IPO SpaceX: Cara Investor Ritel Beli Saham SPCX

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
IPO SpaceX: Cara Investor Ritel Beli Saham SPCX

Share this article

Gotrade News - IPO SpaceX disebut sebagai salah satu penawaran saham terbesar sepanjang sejarah pasar modal global. Perusahaan roket milik Elon Musk ini dikabarkan dinilai sekitar $1,75 triliun menjelang pencatatan saham perdana.

Penawaran ini menarik karena alokasi ritel mencapai 30 persen, atau setara sekitar $22,5 miliar dari total nilai. Besarnya porsi ritel membuka peluang langka bagi investor individu untuk masuk lebih awal.

Key Takeaways

  • Valuasi IPO SpaceX diperkirakan sekitar $1,75 triliun dengan simbol perdagangan SPCX.
  • Alokasi ritel hingga 30 persen, atau sekitar $22,5 miliar dari total penawaran.
  • Saham diperdagangkan pada sekitar 110 kali penjualan, dengan risiko valuasi yang tinggi.

Menurut Investing.com, harga IPO akan ditetapkan sebelum saham diperdagangkan ke publik. Pencatatan dikabarkan sudah dekat dan diperkirakan terjadi pada pekan ini.

Baca juga: Siri Bertenaga Gemini Resmi Meluncur di WWDC 2026

SpaceX kemungkinan tidak masuk indeks S&P 500 karena aturan profitabilitas yang belum terpenuhi. Namun perusahaan mendapat jalur masuk cepat ke indeks Nasdaq 100 yang dilacak Invesco QQQ Trust (QQQ).

Cara Investor Ritel Mengakses Saham

Akses ritel berbeda-beda tergantung minimum saldo broker masing-masing. Dilansir Investing.com, broker seperti Robinhood, SoFi, dan E*Trade menetapkan minimum $0.

Sebaliknya, Fidelity mensyaratkan minimum $2.000 untuk berpartisipasi dalam penawaran ini. Charles Schwab (SCHW) bahkan menetapkan minimum hingga $100.000 bagi nasabahnya.

Baca juga: Saham Memori Melonjak, Sandisk Pimpin Reli Chip

Bagi yang mencari akses tanpa minimum saldo, SoFi Technologies (SOFI) menjadi salah satu pilihan broker yang disebut. Investor perlu mengirimkan indikasi minat sebelum harga IPO ditetapkan.

Investor juga sebaiknya memahami aturan setelah pembelian saham perdana. Menjual saham dalam 2 sampai 4 minggu, atau "flipping", dapat membatasi akses ke IPO berikutnya.

SpaceX sendiri tidak memperkirakan adanya profitabilitas dalam waktu dekat. Valuasi tinggi ini, menurut Investing.com, mengasumsikan pertumbuhan pesat selama bertahun-tahun ke depan.

Risikonya, ruang untuk kekecewaan menjadi sangat sempit pada valuasi setinggi ini. Saham yang dihargai sekitar 110 kali penjualan menyisakan toleransi kecil terhadap kegagalan target.

Melansir The Motley Fool, penawaran ini disebut "arguably the biggest IPO in the history of the stock market". Pengaruh pasar Elon Musk dinilai memungkinkannya menjual bisnis ini jauh di atas nilai wajarnya.

Bagi investor ritel, peluang masuk awal selalu datang bersama risiko valuasi yang besar. Memahami minimum broker, aturan flipping, dan asumsi pertumbuhan menjadi langkah penting sebelum memutuskan.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade