IHSG 2 Juni: Saham INDF, UNVR, DEWA Direkomendasikan

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
IHSG 2 Juni: Saham INDF, UNVR, DEWA Direkomendasikan

Share this article

Gotrade News - IHSG diramal bergerak sideways di kisaran 6.000 sampai 6.300 pada perdagangan 2 Juni 2026. Analis menyoroti aturan baru ekspor komoditas via PT DSI yang berlaku efektif 1 Juni 2026.

Penutupan sebelumnya pada 29 Mei 2026 ada di 6.127, turun tipis 0,05 persen menjelang akhir pekan. Sinyal stochastic RSI menuju pivot dan MACD menyempit memberikan ruang reversal terbatas bagi indeks.

Key Takeaways

  • IHSG berpotensi sideways di 6.000 sampai 6.300, support 5.996 dan resistance 6.318.
  • Phintraco Sekuritas merekomendasikan INDF, GGRM, UNVR, HMSP, ICBP, dan MTEL untuk 2 Juni 2026.
  • Aturan ekspor via PT DSI efektif 1 Juni 2026 menjadi sorotan investor pekan ini.

Pemicu Pergerakan Indeks

Menurut Bloomberg Technoz, eksportir komoditas wajib melapor melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia mulai 1 Juni 2026. Insentif PPh devisa hasil ekspor SDA bisa turun hingga 0 persen tergantung durasi penempatan domestik.

Baca juga: Negara Berkembang Pimpin Kenaikan Suku Bunga Lawan Inflasi

Phintraco Sekuritas menilai investor akan memantau transparansi pelaksanaan kebijakan tersebut serta dampaknya terhadap arus dana. Inflasi Mei sebesar 3,1 persen tahunan dan dampak rebalancing MSCI juga menjadi perhatian pasar.

Dilansir Liputan6, Pilarmas Investindo memproyeksi rentang IHSG di 5.880 sampai 6.220 untuk perdagangan 2 Juni. USD/IDR yang bergerak di kisaran 17.870 ikut menekan sentimen pelaku pasar domestik.

Rekomendasi Saham Pilihan

MNC Sekuritas merekomendasikan UNVR pada buy on weakness Rp 1.540 sampai Rp 1.670, target Rp 1.805 sampai Rp 2.000. DEWA disarankan buy on weakness Rp 282 sampai Rp 330 dengan target Rp 384 sampai Rp 412.

Baca juga: Saham Apple Naik 15% di Mei, Analis Kerek Target Jelang WWDC

Melansir Katadata, Phintraco menambahkan INDF, GGRM, HMSP, ICBP, dan MTEL sebagai pilihan trading hari ini. Stop loss UNVR ditetapkan di bawah Rp 1.485 dan DEWA di bawah Rp 270.

Untuk diversifikasi global, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) memberikan paparan langsung ke saham Indonesia melalui pasar AS. Alternatif lebih luas tersedia lewat Vanguard Emerging Markets ETF (VWO) yang menampung saham emerging market termasuk Indonesia.

Korelasi Jakarta dan Wall Street tetap relevan, sehingga arah SPDR S&P 500 ETF (SPY) ikut memengaruhi sentimen risk-on domestik. Rilis PMI dan data tenaga kerja AS pekan ini menjadi katalis tambahan bagi arus dana asing.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade