Pemerintah AS Incar Saham Perusahaan AI

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Pemerintah AS Incar Saham Perusahaan AI

Share this article

Gotrade News - Pejabat senior AS dilaporkan membahas opsi pemerintah mengambil saham di perusahaan kecerdasan buatan. Diskusi awal ini muncul saat OpenAI dan Anthropic bersiap melantai di bursa saham.

Menurut laporan Seeking Alpha, CEO OpenAI Sam Altman lebih dulu menggagas ide tersebut kepada Trump. Hasil investasi pemerintah disebut bisa dipakai membagikan dividen kepada rumah tangga Amerika.

Key Takeaways

  • Pejabat AS membahas opsi pemerintah memegang saham di perusahaan AI besar.
  • Korea Selatan mendorong perusahaan teknologi membagi laba AI ke pemasok dan pekerja.
  • AI kini menjadi cerita kebijakan, bukan sekadar cerita pasar saham.

Diskusi berfokus pada transfer saham secara sukarela dari perusahaan teknologi ke pemerintah federal. Anthropic, pembuat Claude, menegaskan dirinya tidak ikut dalam pembicaraan pemberian saham tersebut.

Baca juga: Analis Ramai Naikkan Target Saham Energi Bersih AS

Pembicaraan muncul saat OpenAI bersiap mengajukan dokumen penawaran umum perdana secara rahasia. Anthropic juga disebut telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia pada awal pekan ini.

Gagasan ini mencerminkan dorongan menyebarkan manfaat ekonomi AI ke publik secara lebih luas. Namun rinciannya, termasuk besaran saham yang akan diambil, masih berada pada tahap pembahasan awal.

Tekanan Kebijakan dari Asia

Tekanan kebijakan serupa juga muncul di Asia dengan sudut yang berbeda. Menteri Tenaga Kerja Korea Selatan mendesak perusahaan teknologi membagi kelebihan laba dari ledakan AI.

Baca juga: Gelombang Laba Kuartalan AS Guncang Saham Teknologi

Dilansir Investing.com, Menteri Kim Young-hoon meminta Samsung dan SK Hynix berbagi laba dengan pemasok dan staf. Ia menyebut keberhasilan Samsung melibatkan 1.700 pemasok serta dukungan komunitas lokal.

Samsung dan SK Hynix mencatat lonjakan laba berkat permintaan cip memori untuk kebutuhan AI. Samsung bahkan menjanjikan bonus khusus jika laba operasional tahunannya melampaui 200 triliun won.

Kim membingkai usulan ini sebagai investasi ulang ke rantai pasok, bukan sebuah redistribusi kekayaan. Partai oposisi konservatif justru menilai gagasan itu sebagai bentuk intervensi negara yang berbahaya.

Investor tetap memburu nama-nama AI populer di tengah hiruk-pikuk crosscurrent kebijakan ini. Saham seperti Nvidia (NVDA) tetap menjadi tolok ukur utama selera risiko di sektor AI.

Pemasok cip seperti AMD (AMD) turut menikmati lonjakan permintaan infrastruktur komputasi AI global. Perusahaan analitik data seperti Palantir (PLTR) juga menjadi sorotan utama para investor.

Di sisi infrastruktur, penyedia komputasi awan AI mencatat pertumbuhan pendapatan yang sangat cepat. Salah satu pemain mencatat lonjakan pendapatan ratusan persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026.

Beberapa bekas penambang Bitcoin juga beralih menyewakan kapasitas listrik untuk pusat data AI. Pasokan listrik yang andal kini menjadi aset strategis di tengah perlombaan membangun infrastruktur AI.

Bagi investor ritel, dinamika ini menunjukkan AI bukan lagi sekadar cerita pertumbuhan teknologi. Kebijakan pemerintah dan tekanan sosial mulai ikut menentukan arah valuasi sektor ini.

Crosscurrent kebijakan ini menambah lapisan baru pada kasus investasi sektor AI. Arah regulasi dan distribusi laba kini sama pentingnya dengan angka pertumbuhan pendapatan.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade