Disney Q2 Lampaui Estimasi Laba Streaming Naik 88%

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Disney Q2 Lampaui Estimasi Laba Streaming Naik 88%

Share this article

Gotrade News - Walt Disney Company (DIS) membuka Q2 fiskal 2026 dengan hasil yang melampaui estimasi analis. Laporan ini menjadi rilis pertama di bawah CEO baru Josh D'Amaro, yang menggantikan Bob Iger sejak 18 Maret.

Saham Disney naik sekitar 5% di sesi premarket setelah lompatan laba streaming diumumkan. According to CNBC, perusahaan juga menaikkan target pengembalian modal tahunan menjadi minimal $8 miliar.

Poin Penting

  • Pendapatan $25,17 miliar tumbuh 7% secara tahunan dan melampaui konsensus $24,85 miliar.
  • Laba operasi streaming melonjak 88% ke $582 juta dengan margin segmen 10,6%.
  • Target buyback FY26 dinaikkan menjadi $8 miliar dan panduan EPS adjusted tumbuh sekitar 12%.

Angka Utama Lewati Konsensus

EPS adjusted tercatat $1,57, melampaui ekspektasi $1,50 dan naik 8% secara tahunan. Variety reported, EPS GAAP turun ke $1,27 dari $1,81 karena pos satu kali terkait akuisisi ESPN.

Pendapatan total naik 7% ke $25,17 miliar, sedikit di atas target jalanan $24,85 miliar. According to CNBC, segmen entertainment memimpin dengan kontribusi $11,72 miliar pada pendapatan kuartalan.

Laporan ini menjadi debut yang kuat bagi D'Amaro, yang baru memimpin perusahaan sejak pertengahan Maret. TheWrap noted, pasar merespons dengan kenaikan saham sekitar 5% di sesi premarket pagi tadi.

Laba operasi konsolidasi tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan berkat lonjakan profit streaming. According to CNBC, kontribusi laba operasi entertainment menutupi pelemahan dari segmen sports pada kuartal ini.

Tren arus kas bebas tetap menjadi perhatian investor menjelang paruh kedua tahun fiskal. Variety reported, manajemen menegaskan target arus kas tahun penuh meski jadwal konten dan biaya hak siar meningkat.

Streaming Menjadi Mesin Laba

Bisnis Direct-to-Consumer membukukan pendapatan $5,49 miliar, naik 13% secara tahunan. Variety reported, laba operasi streaming melompat 88% menjadi $582 juta dengan margin segmen 10,6% pada kuartal kedua fiskal.

Disney tidak lagi mengungkapkan jumlah pelanggan berbayar Disney+ kepada publik. Pergeseran ini memperdekat posisi Disney terhadap Netflix (NFLX), yang masih memimpin margin di antara pemain streaming utama.

According to CNBC, paket Disney+ dan Hulu memberikan kontribusi terbesar pada lonjakan laba kuartal ini. Pencapaian ini memvalidasi reset struktur biaya dan strategi harga yang dimulai oleh Bob Iger sejak dua tahun lalu.

Penyesuaian harga dan amortisasi konten yang lebih ketat terus mengalir ke laba bersih. TheWrap noted, tier dengan iklan menambah pendapatan inkremental sementara penindakan password sharing menjaga jumlah pelanggan berbayar tetap stabil.

Disney mengintegrasikan konten Hulu ke aplikasi Disney+ untuk meningkatkan keterlibatan pengguna. Variety reported, langkah ini juga membantu mengurangi tingkat berhenti berlangganan secara bertahap selama beberapa kuartal terakhir.

Taman Hiburan Cetak Rekor Q2

Segmen Experiences memproduksi pendapatan $9,5 miliar, tumbuh 7% dan menjadi rekor Q2 baru. TheWrap noted, laba operasi segmen ini naik 5% ke $2,6 miliar dan juga memecahkan rekor kuartalan.

Kunjungan global meningkat 2% meski lalu lintas taman domestik turun 1% selama kuartal tersebut. According to CNBC, taman internasional dan kapal pesiar membantu menutupi pelemahan kunjungan domestik di Florida dan California.

Belanja per pengunjung di resor domestik tetap stabil meski jumlah kunjungan menurun tipis. Variety reported, kapasitas baru kapal pesiar dan ekspansi internasional menopang pertumbuhan laba operasi tahunan segmen ini.

Tingkat hunian hotel dan belanja merchandise juga tetap sehat di properti resor di Amerika. According to CNBC, jadwal atraksi baru dan armada kapal yang sedang dibangun akan menopang pertumbuhan pendapatan per kapita pada fiskal 2027.

Permintaan kapal pesiar Disney terus meningkat seiring peluncuran kapal baru pada paruh kedua tahun. TheWrap noted, harga tiket dan paket tambahan masih memberikan ruang untuk peningkatan pendapatan per pengunjung.

Sports dan ESPN Tertekan Biaya

Pendapatan sports tumbuh tipis 2% ke $4,61 miliar karena permintaan iklan masih bercampur. Variety reported, laba operasi segmen ini turun 5% ke $652 juta akibat biaya hak siar dan pemasaran yang meningkat.

Penurunan ini menjadi titik lemah paling jelas di tengah laporan yang secara umum kuat. According to CNBC, akuisisi NFL Network oleh ESPN diperlakukan sebagai pos satu kali GAAP dan dikeluarkan dari perhitungan EPS adjusted.

Investor akan memantau peluncuran layanan ESPN langsung ke konsumen di tengah persaingan dengan Warner Bros Discovery (WBD). TheWrap noted, pertarungan streaming olahraga tetap menjadi medan terbuka untuk anggaran iklan premium.

Biaya pemasaran event langsung terus membebani profitabilitas segmen pada kuartal ini. Variety reported, Disney memperkirakan pertumbuhan biaya hak siar akan moderat seiring matangnya produk streaming utama ESPN dalam beberapa kuartal mendatang.

Iklan musim olahraga utama tetap menjadi sumber pendapatan penting meski volume kontrak masih bercampur. According to CNBC, manajemen menyatakan optimisme bahwa permintaan iklan akan menguat menjelang musim NFL berikutnya.

Panduan dan Pengembalian Modal

Manajemen kini memperkirakan pertumbuhan EPS adjusted sekitar 12% untuk tahun fiskal penuh. TheWrap noted, target buyback dinaikkan menjadi minimal $8 miliar, naik dari rencana sebelumnya $7 miliar.

D'Amaro menyatakan perusahaan tetap fokus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang di tengah ketidakpastian makro. Ia menambahkan momentum kreatif dan operasional yang memberikan dorongan kuat di seluruh segmen utama.

Kombinasi panduan EPS adjusted yang lebih tinggi dan rencana buyback yang lebih besar menandakan keyakinan pada arus kas. According to CNBC, Disney memperkirakan kenaikan profitabilitas streaming akan berlanjut dan permintaan taman tetap tangguh di paruh kedua.

Analis akan mencari panduan tambahan soal trajektori margin streaming dan belanja per kapita taman dalam konferensi. Variety reported, otorisasi buyback yang lebih besar diperkirakan memberikan dukungan stabil pada harga saham hingga akhir tahun fiskal.

Pembaruan alokasi modal ini berdampingan dengan investasi Disney pada kapasitas kapal pesiar dan layanan streaming ESPN. TheWrap noted, manajemen memposisikan kenaikan buyback sebagai pelengkap investasi pertumbuhan, bukan pengganti.

Sumber

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade