Gotrade News - Saham Cisco melonjak 16,5% di perdagangan pre-market setelah laporan kuartalan memecahkan rekor pendapatan. Bersamaan, Cerebras Systems siap melantai Nasdaq dengan IPO senilai $5,55 miliar pada 14 Mei 2026.
Reli ini mengukuhkan momentum kapitalisasi tema AI di pasar saham Amerika Serikat. Investor melihat permintaan infrastruktur AI hyperscaler sebagai katalis utama bagi rotasi tech lanjutan.
Key Takeaways
- Cisco mencetak pendapatan rekor $15,84 miliar dan menaikkan target order AI ke $9 miliar.
- Cerebras IPO di valuasi $56,43 miliar, IPO tech AS terbesar sejak Arm 2023.
- Nasdaq 100 futures dan Nvidia menguat, mencerminkan sentimen risk-on sektor chip.
Cisco Cetak Rekor dan Naikkan Guidance AI
Menurut Investing.com, Cisco Systems (CSCO) melaporkan pendapatan kuartalan $15,84 miliar dengan EPS disesuaikan $1,06. Perusahaan juga memandu pendapatan Q4 di kisaran $16,7 hingga $16,9 miliar.
Angka guidance tersebut berada sekitar $900 juta di atas estimasi konsensus analis Wall Street. Order infrastruktur AI year-to-date telah menyentuh $5,3 miliar, jauh melampaui ekspektasi awal manajemen.
Manajemen Cisco menaikkan target order AI setahun penuh menjadi $9 miliar dari proyeksi awal $5 miliar. Order hyperscaler kuartal ketiga mencapai $1,9 miliar dibandingkan hanya $600 juta pada periode tahun lalu.
Dilansir Investing.com, CFO Mark Patterson menyebut realistis berharap minimal $6 miliar pendapatan AI hyperscale pada tahun fiskal 2027. CEO Chuck Robbins menekankan fokus dan disiplin investasi sebagai kunci memenangi era AI.
Cisco juga mengumumkan restrukturisasi senilai $1 miliar pra-pajak yang mencakup sekitar 4.000 pemutusan hubungan kerja. Dana realokasi diarahkan ke segmen silicon optics, AI, dan cybersecurity untuk memperkuat posisi kompetitif.
Cerebras IPO dan Sentimen Risk-On Sektor Chip
Melansir Investing.com, Cerebras Systems menggalang $5,55 miliar pada IPO dengan valuasi fully-diluted $56,43 miliar. Listing di Nasdaq Global Select Market berlangsung pada 14 Mei 2026 setelah ukuran penawaran ditingkatkan.
Penawaran ini merupakan IPO tech Amerika Serikat terbesar sejak Arm pada tahun 2023. Pesanan saham bahkan melebihi 20 kali supply, mencerminkan permintaan agresif terhadap nama AI berpotensi tinggi.
Cerebras mendesain chip wafer-scale dengan ratusan ribu compute core dalam satu prosesor tunggal. Pendekatan ini bersaing langsung dengan klaster GPU yang dirancang oleh NVIDIA (NVDA) untuk beban kerja pelatihan model AI besar.
Pendapatan Cerebras pada 2024 lebih dari 85% berasal dari klien G42 asal Uni Emirat Arab. Perusahaan baru saja menambah Amazon dan OpenAI sebagai pelanggan, memperluas basis pendapatan jangka panjang.
Matt Kennedy dari Renaissance Capital menilai performa perdagangan Cerebras akan menegaskan kuatnya permintaan nama AI berpotensi tinggi. Sinyal ini berpotensi mendukung valuasi pemain chip lain termasuk Broadcom (AVGO).
Menurut Barchart, June S&P 500 E-Mini menguat 0,27% dan Nasdaq 100 E-Mini naik 0,24% pre-open. Cisco tercatat melonjak 17% pre-market mengikuti rilis hasil kuartalannya.
Nvidia juga menguat 2% pre-market setelah persetujuan ekspor chip H200 untuk pasar China kembali diberikan. Yield Treasury 10 tahun turun ke 4,46%, sementara probabilitas Fed funds no-change di FOMC Juni mencapai 98,6%.
Kombinasi guidance Cisco, IPO Cerebras, dan pelonggaran ekspor chip Nvidia memperkuat narasi belanja modal AI berlanjut. Investor ritel Indonesia dapat mencermati rotasi tema infrastruktur AI sebagai poros utama sektor teknologi.












