SpaceX Ajukan Pabrik Chip $55 Miliar, IPO Mendekat

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
SpaceX Ajukan Pabrik Chip $55 Miliar, IPO Mendekat

Share this article

Gotrade News - SpaceX mengajukan rencana pabrik semikonduktor senilai $55 miliar di Grimes County, Texas. Pengajuan ini muncul beberapa hari sebelum jendela S-1 IPO mereka terbuka.

According to Bloomberg, komitmen awal sebesar $55 miliar dan bisa naik hingga $119 miliar jika semua fase berjalan. Reuters reported proyek ini akan memakai node Intel 14A dan dikerjakan bersama Tesla (TSLA).

Poin Penting

  • SpaceX berkomitmen $55 miliar di awal, dengan potensi naik ke $119 miliar lintas semua fase.
  • Jendela pengajuan S-1 IPO ditargetkan 18 sampai 22 Mei 2026, dengan roadshow pekan 8 Juni.
  • Saham terkait Rocket Lab (RKLB) dan AST SpaceMobile (ASTS) menguat usai berita.

Isi Pengajuan Terafab

Pengajuan Grimes County mendeskripsikan fasilitas sebagai "next-generation, vertically integrated semiconductor manufacturing and advanced computing fabrication facility." Bahasa ini menandakan rantai chip yang dimiliki sendiri, bukan kontrak foundry biasa.

According to Bloomberg, lokasi proyek berada di zona reinvestasi yang baru ditetapkan di Texas. Pemungutan suara keringanan pajak lokal dijadwalkan pada rapat bulan Juni.

Frasa "vertically integrated" punya bobot dalam konteks rantai pasok chip. Artinya SpaceX ingin desain, fabrikasi, packaging, dan testing berada di bawah satu atap, bukan terpencar ke banyak vendor.

Pendekatan ini juga memperpendek siklus iterasi antara kebutuhan produk dan pasokan silikon. Tim chip internal bisa menyesuaikan spesifikasi tanpa harus menunggu jendela kapasitas dari vendor luar.

Reuters reported pendekatan ini juga membantu SpaceX mengamankan jadwal pengiriman chip lintas Tesla, Starlink, dan pusat data AI. Risiko geopolitik dan kuota foundry global menjadi alasan utama langkah ini.

Reuters reported proyek akan memakai node Intel (INTC) 14A, node lanjutan yang dijual Intel sebagai layanan foundry. Pilihan ini menjangkar SpaceX di node domestik AS, bukan pabrik luar negeri.

Pengajuan itu juga menetapkan lahan sebagai zona reinvestasi baru, syarat awal untuk paket keringanan pajak. Pejabat lokal menjadwalkan voting resmi pada rapat Juni untuk mengunci ketentuan finansial.

Hubungan dengan Tesla dan Pipeline FSD atau Optimus

Per The Motley Fool, Terafab adalah proyek bersama Tesla untuk chip FSD, robot Optimus, dan pusat data AI. SpaceX juga menandai rencana memproduksi GPU sendiri di lokasi yang sama.

Cakupan ini membuat pengajuan bukan sekadar urusan chip satelit. Tesla dan SpaceX berpotensi berbagi pipa silikon captive untuk robotika, otonomi, dan beban kerja pelatihan AI.

According to Bloomberg, jejak fab dirancang menampung volume chip yang dibutuhkan lini produk tersebut. Pemegang saham Tesla mendapat opsi pasokan silikon yang terjamin untuk FSD dan program robot humanoid.

Mengapa Ini Menekan Samsung dan TSMC

According to Bloomberg, niat strategisnya adalah mengurangi ketergantungan pada Samsung dan TSMC untuk node lanjutan. Integrasi vertikal mengembalikan kuasa harga dan keamanan pasokan ke pembeli.

Langkah ini meniru strategi hyperscaler yang ditempuh Apple, Google, dan Amazon dalam satu dekade terakhir. Mereka beralih dari membeli silikon merchant ke memiliki IP kritis dan kapasitas produksi.

Per The Motley Fool, dampak ke pemasok AS bisa dua arah dalam jangka panjang. Volume Terafab bisa menambah pesanan ke peralatan AS, tetapi memangkas porsi pesanan node lanjutan ke fab Asia.

Bagi Intel, order Terafab di 14A akan memvalidasi pivot foundry mereka. Bagi pemain lama, ini menjadi sinyal bahwa pembeli skala besar mau mendanai kapasitas domestik.

Reuters reported payung SpaceX kini mencakup roket, Starlink, dan xAI di bawah induk yang sama. Cakupan itu memberi Terafab basis permintaan captive yang sulit ditandingi fab murni.

Hitungan Mundur IPO Sudah Mulai

Per The Motley Fool, SpaceX mengajukan dokumen rahasia ke SEC pada 1 April 2026. Aturan 15 hari pra-roadshow menempatkan jendela S-1 publik antara 18 dan 22 Mei.

The Motley Fool melaporkan target roadshow pada pekan 8 Juni. Konsensus media menunjuk valuasi $1,75 triliun sampai $2 triliun dan target raise $75 miliar, meski angka ini belum dikonfirmasi S-1.

Jika raise mencapai konsensus, angkanya lebih dari dua kali rekor Saudi Aramco di $29,4 miliar. Harga listing indikatif di Nasdaq beredar di kisaran $525 per saham.

Per The Motley Fool, S-1 publik akan menjadi kali pertama pihak luar melihat laporan keuangan SpaceX yang diaudit. Sebelum dokumen itu terbit, semua angka valuasi yang beredar masih estimasi media.

Saham Terkait dan Risiko

Reuters reported Rocket Lab naik 5,79 persen dan AST SpaceMobile menambah 2,98 persen usai berita. Pergerakan ini tidak terikat satu sesi tertentu, tetapi mengikuti narasi Terafab dan IPO.

Investor sering memakai saham sejenis sebagai proksi ketika nama besar swasta mendekati IPO. RKLB dan ASTS masuk keranjang proksi karena keduanya menggabungkan perangkat keras antariksa dan permintaan konektivitas baru.

Reuters reported sentimen sektor antariksa juga ditopang harapan pesanan komponen baru dari Terafab. Aliran berita seputar IPO dapat memperbesar volatilitas harian, bukan hanya tren jangka panjang.

Per The Motley Fool, posisi peer seperti RKLB dan ASTS bisa berubah cepat saat S-1 SpaceX terbit. Detail proyeksi pendapatan dan rencana penggunaan dana akan menggeser narasi proksi dengan signifikan.

Pengajuan itu sendiri menandai risiko secara terbuka. Per Bloomberg, dokumen menyatakan "there is no assurance it will meet its Terafab objectives within expected timelines, or at all."

Investor sebaiknya menimbang pengungkapan ini saat mengukur eksposur ke TSLA, RKLB, ASTS, atau INTC. Tesis bullish capex memang nyata, namun eksekusi tetap bergantung pada izin, peralatan, dan dana IPO.

Penentuan ukuran posisi juga harus mempertimbangkan IPO sebagai katalis biner. Harga di kisaran konsensus bisa memperpanjang reli, sementara penundaan atau pemangkasan raise akan cepat membalik sentimen.

According to Bloomberg, jadwal voting Juni di Texas dan jendela S-1 Mei adalah dua tonggak yang patut dicatat investor. Rentetan dua minggu ke depan akan menentukan apakah momentum positif ini bertahan atau memudar.

Sumber

  • Bloomberg, "SpaceX Proposes $55 Billion to Begin Terafab Project in Texas" (6 Mei 2026)
  • Reuters via Yahoo Finance, "SpaceX files plan for $55 billion Terafab chip facility in Texas" (6 Mei 2026)
  • The Motley Fool, "The Most Important SpaceX IPO Filing Is (Likely) About 2 Weeks Away" (5 Mei 2026)

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade