Gotrade News - Bank of America menaikkan target harga Micron Technology (MU) ke $950, mengangkat sentimen sektor memori AI global. Bank tersebut juga meng-upgrade ThyssenKrupp Marine ke neutral, sementara SMIC justru meleset di laba Q1.
Revisi target lintas geografi ini menandai repositioning Wall Street pada tema memori AI, pipeline pertahanan, dan eksposur foundry China. Investor membaca pergerakan ini sebagai sinyal arah modal global ke depan.
Key Takeaways
- BofA menaikkan target harga Micron Technology (MU) ke $950 dengan implied upside sekitar 18%.
- ThyssenKrupp Marine di-upgrade ke neutral berkat pipeline order €20,6 miliar atau setara delapan tahun visibility revenue.
- SMIC mencatat profit Q1 $197,4 juta, meleset 8,3% dari konsensus analis $215,2 juta.
BofA Repositioning Tema Memori AI
Menurut Watcher.guru, Bank of America (BAC) menaikkan target harga Micron ke $950. Saham diperdagangkan dekat $803, memberi implied upside sekitar 18% terhadap harga saat ini.
Rationale BofA menopang pada permintaan data center yang terus meningkat tahun ini. Permintaan high-bandwidth memory (HBM) dan rak high-density menjadi pendorong utama tesis bullish bank tersebut.
BofA juga melihat siklus memori bertahan jauh lebih panjang dari ekspektasi pasar. Bank tersebut memproyeksikan permintaan memori akan bertahan kuat hingga tahun 2030 mendatang.
Pandangan ini memperkuat narasi bahwa belanja modal AI tetap menjadi tema struktural multi-tahun. Vendor memori seperti Micron dan rekan-rekannya seperti NVIDIA (NVDA) menjadi penerima manfaat utama tren ini.
Pipeline Pertahanan dan Foundry China
Dilansir Investing.com, BofA meng-upgrade ThyssenKrupp Marine Systems dari underperform ke neutral. Pipeline order grup mencapai €20,6 miliar per Maret 2026, setara visibility revenue delapan tahun ke depan.
Multiple valuasi disesuaikan dari 13,5x ke 12x EV/EBIT rata-rata 2029-2030. Penyesuaian ini mencerminkan keyakinan baru BofA terhadap eksekusi kontrak besar grup pertahanan tersebut.
Peluang utama datang dari kontrak submarine Kanada senilai €12 miliar dengan keputusan pertengahan Juni. Program frigate F-127 €10 miliar serta kontrak submarine India €3 sampai 4,5 miliar memperkuat pipeline jangka menengah.
Melansir Investing.com, SMIC melaporkan profit Q1 $197,4 juta, naik 5% secara tahunan. Angka itu meleset $17,8 juta atau sekitar 8,3% di bawah konsensus analis $215,2 juta.
Revenue Q1 SMIC tercatat $2,5 miliar, naik 11,5% YoY dan sesuai konsensus pasar. Manajemen menyatakan lebih optimistis terhadap 2026 dibanding kuartal Desember sebelumnya.
Optimisme tersebut bersandar pada permintaan pelanggan yang robust serta order book existing yang solid. Hasil ini menggambarkan tekanan margin foundry China di tengah kompetisi kapasitas global yang ketat.
Secara keseluruhan, revisi BofA dan kabar SMIC memperjelas peta arus modal Wall Street pekan ini. Memori AI dan pertahanan menjadi favorit, sementara foundry China masih harus membuktikan eksekusi margin.












