Gotrade News - Harga emas Antam turun Rp16.000 menjadi Rp2,809 juta per gram pada Senin (27/04). Penurunan terjadi di seluruh produk emas batangan termasuk UBS dan Galeri 24 Pegadaian.
Pelemahan dipicu naiknya imbal hasil riil pasca penundaan pemangkasan suku bunga The Fed. Tekanan geopolitik tetap menjadi faktor pendukung permintaan emas di tengah volatilitas pasar global.
Key Takeaways:
- Antam turun Rp16.000 ke Rp2,809 juta per gram dengan buyback Rp2,620 juta
- UBS turun Rp11.000 dan Galeri 24 Pegadaian turun Rp10.000 per gram
- Imbal hasil riil yang lebih tinggi menekan harga, geopolitik menjadi penopang
Harga jual Antam ukuran 1 gram tercatat Rp2,809 juta, sementara buyback berada di Rp2,620 juta per gram. Untuk ukuran 10 gram, Antam dijual Rp27,585 juta dan ukuran 1 kilogram di Rp2,749 miliar.
Antam yang dijual di Pegadaian berada di harga Rp2,922 juta per gram, turun Rp16.000 hari ini. UBS Pegadaian dijual Rp2,868 juta per gram dengan penurunan Rp11.000 dibanding sesi sebelumnya.
Galeri 24 di Pegadaian mencatat harga Rp2,810 juta per gram, melemah Rp10.000 dibanding hari sebelumnya. Penurunan kompak menunjukkan tekanan global pada seluruh kanal distribusi emas batangan.
Imbal hasil riil yang lebih tinggi pasca penundaan pemangkasan bunga The Fed menjadi pemicu utama. Investor mempertimbangkan ulang alokasi emas saat instrumen yield-bearing kembali menarik.
Faktor geopolitik di Timur Tengah tetap menjaga sebagian permintaan safe haven dari koreksi lebih dalam. Krisis Selat Hormuz dan dialog AS-Iran masih menjadi konteks pasar komoditas global.
Untuk investor ritel, koreksi ini bisa menjadi titik review komposisi alokasi emas dalam portofolio. Pelaku pasar juga perlu memantau rilis data ekonomi AS yang akan menentukan ekspektasi pemangkasan bunga selanjutnya.
Hartadinata mencatat harga dasar Rp2,714 juta per gram dengan buyback Rp2,578 juta. Selisih harga antar produsen tetap mencerminkan biaya produksi dan margin distribusi masing-masing.












