Saham Broadcom (AVGO) Turun 4,5%, Ini Sentimennya (19 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Broadcom (AVGO) turun 4,52% ke $328,75 pada sesi 16 Oktober 2026, lebih dalam dari Nasdaq yang melemah 2,15%.
- Menurut 24/7 Wall St., penurunan mengikuti aksi jual saham AI yang lebih luas, di hari keberatan Broadcom atas tokenisasi sahamnya menjadi publik.
- AVGO kini berada 33,59% di bawah level tertinggi 52 minggu di $495,00.
Gotrade News - Saham Broadcom (AVGO) ditutup di $328,75 pada sesi Jumat, 16 Oktober 2026 waktu New York, turun $15,58 atau 4,52% dari penutupan sebelumnya di $344,33. Saham Broadcom turun bersamaan dengan aksi jual saham kecerdasan buatan (AI) yang menekan Nasdaq, sementara di hari yang sama Broadcom tercatat menolak rencana tokenisasi sahamnya oleh bursa kripto OKX-ICE.
Data Perdagangan Saham AVGO
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $328,75 |
| Perubahan | -$15,58 (-4,52%) |
| Penutupan sebelumnya | $344,33 |
| Harga pembukaan | $338,48 |
| Rentang harian | $328,58 hingga $339,59 |
| Volume | 29,7 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 25,4 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $289,96 hingga $495,00 |
| Kapitalisasi pasar | $1,57 triliun |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 5.924.000 per saham (kurs Rp 18.020 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 18.020 per dolar AS: Yahoo Finance, 16 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga AVGO terkini di halaman harga saham Broadcom (AVGO) hari ini.
Pergerakan Saham AVGO Sepanjang Sesi
AVGO dibuka di $338,48 dan bergerak di rentang $328,58 hingga $339,59. Saham ditutup hanya $0,17 di atas level terendah harian, artinya tekanan jual bertahan hingga akhir sesi.
Volume perdagangan mencapai 29,7 juta saham, 17,30% di atas rata-rata 25,4 juta saham. Untuk membaca arti lonjakan ini, investor dapat merujuk panduan cara membaca volume saham.
Pelemahan AVGO lebih dalam dibanding pasar. Nasdaq Composite turun 2,15% ke 26.140,03, S&P 500 melemah 1,09% ke 7.659,44, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,34% ke 52.002,41, sehingga AVGO tertinggal 2,37 poin persentase dari Nasdaq. Di sektor chip, AMD (AMD) turun 5,95%, TSMC (TSM) melemah 2,28%, dan Nvidia (NVDA) turun 1,43%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,9 basis poin ke 5,10%.
Dengan penutupan ini, AVGO berada 33,59% di bawah level tertinggi 52 minggu di $495,00 dan 13,38% di atas level terendah 52 minggu di $289,96.
Kenapa Saham Broadcom Turun?
Broadcom tidak merilis pernyataan resmi terkait pergerakan saham pada sesi tersebut. Menurut 24/7 Wall St., penurunan 16 Oktober 2026 mengikuti tren pasar yang lebih luas, termasuk aksi jual saham AI yang membuat Nasdaq mencatat pekan terburuk sejak Juni.
Pada hari yang sama, keberatan sembilan perusahaan, termasuk Broadcom dan Verizon, atas rencana OKX-ICE mencatatkan versi token saham mereka menjadi publik. Dilansir 24/7 Wall St., OKX-ICE mengajukan pencatatan 63 saham ter-tokenisasi pada 4 Oktober 2026 dan menyebut nama perusahaan yang keberatan dalam pemberitahuan 15 Oktober. Aturan SEC yang berlaku sejak 17 September memberi emiten 30 hari untuk memblokir pencatatan tersebut. Broadcom belum menjelaskan alasan keberatannya, dan media tersebut menilai dampaknya terhadap perdagangan saham kemungkinan kecil.
Sentimen pasokan chip juga membayangi. Melansir Simply Wall St., Broadcom bersaing dengan klien chip AI lain seperti Nvidia dan Apple untuk mendapatkan kapasitas produksi canggih TSMC, yang tengah mencatatkan laba rekor seiring ekspansi untuk pelanggan AI.
Analisis Saham AVGO: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Menurut 24/7 Wall St., pendapatan Broadcom dari chip AI naik 221%.
- Simply Wall St. mencatat TSMC terus memperluas kapasitas manufaktur canggih untuk pelanggan AI, termasuk Broadcom.
Risiko
- Simply Wall St. menyebut TSMC sebagai titik sempit (chokepoint) bagi lini XPU AI Broadcom, produk dengan margin terendah dan kebutuhan modal terbesar yang sudah menekan margin kotor.
- Media yang sama menyoroti risiko pembiayaan XPU jika nilai jual kembali atau jadwal penerapan berubah.
- Persaingan kapasitas TSMC dengan Nvidia dan Apple dapat membatasi pasokan chip Broadcom, menurut Simply Wall St.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












