Intervensi Venezuela: Arah Baru Minyak dan Politik AS

Rendy AndriyantoRendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Intervensi Venezuela: Arah Baru Minyak dan Politik AS

Jakarta, Gotrade News - Intervensi militer AS di Venezuela baru saja terjadi dengan penangkapan Nicolás Maduro atas perintah Presiden Trump.

Peristiwa mengejutkan ini memicu spekulasi pasar mengenai masa depan pasokan energi dan stabilitas geopolitik global.


Key Takeaways

Baca juga: SpaceX: Ukraine Starlink Access Dispute and Launch-Driven Stock Jump
  • Fokus kebijakan beralih pada penguasaan cadangan minyak Venezuela.
  • Muncul perpecahan internal Partai Republik mengenai definisi "America First".
  • Potensi konflik berkepanjangan menjadi risiko baru bagi pasar saham.

Baca Juga: AS Incar Minyak Venezuela Lagi, Chevron Curi Start Duluan

Langkah agresif ini memicu perdebatan sengit di internal Partai Republik mengenai konsistensi kebijakan luar negeri Trump. Sebagian pihak khawatir intervensi ini melanggar prinsip non-intervensi yang selama ini menjadi kekuatan politiknya.

Rep. Marjorie Taylor Greene mengkritik bahwa langkah ini hanya melayani kepentingan korporasi besar dan eksekutif minyak.

Baca juga: Saham Nvidia (NVDA) Turun 1,8%, Ini Sentimennya (16 Oktober 2026)

Faktor Penentu Pergerakan Berikutnya

Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk memposisikan AS sebagai pengelola Venezuela demi mengamankan akses energi. Pergeseran fokus ke aset minyak ini relevan bagi investor yang memegang saham energi seperti Chevron Corporation.

Menurut Trump, AS seharusnya mengambil minyak dari wilayah operasi militer sebagai bentuk pembayaran kembali.

Investor kini perlu mencermati apakah operasi ini akan berjalan singkat atau justru berlarut seperti perang Irak. Ketidakpastian durasi konflik militer sering kali menjadi sentimen pemberat bagi stabilitas pasar saham secara umum.

Senator Tom Cotton berpendapat bahwa operasi ini akan sukses dalam jangka panjang seperti penggulingan Noriega di Panama.

Namun, risiko politik domestik tetap membayangi di tengah tahun pemilu yang menentukan kontrol Kongres AS. Fokus publik pada isu biaya hidup bisa teralihkan atau justru memburuk jika operasi ini memakan biaya besar.

Baca Juga: Prediksi Saham Perusahaan Minyak: Efek Venezuela & Harga $50

Laporan AP News menyebut bahwa optimisme awal pasca operasi militer sering kali memudar jika realitas di lapangan memburuk.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Rendy Andriyanto
Ditulis oleh
Rendy Andriyanto

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku