Gotrade News - Encyclopedia Britannica menggugat OpenAI atas dugaan pelanggaran hak cipta. Mereka menuduh OpenAI menggunakan konten mereka secara ilegal untuk melatih AI-nya.
Key Takeaways:
- Encyclopedia Britannica menuntut ganti rugi dan perintah pengadilan.
- Dugaan pelanggaran mengancam akses publik ke informasi kredibel.
- OpenAI mengklaim model AI mereka didasarkan pada penggunaan data yang adil.
Berdasarkan laporan TechCrunch, Britannica juga menuduh OpenAI melanggar hukum merek dagang. Hal ini dilakukan dengan membuat informasi yang salah dan mengaitkannya dengan mereka.
Dalam gugatan ini, Encyclopedia Britannica menyatakan bahwa praktik OpenAI mengancam pendapatan penerbit web. Tindakan ini juga berpotensi merugikan akses publik ke informasi berkualitas tinggi.
OpenAI memberikan respon melalui pernyataan email, menekankan pentingnya inovasi model AI mereka yang ditenagai data publik.
Kasus ini muncul di tengah beberapa gugatan serupa lainnya terhadap perusahaan AI. Di antaranya, kasus terhadap Anthropic yang diselesaikan tentang dugaan pelanggaran hak cipta oleh sekelompok penulis Amerika Serikat.
Tuntutan hukum terbaru ini menggarisbawahi ketegangan antara inovasi AI dan hak kekayaan intelektual. Encyclopedia Britannica menegaskan komitmennya melindungi kapital intelektual agar tetap bisa memberikan solusi digital inovatif.
Mereka juga sebelumnya menggugat Perplexity dengan tuduhan serupa, menyebutkan bahwa penggunaan konten tanpa izin merugikan lalu lintas daring mereka.
Referensi:
- PYMNTS, Encyclopedia Britannica Sues OpenAI Over Alleged Copyright Infringement. Diakses 17 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












