Nasdaq turun dua hari beruntun, sektor chip AI dan Netflix jadi penentu arah sesi malam ini.
Bursa AS menutup sesi Kamis (16/07) di zona merah untuk hari kedua beruntun. Menurut data pasar yang dilaporkan Yahoo Finance, Nasdaq Composite turun 1,47%, S&P 500 melemah 0,51%, sementara Dow Jones hanya turun 0,20%.
Pemicunya terpusat pada satu sektor, yaitu semikonduktor. Kompleks chip AI seperti Nvidia dan Micron memimpin koreksi, bahkan setelah Taiwan Semiconductor melaporkan laba kuat. Kekhawatiran pasar terhadap saham chip menyentuh level tertinggi empat tahun.
Di luar sektor chip, Netflix menjadi sorotan. Menurut laporan CNBC, saham Netflix turun sekitar 8% sampai 9% di perdagangan setelah jam bursa ke titik terendah 52 minggu, setelah panduan pendapatan kuartal ketiga meleset dari ekspektasi. Malam ini, dua cerita inilah yang paling menentukan arah pasar.
Turun sekitar 8% sampai 9% pasca-laba (setelah jam bursa)
Kelanjutan koreksi atau pantulan setelah panduan lemah
Katalis Malam Ini 🧨
Aksi jual chip AI berlanjut ke hari kedua
Saham semikonduktor kembali memimpin pelemahan Nasdaq. Menurut Yahoo Finance, tekanan pada chip AI mendorong indeks turun 1,47% pada Kamis (16/07). Kekhawatiran terhadap saham chip bahkan menyentuh level tertinggi empat tahun. Investor kini menanti apakah tekanan mereda malam ini atau berlanjut ke sesi ketiga.
Laba kuat Taiwan Semiconductor belum mengangkat sentimen
Taiwan Semiconductor melaporkan laba kuartal kedua yang solid, namun sahamnya tidak ikut terangkat. Fokus investor bergeser ke rencana belanja modal yang lebih besar. Hasil laba yang bagus pun belum cukup membalik nada sektor chip, dan ini yang membuat reaksi malam ini penting untuk dipantau.
Netflix membukukan laba per saham 0,80 dolar AS, sedikit di atas ekspektasi, namun pendapatan 12,56 miliar dolar AS meleset tipis. Menurut CNBC, panduan pendapatan kuartal ketiga di sekitar 12,86 miliar dolar AS berada di bawah perkiraan analis. Kombinasi ini memicu penurunan sekitar 8% sampai 9% di perdagangan setelah jam bursa ke titik terendah 52 minggu.
Denyut Pre-market 📊
Perhatikan apakah saham chip mencoba pantulan teknikal setelah dua hari tertekan, dan bagaimana Netflix dibuka setelah kejatuhan pasca-laba. Data pra-pasar untuk kelima saham ini akan lebih jelas menjelang pembukaan sesi AS malam ini.
Catatan Makro 📝
Ketegangan di Selat Hormuz menjaga harga minyak tetap tinggi dan mendorong imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun ke 4,57%, menurut data FRED. Kenaikan imbal hasil ini menambah tekanan pada saham teknologi yang sensitif terhadap suku bunga.
Kesimpulan
Malam ini menjadi ujian bagi sektor chip AI. Setelah dua hari koreksi, pasar mencari tanda stabilisasi, sementara Netflix menghadapi tekanan lanjutan dari panduan yang lemah.
Buat kamu yang memantau saham-saham ini, sesi malam ini bisa menentukan arah jangka pendek. Pantau pergerakan Nvidia, Taiwan Semiconductor, dan Netflix lewat halaman saham Gotrade. Saham apa yang sedang kamu pantau malam ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.