Snowflake Q1 Tembus Konsensus, Teken Kontrak $6 M Amazon

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Snowflake Q1 Tembus Konsensus, Teken Kontrak $6 M Amazon

Share this article

Gotrade News - Saham Snowflake (SNOW) melonjak sekitar 35% setelah laporan kuartal pertama menembus konsensus analis. Perusahaan data cloud ini juga mengumumkan kontrak lima tahun senilai $6 miliar dengan Amazon Web Services.

Lonjakan ini membalikkan koreksi tahun berjalan dan menempatkan SNOW kembali ke radar investor AI. Pendapatan produk yang tumbuh 34% memberi sinyal akselerasi adopsi beban kerja AI di kalangan korporasi.

Key Takeaways

  • Pendapatan produk Snowflake mencapai $1,33 miliar pada Q1, naik 34% secara tahunan.
  • Kontrak lima tahun $6 miliar dengan AWS memperluas penggunaan chip Graviton dan GPU cloud.
  • Manajemen menaikkan panduan pendapatan produk setahun penuh menjadi $5,84 miliar.

Pendapatan Lampaui Ekspektasi Wall Street

Pendapatan produk Snowflake mencapai $1,33 miliar, lebih tinggi dari konsensus sekitar $1,30 miliar. Laba per saham non-GAAP tercatat $0,39, di atas estimasi analis $0,32.

Menurut Seeking Alpha, sisa kewajiban kontrak melonjak 38% menjadi $9,21 miliar. Pelanggan dengan belanja tahunan di atas $1 juta naik ke 779, tumbuh 29% secara tahunan.

Manajemen menaikkan panduan pendapatan produk tahun fiskal penuh menjadi $5,84 miliar, setara pertumbuhan 31%. Angka sebelumnya hanya $5,66 miliar atau setara pertumbuhan 27%.

Kontrak Amazon Tegaskan Strategi AI

Snowflake berkomitmen membelanjakan $6 miliar di Amazon (AMZN) selama lima tahun. Kontrak ini memperluas penggunaan chip Graviton serta GPU cloud untuk beban kerja AI generatif.

Dilansir QZ, CEO Sridhar Ramaswamy menyebut kuartal ini sebagai titik balik adopsi AI di kalangan korporasi. Lebih dari 13.600 akun kini memakai fitur Cortex Code dan Snowflake Intelligence.

AWS sendiri membukukan pendapatan $37,59 miliar pada kuartal terakhir, tumbuh 28% secara tahunan. Kemitraan ini memperkuat ekonomi chip Graviton untuk beban kerja data berskala besar.

Investor menilai kontrak ini menggeser narasi Snowflake dari sekadar gudang data ke platform infrastruktur AI. Komitmen multitahun memberi visibilitas pendapatan yang lebih tegas bagi AWS.

Sejumlah ETF tematik AI ikut menikmati efek lonjakan ini. LRNZ memiliki bobot Snowflake sekitar 4,67%, sementara DAT membawa sekitar 4,19%.

Reli ini juga membalikkan koreksi tahun berjalan yang sempat menekan saham hingga sekitar 20%. Sentimen positif kembali menguasai segmen perangkat lunak korporasi di Wall Street.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade