Gotrade News - DeepSeek memangkas harga model AI terbaru V4-Pro hingga 75% sampai 5 Mei. Langkah agresif ini menekan saham pesaing Tiongkok pada Senin (27/04).
Key Takeaways
- DeepSeek V4-Pro diskon 75% hingga 5 Mei, harga cache API turun jadi sepersepuluh.
- Saham Zhipu (2513) turun 3,4% dan MiniMax (0100) anjlok 10% di Hong Kong.
- Perang harga API jadi medan tempur baru di sektor AI Tiongkok.
Berdasarkan laporan Investing.com, DeepSeek meluncurkan V4 versi Pro dan Flash yang lebih ringan. Model ini diadaptasi untuk teknologi chip Huawei dan diklaim unggul di benchmark pengetahuan global.
DeepSeek menyatakan V4-Pro hanya kalah dari Gemini-Pro-3.1 milik Google di benchmark pengetahuan dunia. Model V4 dirancang untuk aplikasi AI agent yang butuh komputasi lebih besar dibanding chatbot biasa.
Pemangkasan harga cache hit berlaku 90% di seluruh lini API dan efektif segera. Strategi ini menargetkan adopsi developer serta penurunan biaya komputasi di pasar Tiongkok.
Saham Zhipu atau Knowledge Atlas Tech (2513) tergelincir 3,4% pada perdagangan Senin. MiniMax Group (0100) merosot 10% setelah sudah turun sekitar 9% pada Jumat lalu.
Kedua startup AI Tiongkok itu memperpanjang pelemahan dari pekan sebelumnya akibat tekanan kompetisi. Investor khawatir margin sektor AI domestik tergerus oleh strategi harga agresif DeepSeek.
Investing.com mengutip pelaku industri bahwa harga API jadi medan tempur utama industri AI saat ini. Developer mencari biaya lebih murah untuk skala adopsi di luar penggunaan niche.
Tencent Holdings (TCEHY) ikut merilis model AI andalan pertamanya, Hy3, pada periode yang sama. Model itu dikembangkan dengan masukan dari mantan peneliti OpenAI untuk memperkuat kapabilitas global.
Kompetisi makin sengit di tengah pembatasan teknologi AS yang mempercepat alternatif domestik Tiongkok. Tekanan harga diperkirakan menjalar ke penyedia AI lain di kawasan Asia.
V4 dirilis sebagai model open source dengan klaim performa mendekati rival closed-source. Efisiensi komputasi jadi nilai jual utama di tengah keterbatasan akses chip canggih bagi pemain Tiongkok.
Investing.com mencatat biaya inferensi rendah kini jadi medan tempur kunci penyedia AI global. Perusahaan berlomba menarik developer dan pengguna enterprise dengan model yang lebih murah dan efisien.
Kami melihat tekanan ini berpotensi memperpanjang pelemahan saham AI murni Tiongkok dalam jangka pendek. Investor ritel perlu memantau ekspansi margin dan adopsi developer sebagai indikator pemulihan sektor.












