Powell: Kredibilitas The Fed Berisiko di Bawah Tekanan Politik

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Powell: Kredibilitas The Fed Berisiko di Bawah Tekanan Politik

Share this article

Gotrade News - Jerome Powell memperingatkan bahwa kredibilitas Federal Reserve berisiko hilang di bawah tekanan politik yang meningkat. Pidato itu disampaikan pada 31 Mei 2026 di JFK Library Boston saat menerima penghargaan Profile in Courage.

Peringatan tersebut datang setelah serangkaian upaya politik untuk mengintervensi kebijakan moneter The Fed. Pasar keuangan global merespons dengan kekhawatiran baru terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat.

Key Takeaways

  • Powell menyampaikan pidato publik pertamanya sejak mundur sebagai ketua The Fed pada 15 Mei 2026.
  • Kevin Warsh dilantik sebagai ketua baru The Fed pada 22 Mei 2026 di tengah tekanan politik.
  • Pasar saham, obligasi, dan dolar AS menghadapi volatilitas akibat ketidakpastian arah suku bunga.

Powell kini menjabat sebagai gubernur The Fed setelah masa jabatannya sebagai ketua berakhir. Menurut Axios, ini adalah pernyataan publik pertamanya sejak meninggalkan kursi ketua.

Dalam pidatonya, Powell menyatakan bahwa The Fed sedang menjalani uji ketahanan seperti banyak institusi lain. Ia menekankan bahwa Kongres telah bijak melindungi keputusan moneter dari tekanan politik.

Konteks Politik dan Hukum

Peringatan Powell muncul setelah upaya pemecatan Gubernur Lisa Cook yang menuai kontroversi. Investigasi kriminal terhadap renovasi gedung The Fed juga menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir.

Powell mengutip peringatan Edmund Burke tentang institusi demokrasi yang bisa runtuh dengan cepat. Ia menegaskan bahwa kredibilitas The Fed menopang ekonomi yang kuat dan stabil di Amerika Serikat.

Melansir Federal Reserve Board, Powell merinci pelindung independensi seperti masa jabatan panjang dan konfirmasi Senat. Administrasi juga tidak dapat memilih presiden Bank Sentral Regional secara sepihak.

Powell memperingatkan jika administrasi menemukan cara memecat pejabat The Fed atas perbedaan kebijakan, preseden itu akan berlanjut. Akibatnya, administrasi mendatang akan melakukan hal serupa dan merusak struktur kelembagaan.

Dampak ke Pasar Keuangan

Kekhawatiran terhadap independensi The Fed memicu volatilitas pada aset berisiko Amerika Serikat. Investor mencermati ketidakpastian arah suku bunga yang dapat memengaruhi valuasi saham besar seperti S&P 500 ETF (SPY).

Yield obligasi pemerintah AS juga bergerak fluktuatif merespons sinyal kelembagaan tersebut. Instrumen seperti Treasury ETF jangka panjang (TLT) sensitif terhadap perubahan ekspektasi inflasi dan suku bunga.

Sektor perbankan turut menghadapi tekanan akibat ketidakpastian kebijakan moneter ke depan. Saham bank besar seperti JPMorgan (JPM) sering merespons cepat sinyal independensi bank sentral.

Aliran dana ke aset safe-haven seperti emas dan obligasi pemerintah cenderung meningkat. Dolar AS juga berpotensi melemah jika kepercayaan terhadap kerangka moneter terus tergerus.

Dilansir Axios, Powell menegaskan bahwa kredibilitas The Fed adalah fondasi dukungan ekonomi yang stabil. Tanpa kredibilitas tersebut, kemampuan bank sentral menjaga stabilitas harga akan terganggu.

Investor di Indonesia perlu mencermati perkembangan ini untuk strategi portofolio saham AS. Volatilitas jangka pendek dapat membuka peluang sekaligus risiko bagi pemegang aset berdenominasi dolar.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade