Gotrade News - IBM mengumumkan rencana investasi lebih dari $10 miliar untuk pengembangan komputasi kuantum selama lima tahun ke depan. Komitmen besar tersebut menargetkan pengiriman komputer kuantum fault-tolerant skala besar pertama pada 2029.
Pengumuman ini muncul saat perusahaan kuantum kecil mendapat sorotan baru dari analis Wall Street. Penjualan bersih insider di IonQ, Rigetti, dan D-Wave mencapai sekitar $931 juta selama lima tahun terakhir.
Key Takeaways
- IBM berencana menginvestasikan lebih dari $10 miliar hingga 2029 untuk membangun komputer kuantum fault-tolerant skala besar pertamanya.
- Insider IonQ, Rigetti, dan D-Wave secara kolektif menjual sekitar $931 juta saham selama lima tahun terakhir.
- IonQ diperdagangkan pada 109x penjualan, Rigetti 836x, dan D-Wave 791x, jauh di atas batas keberlanjutan historis 30x.
IBM Menjadi Penopang Utama Belanja Modal
Menurut Investing.com, IBM akan mengarahkan dana baru tersebut ke riset dan belanja modal. Anggaran besar tersebut juga mencakup peningkatan manufaktur dan akuisisi selektif di seluruh ekosistem kuantum.
IBM telah menempatkan lebih dari 90 komputer kuantum hingga saat ini di seluruh armadanya. Rencana belanja baru bertujuan membawa perusahaan melewati tonggak fault-tolerance yang selama ini sulit dicapai industri.
Langkah tersebut datang setelah dukungan kebijakan kuat dari Washington. Investing.com melaporkan pemerintahan Trump mengumumkan kepemilikan saham di perusahaan kuantum pekan lalu, dengan IBM dan GlobalFoundries sebagai peserta.
Pejabat membingkai kepemilikan tersebut sebagai upaya mengamankan kepemimpinan AS di teknologi yang sedang berkembang pesat. Minat investor yang lebih luas didorong oleh potensi aplikasi di bidang kriptografi dan pemodelan keuangan kompleks.
Penjualan Insider Menandai Kehati-hatian di Pure-Plays
Saat IBM mendorong belanja modal, perusahaan kuantum kecil bergerak beragam pada Kamis. The Motley Fool melaporkan IonQ naik 3,06%, bertambah $1,95 dan ditutup di $65,57 pada sesi tersebut.
Rigetti Computing turun 2,00%, kehilangan $0,50 ke $24,57, sementara D-Wave Quantum melemah 0,79% ke $27,60. Imbal hasil 12 bulan terakhir untuk ketiganya sempat mencapai 6.217% per pertengahan Oktober 2025.
The Motley Fool menyoroti pola distribusi insider yang berkelanjutan di ketiga nama saham kuantum tersebut. Insider secara bersih menjual sekitar $931 juta saham gabungan selama periode lima tahun terakhir.
Rincian menunjukkan insider IonQ menjual bersih sekitar $576 juta saham selama periode itu. Insider Rigetti menjual bersih $60,3 juta, sementara insider D-Wave menjual bersih $295 juta sepanjang lima tahun.
Pembelian insider pada periode lima tahun yang sama tergolong sangat minim. Insider IonQ membeli $3,35 juta saham, Rigetti hanya $625.000, dan D-Wave hanya $309.080.
Kelipatan valuasi memperkuat kehati-hatian yang sudah ditandai oleh insider. Per 22 Mei, IonQ diperdagangkan pada 109x penjualan, Rigetti pada 836x, dan D-Wave pada 791x menurut The Motley Fool.
Publikasi tersebut mencatat tren teknologi berskala besar secara historis mempertahankan rasio harga terhadap penjualan di sekitar 30x. Kelipatan saham kuantum pure-play saat ini berada beberapa kali di atas ambang historis tersebut.
Peluang jangka panjang tetap menjadi argumen utama bagi pembeli sektor. BCG memperkirakan komputasi kuantum bisa menambah nilai ekonomi global hingga $850 miliar pada tahun 2040, menurut The Motley Fool.
Kontras antara perusahaan mapan yang didanai kuat dan saham pure-play bervaluasi tinggi membentuk dinamika transaksi kuantum saat ini. IBM menawarkan skala dan neraca yang besar, sementara nama lebih kecil membawa risiko eksekusi dan valuasi yang terkonsentrasi tinggi.












