IPO Anthropic Incar US$2 Triliun, Katalis Saham AI

Key Takeaways
IPO Anthropic dilaporkan mundur ke November 2026 dengan target valuasi US$2 triliun.
Pendapatan kuartal II 2026 mencapai US$11,5 miliar, melampaui OpenAI yang sebesar US$6,7 miliar.
Profitabilitas Anthropic dinilai penting bagi permintaan chip Nvidia dan nilai investasi Amazon serta Alphabet.
Gotrade News - Anthropic, pengembang chatbot Claude, dilaporkan menunda rencana penawaran saham perdana (IPO) dari Oktober ke November 2026. Melansir The Decoder yang merangkum laporan The Wall Street Journal dan The Information, jeda ini memberi waktu bagi perusahaan untuk memaparkan kinerja kuartal III sebelum melantai di bursa. OpenAI juga telah memundurkan rencana IPO-nya ke 2027.
Menurut Motley Fool, Anthropic dikabarkan mengincar valuasi US$2 triliun dengan potensi dana segar hingga US$100 miliar. Jika terealisasi, kedua angka tersebut akan memecahkan rekor IPO SpaceX pada Juni 2026, sekaligus menjadi ujian besar bagi sentimen saham AI.
Menurut pengumuman resmi Anthropic, perusahaan telah menyerahkan draf pernyataan pendaftaran Form S-1 secara rahasia kepada Securities and Exchange Commission (SEC) AS pada 1 Juni 2026. Anthropic menegaskan jumlah saham dan harga penawaran belum ditetapkan, dan keputusan untuk melantai bergantung pada kondisi pasar serta faktor lainnya setelah SEC menyelesaikan peninjauannya.
Pendapatan Kuartal II Anthropic Tembus US$11,5 Miliar
Dilansir dari Motley Fool, pendapatan Anthropic pada kuartal II 2026 mencapai US$11,5 miliar, naik 14 kali lipat dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Angka ini melampaui pendapatan OpenAI pada kuartal yang sama sebesar US$6,7 miliar.
Dari sisi profitabilitas, Anthropic membukukan laba operasional yang disesuaikan (adjusted operating profit) sebesar US$559 juta. Pada periode yang sama, OpenAI mencatat rugi operasional US$12,3 miliar, masih menurut Motley Fool.
Metrik Kuartal II 2026 | Anthropic | OpenAI |
|---|---|---|
Pendapatan | US$11,5 miliar | US$6,7 miliar |
Hasil operasional | Laba US$559 juta (disesuaikan) | Rugi US$12,3 miliar |
Data The Information yang dikutip The Decoder menunjukkan pendapatan Anthropic lebih dari dua kali lipat, dari sekitar US$4,7 miliar pada kuartal I menjadi lebih dari US$11,5 miliar pada kuartal II. Pada periode yang sama, belanja infrastruktur komputasi hanya naik 65%, dari US$3,4 miliar menjadi US$5,6 miliar.
Basis pelanggan korporat juga melebar. Jumlah perusahaan yang membelanjakan lebih dari US$100.000 untuk perangkat lunak AI Anthropic dalam 12 bulan naik empat kali lipat, dari sekitar 1.500 pada akhir 2025 menjadi sekitar 6.000 pada akhir kuartal II 2026. Lebih dari 100 perusahaan bahkan membelanjakan di atas US$10 juta dalam periode yang sama.
Valuasi Anthropic 45 Kali Penjualan Run-Rate
Penggalangan dana terakhir Anthropic menilai perusahaan di level US$965 miliar, menurut Motley Fool, sehingga target US$2 triliun berarti valuasinya kurang lebih berlipat dua. Dengan valuasi tersebut, analis Motley Fool Jeremy Bowman menghitung Anthropic akan diperdagangkan sekitar 45 kali penjualan tahunan berjalan (run-rate), dibanding SpaceX yang melantai di kisaran 100 kali penjualan.
Meski begitu, Bowman menilai debut Anthropic mungkin tidak akan seheboh SpaceX. Salah satu alasannya, CEO Anthropic Dario Amodei justru berada di garis depan seruan untuk memperlambat pengembangan AI.
Dampak IPO Anthropic bagi Nvidia, Amazon, dan Alphabet
Bowman menilai IPO Anthropic sebagai yang paling penting di antara tiga IPO besar yang tengah disorot pasar, karena profitabilitasnya dapat menjadi validasi bagi model bisnis AI. Menurut pandangannya, jika perusahaan seperti Anthropic tidak mampu menghasilkan laba, mereka tidak akan sanggup terus membeli chip dari Nvidia (NVDA) dan pemasok semikonduktor lainnya.
Kebutuhan komputasi Anthropic memang besar. Menurut The Decoder, kontrak infrastruktur komputasi yang diteken Anthropic dengan SpaceX pada Mei saja bernilai US$1,25 miliar per bulan, dan meski memegang kas US$120 miliar hingga US$130 miliar pada awal Agustus, perusahaan kemungkinan masih membutuhkan pendanaan tambahan.
Bagi pemegang sahamnya, efek Anthropic sudah terlihat di laporan keuangan. Menurut Motley Fool, nilai sekuritas ekuitas milik Amazon (AMZN) naik US$50,5 miliar pada kuartal II 2026, sebagian besar terkait kepemilikannya di Anthropic. Sementara itu, Alphabet (GOOGL) membukukan keuntungan bersih US$99 miliar pada kuartal lalu yang didorong IPO SpaceX dan penggalangan dana Anthropic.
Hubungan bisnisnya juga berjalan dua arah. Alphabet menjual chip akselerator AI kustom langsung ke Anthropic, sementara Anthropic merupakan pelanggan besar Google Cloud dan AWS, menurut Motley Fool. Hingga harga dan jumlah saham resmi ditetapkan, besaran dampak IPO terhadap kedua raksasa teknologi tersebut masih bergantung pada valuasi akhir saat pencatatan.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














