Saham Alibaba (BABA) Naik 4,7%, Ini Sentimennya (6 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham BABA ditutup naik 4,68% ke $110,80, jauh melampaui kenaikan indeks utama Wall Street.
- Media keuangan mengaitkan reli ini dengan narasi pertumbuhan AI cloud Alibaba, yang pendapatannya naik 45% pada kuartal Juni.
- Belanja modal yang melonjak 75% tetap menjadi sorotan risiko bagi saham ini.
Gotrade News - Saham Alibaba naik 4,68% ke $110,80 pada sesi Senin, 5 Oktober 2026 waktu New York, atau Selasa dini hari, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Kenaikan saham Alibaba (BABA) ini dikaitkan media keuangan dengan kembalinya sorotan pasar pada pertumbuhan bisnis AI cloud perusahaan.
Data Perdagangan Saham BABA
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $110,80 |
| Perubahan | +$4,95 (+4,68%) |
| Penutupan sebelumnya | $105,85 |
| Harga pembukaan | $107,45 |
| Rentang harian | $107,45 hingga $111,40 |
| Volume | 10,1 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 10,2 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $91,99 hingga $189,61 |
| Kapitalisasi pasar | $256,4 miliar |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 1.984.000 per saham (kurs Rp 17.909 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Senin, 5 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.909 per dolar AS: Yahoo Finance, 5 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga BABA terkini di halaman harga saham Alibaba (BABA) hari ini.
Pergerakan Saham BABA Sepanjang Sesi
BABA dibuka di $107,45, yang sekaligus menjadi titik terendah harian, lalu terus menanjak hingga menyentuh $111,40 sebelum ditutup $3,35 di atas level terendah hari itu. Artinya, saham ini praktis bergerak naik sejak bel pembukaan dan ditutup dekat puncak hariannya.
Meski kenaikannya tajam, volume perdagangan tercatat 10,1 juta saham, sedikit di bawah rata-rata 10,2 juta saham atau lebih rendah 1,70%.
Kinerja BABA mengungguli pasar luas. Nasdaq Composite naik 1,05% ke 27.477,31, S&P 500 menguat 0,66% ke 7.773,95, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,18% ke 51.267,90, sehingga BABA unggul +3,63 poin persentase atas Nasdaq. Sesama pemain cloud bergerak lebih tenang: Microsoft (MSFT) naik 1,48%, sementara Amazon (AMZN) turun tipis 0,05%. Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,4 basis poin ke 5,31%.
Setelah reli ini, BABA masih berada 41,56% di bawah level tertinggi 52 minggu di $189,61, dan 20,45% di atas level terendah 52 minggu di $91,99.
Kenapa Saham Alibaba Naik?
Tidak ada rilis resmi baru dari Alibaba pada hari perdagangan tersebut. Melansir GuruFocus, kenaikan sekitar 4% ini terjadi karena pertumbuhan AI cloud kembali menjadi narasi utama saham Alibaba, dengan permintaan AI dinilai mulai berubah menjadi bisnis yang lebih menguntungkan.
Narasi itu bertumpu pada laporan kuartal Juni 2026 yang dirilis 20 Agustus 2026. Menurut laporan keuangan resmi Alibaba yang diajukan ke SEC, pendapatan segmen AI Cloud and Compute Services mencapai RMB48.437 juta (US$7.139 juta), naik 45% secara tahunan, sementara adjusted EBITA segmen tersebut melonjak 133% menjadi RMB5.628 juta. Pendapatan produk terkait AI mencapai RMB12.376 juta, yang menurut Alibaba menandai kuartal ke-12 berturut-turut dengan pertumbuhan tahunan tiga digit.
Analisis Saham BABA: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Laba operasional segmen cloud tumbuh lebih cepat dari pendapatannya (adjusted EBITA naik 133% versus pendapatan naik 45%), dengan margin cloud sekitar 12% menurut GuruFocus.
- Produk terkait AI mencatat pertumbuhan tahunan tiga digit selama 12 kuartal berturut-turut, berdasarkan laporan resmi Alibaba.
Risiko
- Belanja modal kuartal Juni mencapai RMB67.678 juta, naik 75% secara tahunan. GuruFocus mencatat belanja ini sekitar 12 kali adjusted EBITA cloud.
- GuruFocus juga menilai kasus investasi Alibaba bergantung pada terisinya kapasitas, margin yang tetap terjaga, dan arus kas yang mampu mengejar besarnya belanja tersebut.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














