Harga Minyak Melonjak 3% ke Tertinggi 2 Pekan, Iran Buntu

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Harga Minyak Melonjak 3% ke Tertinggi 2 Pekan, Iran Buntu

Share this article

Gotrade News - Harga minyak naik sekitar 3% ke level tertinggi dua pekan pada perdagangan Senin (27/04). Lonjakan didorong negosiasi damai AS-Iran yang mandek dan keterbatasan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Brent menguat 2,8% ke US$ 108,23 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 2,1% ke US$ 96,37. Brent mencatat kenaikan enam hari beruntun, pertama sejak Maret 2025.

Key Takeaways:

  • Brent ditutup di US$ 108,23/barel, level tertinggi sejak 7 April; WTI ke US$ 96,37/barel sejak 13 April.
  • Iran menawarkan pembukaan Selat Hormuz dengan syarat AS mengakhiri blokade pelabuhan.
  • Trump memanggil tim keamanan nasional untuk membahas proposal Iran dengan batasan ketat soal nuklir.

Bob Yawger, Direktur Energy Futures Mizuho, menilai premi Brent yang melebar dua digit di atas WTI dapat menarik pembeli ke kawasan AS Gulf of Mexico, mengutip idxchannel. Kondisi ini berpotensi mendorong ekspor minyak mentah AS ke rekor tertinggi baru.

Karoline Leavitt dari Gedung Putih mengonfirmasi Trump menggelar rapat dengan tim keamanan nasional untuk menanggapi tawaran Iran, mengutip Bloomberg Technoz. Pembatasan keras terhadap Iran tetap diberlakukan dengan syarat utama mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.

Iran mengusulkan kesepakatan sementara berupa pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat AS mencabut blokade pelabuhan. Proposal juga mengusulkan penundaan negosiasi nuklir yang lebih kompleks ke fase berikutnya.

Trump menyatakan akan merilis pernyataan resmi mengenai proposal tersebut dalam waktu dekat. Sinyal ini menjaga premi geopolitik tetap terhargai dalam kontrak minyak berjangka.

Pasar minyak global merespons kombinasi pasokan ketat dan ketidakpastian diplomatik dengan reli enam hari. Kenaikan ini juga menambah tekanan inflasi yang dipantau bank sentral pada pertemuan pekan ini.

Bagi investor, lonjakan minyak menjaga sentimen positif di saham migas dan menambah tekanan di sektor sensitif biaya energi. Pemantauan rilis sikap resmi Trump dan keputusan FOMC menjadi katalis arah harga jangka pendek.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade