Belanja AI Korporasi Melonjak: IBM, Nebius, EQT Bergerak
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - Tiga pengumuman pada 28 Mei 2026 menunjukkan belanja AI korporasi yang terus melaju. IBM, Nebius Group, dan Alphabet bergerak merebut bagian lebih besar dari anggaran AI perusahaan.
Ketiga pengumuman tersebut menandai pasar yang mulai matang dengan komitmen multi-miliar dolar. Setiap kesepakatan membidik lapisan berbeda dari tumpukan AI enterprise.
Key Takeaways
IBM meluncurkan Project Lightwell, inisiatif AI senilai $5 miliar untuk mengamankan perangkat lunak open source Fortune 500.
Saham Nebius Group melonjak lebih dari 400% dalam 12 bulan, dengan pendapatan Q1 tumbuh 684% menjadi $399 juta.
Google Cloud milik Alphabet menggandeng EQT untuk menggelar Gemini Enterprise Agent di 300+ perusahaan portofolio.
IBM Pertaruhkan $5 Miliar untuk Keamanan Siber AI
Menurut Axios, IBM (IBM) dan Red Hat meluncurkan Project Lightwell. Program $5 miliar tersebut memanfaatkan AI frontier untuk menambal celah perangkat lunak open source.
Lebih dari 20.000 insinyur IBM ditugaskan penuh waktu untuk menjalankan inisiatif besar ini. Proyek tersebut fokus mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan kritis pada pustaka kode yang banyak dipakai industri.
Pengguna awal mencakup Bank of America, JPMorganChase, Visa, Wells Fargo, dan Morgan Stanley. Lebih dari 90% perusahaan Fortune 500 menggunakan perangkat lunak open source, menurut laporan tersebut.
CEO IBM Arvind Krishna mengatakan perusahaannya memiliki keahlian keamanan open source sekitar 100 kali lebih dalam. Krishna juga menyebut IBM tengah berbicara dengan pejabat senior pemerintah.
Alat Mythos milik Anthropic menemukan ribuan kerentanan parah pada pemindaian awal, dilansir Axios. Inisiatif ini memperluas perlindungan ke kerangka AI, pustaka kode, dan platform streaming data seperti Apache Kafka.
Cloud Dan Private Equity Berebut Kapasitas AI
Dilansir The Motley Fool, saham Nebius Group (NBIS) melonjak lebih dari 400% dalam 12 bulan terakhir. Saham diperdagangkan di $208,37 dengan kapitalisasi pasar $52 miliar.
Pendapatan kuartal pertama naik 684% menjadi $399 juta, dengan bisnis AI cloud tumbuh 841%. Annual recurring revenue mencapai sekitar $2 miliar, dengan target $7 hingga $9 miliar pada akhir tahun.
Nvidia berinvestasi $2 miliar di Nebius, sementara Meta Platforms meneken kontrak hingga $27 miliar. Mitra lain mencakup Amazon, Alphabet, Oracle, dan CoreWeave, melansir Motley Fool.
Kisaran 52 minggu saham berada di antara $34,72 hingga $233,73, dengan margin kotor 7,48%. Motley Fool mencatat investor sebaiknya tidak terburu-buru membeli setelah reli yang sangat tajam tersebut.
Menurut Investing.com, EQT meneken kemitraan AI dengan Alphabet (GOOGL). Kesepakatan ini menggelar platform Gemini Enterprise Agent di 300+ perusahaan portofolio EQT.
Insinyur Google akan berkolaborasi langsung dengan tim transformasi AI EQT yang beranggotakan 85 orang. Perusahaan portofolio juga mendapat akses ke jaringan 330.000+ spesialis termasuk Accenture, Deloitte, dan KPMG.
Co-head EQT Bert Janssens mengatakan kesepakatan akan membantu tim manajemen portofolio menghadapi ekonomi berbasis AI. Janssens menggambarkan kemitraan ini sebagai peningkatan kapabilitas yang menyentuh seluruh perusahaan portofolio.
Dilansir Investing.com, Google sebelumnya meneken kesepakatan serupa pada April dengan Vista Equity Partners dan Thoma Bravo. Pesaing utama Blackstone dan TPG memilih menggandeng OpenAI dan Anthropic secara terpisah.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.