IPO TRexBio & Retension Dihargai, Bursa Jepang Masih Sepi

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

IPO TRexBio & Retension Dihargai, Bursa Jepang Masih Sepi

Ringkasan

  • TRexBio menetapkan harga IPO US$14 per saham dan Retension Pharmaceuticals US$12 per saham di Nasdaq, keduanya dijadwalkan diperdagangkan pada 9 Oktober 2026.
  • TRexBio meraih sekitar US$116,7 juta untuk obat autoimun, sementara Retension meraih US$45 juta untuk uji fase 2b obat hipertensi RTN-001.
  • Eli Lilly (LLY) berencana membeli saham TRexBio, sedangkan di Jepang hanya 17 perusahaan IPO pada semester I 2026, turun 30%.

Gotrade News - Dua perusahaan bioteknologi AS, TRexBio (TRXB) dan Retension Pharmaceuticals (RTSN), menetapkan harga IPO di Nasdaq masing-masing US$14 dan US$12 per saham pada Kamis (8/10) waktu AS, dengan perdagangan perdana dijadwalkan Jumat (9/10). Di Jepang, pasar IPO justru sepi: hanya 17 perusahaan melantai di Bursa Efek Tokyo pada semester I 2026.

Kedua penawaran umum perdana (IPO) ini menyentuh dua emiten besar yang sudah tercatat: Eli Lilly (LLY), yang berencana membeli saham TRexBio dalam penawaran ini, serta Sanofi (SNY), pemberi lisensi kandidat obat utama Retension.

Data Pasar LLY dan SNY

KodeHarga penutupanPerubahan harianKapitalisasi pasar
LLY$1.169,60-1,61%$1,10 triliun
SNY$40,23+0,07%$98,1 miliar

Data penutupan sesi reguler 8 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kapitalisasi pasar: Nasdaq, per 9 Oktober 2026.

Baca juga: Gotrade Daily: Saham AI Tertekan, Malam Ini Delta Lapor

Harga IPO TRexBio US$14, di Batas Bawah Kisaran

Menurut Investing.com, TRexBio melepas 8.333.334 saham di harga US$14 per saham dengan perolehan kotor sekitar US$116,7 juta. Saham dijadwalkan mulai diperdagangkan di Nasdaq Global Select Market dengan kode TRXB pada 9 Oktober 2026, dan penawaran diperkirakan rampung pada 13 Oktober 2026.

Harga tersebut berada di batas bawah kisaran yang diajukan. Dilansir Renaissance Capital, pada 5 Oktober 2026 perusahaan asal South San Francisco itu menawarkan 8,3 juta saham di kisaran US$14 hingga US$16 untuk meraih US$125 juta, dengan nilai pasar terdilusi penuh US$453 juta di titik tengah kisaran. Eli Lilly saat itu berencana membeli saham senilai US$13 juta, atau 10% dari penawaran.

TRexBio mengembangkan obat untuk penyakit autoimun dan peradangan berbasis sel T regulator. Menurut Renaissance Capital, kandidat utamanya TRB-061 sedang diuji di fase 1b untuk dermatitis atopik, sementara kandidat ketiga yang digarap bersama Lilly berada di fase 2a untuk lupus.

Baca juga: IPO Firmus Batal, Data Center AI Nvidia Pilih Dana Privat

Retension (RTSN) Raih US$45 Juta untuk Uji Klinis Hipertensi

Melansir Investing.com, Retension Pharmaceuticals menjual 3.750.000 saham di harga US$12 per saham, dengan perolehan kotor US$45 juta. Saham perusahaan dijadwalkan tercatat di Nasdaq Capital Market dengan kode RTSN pada 9 Oktober 2026.

Dana tersebut akan dipakai untuk menuntaskan uji klinis fase 2b kandidat utama RTN-001 pada hipertensi yang tidak terkendali dan menyiapkan uji fase 3. Menurut sumber yang sama, RTN-001 adalah penghambat PDE5 yang dilisensikan dari Sanofi.

KetentuanTRexBio (TRXB)Retension (RTSN)
Harga IPOUS$14US$12
Jumlah saham8.333.3343.750.000
Perolehan kotorSekitar US$116,7 jutaUS$45 juta
Opsi tambahan (30 hari)1.250.000 saham562.500 saham
PapanNasdaq Global Select MarketNasdaq Capital Market
Penutupan penawaran13 Oktober 202613 Oktober 2026

Tabel di atas disusun dari laporan Investing.com untuk masing-masing penawaran.

Kapan Saham TRXB dan RTSN Mulai Diperdagangkan?

Kedua saham dijadwalkan mulai diperdagangkan pada Jumat, 9 Oktober 2026 waktu AS: TRXB di Nasdaq Global Select Market dan RTSN di Nasdaq Capital Market, menurut Investing.com.

IPO Jepang Turun 30% di Semester I 2026

Berbeda dengan Nasdaq, Bursa Efek Tokyo kekurangan pendatang baru. Dilansir Adnkronos yang mengutip Jiji Press, hanya 17 perusahaan melantai di papan Prime, Growth dan Standard pada semester I 2026, turun 30% dari tahun sebelumnya dan jauh di bawah puncak 123 IPO pada 2021. IPO di papan Growth untuk perusahaan rintisan anjlok 40% menjadi 11 perusahaan.

Laporan yang sama menyebut gejolak pasar akibat perang Iran, kekhawatiran AI menggantikan produk perangkat lunak, dan kenaikan suku bunga global sebagai penyebab, ditambah aturan baru yang mewajibkan emiten Growth mencapai kapitalisasi pasar 10 miliar yen dalam 5 tahun setelah IPO. "Perusahaan terkait SaaS makin banyak yang menunda IPO," kata Soichiro Saito dari SMBC Nikko Securities.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku