Gelombang Laba Kuartalan AS Guncang Saham Teknologi
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - Sejumlah perusahaan AS melaporkan laba kuartalan pada Kamis (04/06), dengan hasil yang sangat beragam. DocuSign (DOCU) menguat sementara Lululemon (LULU) anjlok tajam.
Hasil ini memberi gambaran arah berbeda antara saham software dan ritel. Investor kini menilai ulang kualitas pertumbuhan di tiap sektor.
Key Takeaways
DocuSign mencatat pendapatan US$830 juta, naik 9% secara tahunan.
Lululemon anjlok 11% setelah memangkas panduan pendapatan setahun penuh.
Hasil software relatif lebih kuat dibanding ritel pada laporan terbaru.
Software Memimpin Hasil Positif
Menurut The Motley Fool, DocuSign membukukan pendapatan US$830 juta pada kuartal pertama fiskal 2027. Angka itu naik 9% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Laba per saham non-GAAP mencapai US$1,09, naik 21% secara tahunan. Perusahaan juga menaikkan panduan pendapatan setahun penuh ke kisaran US$3,49 miliar.
CEO Allan Thygesen menyebut platform IAM sebagai pusat gravitasi untuk kontrak AI tingkat perusahaan. Arus kas bebas DocuSign tercatat US$289 juta pada kuartal tersebut.
Margin operasi non-GAAP membaik menjadi 32% dari 29,5% tahun lalu. Retensi pendapatan bersih juga bertahan di atas 102% dari pelanggan langsung.
Rubrik melaporkan pendapatan langganan naik 41% secara tahunan ke US$374 juta. ARR langganannya juga naik 32% menjadi US$1,57 miliar pada kuartal ini.
Sebagai pembanding di sektor software, Adobe (ADBE) menjadi acuan investor untuk pertumbuhan langganan. Pelaku pasar mengamati apakah momentum ini berlanjut ke laporan berikutnya.
Ritel Menghadapi Tekanan Lebih Berat
Dilansir dari The Motley Fool, Lululemon mencatat pendapatan US$2,47 miliar, naik tipis 4% secara tahunan. Namun penjualan komparabel di kawasan Amerika justru turun 5%.
Saham Lululemon anjlok sekitar 11% pada perdagangan setelah jam resmi. Manajemen memangkas panduan pendapatan setahun penuh ke kisaran US$11 miliar.
Panduan laba per saham setahun penuh juga dipangkas ke kisaran US$10,95 hingga US$11,15. Margin kotor turun 410 basis poin akibat tarif dan tekanan biaya.
Co-CEO Meghan Frank mengakui adanya kegagalan produk di pasar utama Amerika Utara. Ia berjanji perusahaan akan lebih berani pada paruh kedua tahun ini.
Pertumbuhan internasional Lululemon tetap kuat dengan kenaikan 13% secara komparabel. Kelemahan terpusat pada pasar inti Amerika yang menekan sentimen investor.
Beberapa nama lain seperti Planet Labs dan Cooper juga melaporkan hasil pada hari yang sama. Planet Labs menaikkan panduan pendapatan setahun penuh berkat permintaan citra satelit.
Musim laba ini menunjukkan investor semakin selektif terhadap kualitas pertumbuhan. Saham dengan panduan yang melemah menghadapi reaksi pasar yang lebih keras.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.