Lonjakan minyak dan faktor geopolitik uji sentimen risiko investor.
Pasar saham AS ditutup melemah pada Kamis, mengakhiri reli tiga hari berturut-turut di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran yang mendorong harga minyak ke level tertinggi enam bulan. Dow Jones Industrial Average turun 0,5%, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing terkoreksi sekitar 0,3%, mencerminkan sikap hati-hati investor setelah sesi sebelumnya sempat didukung pemulihan sektor teknologi.
Harga minyak naik ke sekitar US$66,55 per barel setelah laporan peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah selama negosiasi nuklir dengan Iran. Kenaikan ini menekan sektor sensitif bahan bakar, dengan saham maskapai seperti Delta (DAL), United (UAL), dan American (AAL) masing-masing turun lebih dari 5% karena kekhawatiran biaya operasional.
Pergerakan saham juga dipengaruhi hasil laporan keuangan. Walmart (WMT) turun meski mencatat pertumbuhan penjualan kuat, sementara Carvana (CVNA) merosot 8% setelah meleset dari ekspektasi profitabilitas. Sebaliknya, DoorDash (DASH) naik 1,5% berkat proyeksi belanja pengguna yang lebih tinggi dari perkiraan.
Saham teknologi berkapitalisasi besar bergerak beragam setelah muncul laporan bahwa OpenAI tengah menyiapkan pendanaan hingga US$100 miliar untuk memperluas kapasitas komputasi. Apple (AAPL) turun lebih dari 1%, sedangkan Nvidia (NVDA), Alphabet (GOOG), dan Microsoft (MSFT) melemah tipis. Di sisi lain, Amazon (AMZN), Meta (META), Broadcom (AVGO), dan Tesla (TSLA) mencatat kenaikan ringan, menandakan rotasi selektif alih-alih aksi jual menyeluruh di sektor teknologi.
Aset safe haven turut menguat seiring ketidakpastian geopolitik. Harga emas naik 0,2% ke sekitar US$5.015, perak bertambah 0,7%, dan indeks dolar AS menguat tipis. Imbal hasil Treasury 10 tahun turun sedikit ke 4,07%, sementara bitcoin bergerak di sekitar US$67.000, mencerminkan sentimen lintas aset yang masih berhati-hati.
📊 Market Wrap 20 Feb 2026

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Jerman Pertimbangkan Tambah Pesanan F-35 di Tengah Mandeknya Proyek Jet Generasi Baru
Jerman dilaporkan sedang mempertimbangkan pembelian lebih dari 35 jet tempur F-35 tambahan dari Lockheed Martin (LMT), setelah sebelumnya memesan 35 unit pada 2022, di tengah kebuntuan proyek Future Combat Air System bersama Prancis untuk mengembangkan jet generasi keenam; dengan harga lebih dari US$80 juta per unit, langkah ini berpotensi memperdalam ketergantungan pada teknologi pertahanan AS sekaligus memberi waktu bagi Berlin untuk merumuskan ulang strategi jangka panjangnya, meski pemerintah Jerman membantah adanya rencana pembelian tambahan saat ini, dan jika terealisasi, hal ini bisa menjadi katalis positif bagi LMT di tengah meningkatnya belanja pertahanan Eropa.
Walmart Rebut Pangsa Pasar dari Konsumen Berpendapatan Tinggi
Walmart (WMT) menguat setelah manajemen menegaskan bahwa belanja konsumen AS tetap resilien, dengan pertumbuhan toko domestik dipimpin rumah tangga berpendapatan tinggi sementara tekanan terlihat pada kelompok di bawah US$50 ribu per tahun, serta didukung momentum Marketplace, periklanan, dan Walmart+ yang mencatat pertumbuhan dua digit pada kuartal liburan, ekspansi pangsa pasar di grocery dan kategori seperti fashion, serta otorisasi buyback baru senilai US$30 miliar, meskipun manajemen tetap memulai tahun dengan panduan hati-hati karena ketidakpastian makro.
Visa Perluas Ekspansi Argentina Lewat Akuisisi Prisma dan Newpay
Visa (V) akan mengakuisisi Prisma Medios de Pago dan Newpay di Argentina dari Advent International untuk memperkuat ekspansi regionalnya, dengan Prisma bergerak di pemrosesan kartu kredit, debit, dan prepaid serta Newpay mengoperasikan pembayaran real-time, jaringan ATM Banelco, dan platform PagoMisCuentas, dan transaksi yang ditargetkan selesai pada kuartal fiskal kedua 2026 ini diharapkan mempercepat adopsi teknologi seperti tokenisasi, autentikasi biometrik, intelligent risk tools, dan agentic commerce, sekaligus memperkuat posisi Visa sebagai infrastruktur pembayaran digital utama di pasar Amerika Latin yang masih bertumbuh.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Dengan lonjakan harga energi dan meningkatnya risiko geopolitik, pasar tampak memasuki fase lebih taktis. Pelaku pasar kini memantau apakah reli komoditas berlanjut dan apakah sentimen risiko dapat stabil atau justru bergeser ke posisi defensif.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?











