Elon Musk pada 10 Desember 2025 telah mengonfirmasi secara tersirat bahwa SpaceX akan segera melantai di bursa. Kabar ini menjadi sentimen positif mengingat dominasi perusahaan dalam sektor peluncuran luar angkasa dan layanan Starlink.
Valuasi SpaceX diperkirakan menembus angka $1,5 triliun berkat ekspansi bisnis yang agresif hingga ke luar angkasa. Fokus manajemen kini merambah industri pusat data di orbit yang menarik perhatian banyak investor institusi besar.
Di sektor kecerdasan buatan, OpenAI juga menunjukkan tanda-tanda persiapan serius menuju penawaran saham perdana atau IPO. Langkah strategis CEO Sam Altman terus dipantau pasar sebagai indikasi kesiapan perusahaan untuk menjadi entitas publik.
Mengutip laporan The Wall Street Journal, perusahaan tengah berupaya menggalang dana segar sebesar $100 miliar. Putaran pendanaan masif ini berpotensi mengerek valuasi pembuat ChatGPT tersebut hingga mencapai angka $830 miliar.
Faktor Kompetisi Pasar
Persaingan ketat dengan Anthropic menjadi faktor pendorong utama yang mungkin mempercepat keputusan IPO dari OpenAI. Rivalitas teknologi ini menuntut ketersediaan modal jumbo yang lebih mudah didapatkan melalui akses pasar saham publik.
Kedua perusahaan ini mewakili narasi pertumbuhan terbesar dalam satu dekade terakhir bagi pasar ekuitas global. Kamu perlu memantau perkembangan saham yang akan IPO 2026 ini karena skalanya berpotensi mencetak sejarah baru.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.