Saham AMD Turun 10,9% Usai Proyeksi Kuartal IV Intel (2 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham AMD Turun 10,9% Usai Proyeksi Kuartal IV Intel (2 November 2026)

Ringkasan

  • Saham AMD turun 10,88% ke $504,80 pada sesi Jumat, 30 Oktober 2026, jauh lebih dalam dari Nasdaq Composite yang turun 2,86%.
  • Media keuangan mengaitkan penurunan ini dengan proyeksi pendapatan kuartal IV 2026 Intel sebesar $15,0 miliar hingga $16,0 miliar yang berada di bawah perkiraan pasar.
  • AMD dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III 2026 pada Selasa, 3 November 2026 setelah penutupan pasar AS.

Gotrade News - Saham AMD turun $61,62 atau 10,88% ke $504,80 pada sesi Jumat, 30 Oktober 2026 di bursa AS, yang ditutup Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Media keuangan mengaitkan penurunan ini dengan proyeksi pendapatan kuartal IV 2026 Intel yang berada di bawah perkiraan pasar, karena AMD adalah pesaing utama Intel di prosesor x86 dan sama-sama terpapar pasar PC.

Data Perdagangan Saham AMD

DataNilai
Harga penutupan$504,80
Perubahan-$61,62 (-10,88%)
Penutupan sebelumnya$566,42
Harga pembukaan$508,53
Rentang harian$492,21 hingga $520,40
Volume39,7 juta saham
Rata-rata volume 30 hari20,9 juta saham
Rentang 52 minggu$188,22 hingga $658,52
Kapitalisasi pasar$824,1 miliar
Setara dalam rupiahsekitar Rp 9.122.000 per saham (kurs Rp 18.070 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 31 Oktober 2025. Kurs Rp 18.070 per dolar AS: Yahoo Finance, 30 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga AMD terkini di halaman harga saham AMD (AMD) hari ini.

Baca juga: Gotrade Daily: Demokrat Unggul, AMD dan Qualcomm Malam Ini

Pergerakan Saham AMD Sepanjang Sesi

AMD dibuka di $508,53, di bawah penutupan sebelumnya di $566,42, lalu bergerak di rentang $492,21 hingga $520,40. Saham ditutup $12,59 di atas level terendah hariannya. Volume perdagangan mencapai 39,7 juta saham, 90,00% di atas rata-rata 20,9 juta saham.

Penurunan AMD jauh lebih dalam dari pasar secara umum. Pada sesi yang sama, Nasdaq Composite turun 2,86% ke 25.437,00, S&P 500 melemah 1,82% ke 7.580,07, dan Dow Jones Industrial Average turun 1,09% ke 51.770,31. Dengan begitu, AMD bergerak 8,02 poin persentase lebih lemah dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 6,0 basis poin ke 4,93%.

Tekanan paling berat terlihat di saham yang terpapar pasar PC. Intel (INTC) turun 28,58% ke $65,76, Dell (DELL) melemah 10,77% ke $424,30, sementara Nvidia (NVDA) turun 4,22% ke $204,64. Setelah sesi ini, kapitalisasi pasar AMD berada di $824,1 miliar. Saham AMD kini 23,34% di bawah level tertinggi 52 minggu di $658,52, tetapi masih 168,20% di atas level terendah 52 minggu di $188,22.

Baca juga: AMD Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $13,4 Miliar

Kenapa Saham AMD Turun?

Menurut rilis resmi Intel yang terbit Kamis, 29 Oktober 2026 setelah penutupan pasar, Intel memproyeksikan pendapatan kuartal IV 2026 sebesar $15,0 miliar hingga $16,0 miliar, dengan margin kotor non-GAAP 38,0% dan laba per saham non-GAAP $0,25. Dalam rilis yang sama, CFO David Zinsner menyatakan perlambatan pasar PC diperkirakan berlanjut setidaknya hingga paruh pertama tahun depan.

Melansir 24/7 Wall St., proyeksi itu berada di bawah perkiraan pasar sebesar $17 miliar untuk pendapatan dan $0,43 untuk laba per saham, meski hasil kuartal III Intel melampaui perkiraan. Media itu mengaitkan penurunan AMD dengan peringatan Intel: sebagai pesaing utama Intel di prosesor x86, AMD ikut terpapar pasar PC. Sumber yang kami baca tidak menyebut kabar khusus dari AMD sendiri pada sesi tersebut.

Analisis Saham AMD: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut rilis kuartal II 2026 AMD, pendapatan naik 50% secara tahunan ke $11,5 miliar, dan pendapatan segmen Data Center naik 107% ke $6,7 miliar.
  • Dalam rilis yang sama, AMD memproyeksikan pendapatan kuartal III 2026 sekitar $13 miliar, plus minus $300 juta, dengan margin kotor non-GAAP sekitar 56%.
  • Menurut 24/7 Wall St., Intel dengan model yang bertumpu pada pabrik sendiri lebih terdampak penurunan siklus dibanding AMD dan Nvidia yang tidak memiliki pabrik (fabless).

Risiko

  • Intel memperkirakan perlambatan pasar PC berlanjut setidaknya hingga paruh pertama 2027, dan menurut 24/7 Wall St., AMD ikut terpapar pasar tersebut.
  • 24/7 Wall St. mencatat permintaan prosesor server Xeon Intel yang kuat memunculkan pertanyaan persaingan bagi chip server EPYC milik AMD.
  • Rilis Intel menyebut kekurangan substrat dan memori di seluruh industri sebagai salah satu risiko.

Menurut pengumuman resmi AMD, laporan keuangan kuartal III 2026 dirilis Selasa, 3 November 2026 setelah penutupan pasar AS, dan melansir Stocktwits, pasar memperkirakan pendapatan $13,1 miliar dengan laba per saham $1,94.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku