dana yang besar dari produk ETF Bitcoin di Amerika Serikat. Investor menarik antara $2,3 hingga $2,8 miliar dalam beberapa pekan, rentetan jual terbesar sejak ETF diluncurkan.
Melansir Seeking Alpha, Ethereum sebagai aset kripto terbesar kedua juga ikut tertekan dan diperdagangkan di kisaran $1.874. Pelemahan serentak ini menunjukkan tekanan jual yang merata di hampir seluruh pasar aset kripto.
Strategy Lepas Koin Pertama
Menurut Seeking Alpha, Strategy (MSTR) menjual 32 Bitcoin dari treasury sebesar 843.706 koin yang dimilikinya. Penjualan kecil itu menjadi yang pertama dilakukan perusahaan dalam kurun hampir empat tahun terakhir.
Langkah tersebut menantang posisi "tidak pernah jual" yang selama ini dipegang teguh ketua Michael Saylor. Keputusan itu langsung menjadi sinyal yang diawasi ketat oleh para pelaku pasar kripto global.
Banyak investor menafsirkan penjualan itu sebagai tanda berubahnya keyakinan pemegang Bitcoin institusional terbesar. Pergerakan semacam ini kerap memperkuat tekanan jual yang sudah berlangsung di pasar.
Dilansir The Motley Fool, Strategy memegang Bitcoin senilai sekitar $62 miliar. Besarnya posisi itu membuat setiap keputusan jual berdampak besar pada sentimen pasar.
Dilansir The Motley Fool, Saylor bahkan memproyeksikan harga Bitcoin bisa menembus $21 juta per koin pada 2045. Proyeksi itu menyiratkan kapitalisasi pasar yang berkali lipat lebih besar dari seluruh perusahaan S&P 500.
Tekanan harga Bitcoin turut menyeret sentimen terhadap saham terkait kripto seperti Coinbase (COIN). Permintaan institusi yang sebelumnya menjadi penggerak utama reli kini terlihat melemah secara nyata.
Melansir Seeking Alpha, level penyangga teknikal kini berada di kisaran $68 ribu hingga $65 ribu. Penembusan berkelanjutan di bawah $70 ribu dinilai bisa membuka ruang penurunan lebih lanjut.
Ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga Federal Reserve yang lebih tinggi turut menekan minat pada aset berisiko. Ekuitas yang berada dekat rekor tertinggi membuat kripto kalah daya tarik.
Melansir The Motley Fool, Bitcoin tetap mencatat imbal hasil lebih dari 13.600 persen dalam satu dekade terakhir. Namun pada 2025 Bitcoin turun 5 persen sementara emas fisik justru melonjak 64 persen.
Melansir The Motley Fool, baru sekitar 6.880 bisnis di seluruh dunia yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran resmi. Angka itu masih sangat kecil dibanding ratusan juta bisnis yang terdaftar secara global saat ini.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.