Saham MSTR Turun 9,6%, Ini Sentimennya (19 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham MSTR Turun 9,6%, Ini Sentimennya (19 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Strategy (MSTR) turun 9,56% ke $136,83 pada 16 Oktober 2026.
  • Penurunan terjadi setelah MSCI memutuskan perusahaan nonoperasional tidak layak masuk indeksnya, aturan yang menurut media keuangan menyasar perusahaan treasury bitcoin.
  • Daftar final konstituen terdampak terbit 11 November 2026; JPMorgan memperkirakan arus keluar dana pasif sekitar $2,8 miliar jika Strategy dikeluarkan.

Gotrade News - Saham MSTR turun 9,56% atau $14,46 ke $136,83 pada penutupan perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026 waktu New York, dari $151,29 sehari sebelumnya. Saham Strategy (MSTR) tertekan setelah MSCI memutuskan perusahaan nonoperasional tidak lagi layak masuk indeksnya, aturan yang menurut media keuangan menyasar perusahaan treasury bitcoin seperti Strategy.

Data Perdagangan Saham MSTR

DataNilai
Harga penutupan$136,83
Perubahan-$14,46 (-9,56%)
Penutupan sebelumnya$151,29
Harga pembukaan$145,95
Rentang harian$134,11 hingga $146,83
Volume31,8 juta saham
Rata-rata volume 30 hari22,2 juta saham
Rentang 52 minggu$81,81 hingga $306,16
Kapitalisasi pasar$57,7 miliar
Setara dalam rupiahsekitar Rp 2.466.000 per saham (kurs Rp 18.020 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 18.020 per dolar AS: Yahoo Finance, 16 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga MSTR terkini di halaman harga saham MSTR (MSTR) hari ini.

Baca juga: Saham Meta Turun 1,6%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Pergerakan Saham MSTR Sepanjang Sesi

MSTR dibuka di $145,95, sudah di bawah penutupan sebelumnya, lalu bergerak di rentang $134,11 hingga $146,83. Saham ditutup hanya $2,72 di atas level terendah hariannya, tanda tekanan jual bertahan hingga akhir sesi.

Volume perdagangan mencapai 31,8 juta saham, 43,30% di atas rata-rata 22,2 juta saham. Lonjakan volume perdagangan ini menunjukkan aksi jual yang lebih luas dari hari biasa.

Penurunan MSTR jauh lebih dalam dari pasar. Nasdaq Composite turun 2,15% ke 26.140,03, S&P 500 melemah 1,09% ke 7.659,44, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,34% ke 52.002,41. Artinya MSTR tertinggal 7,41 poin persentase dari Nasdaq. Saham terkait kripto lain ikut melemah: Coinbase (COIN) turun 5,79% ke $173,16 dan Robinhood (HOOD) turun 4,92% ke $98,87.

Baca juga: Saham Netflix (NFLX) Turun 1,7%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Dengan penutupan ini, MSTR berada 55,31% di bawah level tertinggi 52 minggu di $306,16 dan 67,25% di atas level terendah 52 minggu di $81,81.

Kenapa Saham MSTR Turun?

Pemicu utamanya adalah keputusan MSCI. Menurut pengumuman resmi MSCI tertanggal 15 Oktober 2026, penyedia indeks itu akan mengklasifikasikan perusahaan nonoperasional sebagai tidak layak masuk MSCI Global Investable Market Indexes. Perubahan berlaku pada Index Review November 2026 per penutupan 30 November, dan daftar final konstituen yang terdampak terbit 11 November 2026.

Pengumuman MSCI sendiri tidak menyebut nama perusahaan. Namun, dilansir Decrypt, aturan ini menyasar perusahaan treasury bitcoin seperti Strategy dan Metaplanet, dan Michael Saylor menyebut aturan tersebut "diskriminatif". Melansir Bitcoin.com News, MSTR turun 9,56% sehari setelah pengumuman itu, sementara JPMorgan memperkirakan Strategy bisa menghadapi arus keluar dana pasif sekitar $2,8 miliar jika dikeluarkan dari indeks.

Di luar isu indeks, Strategy juga sedang mengubah jadwal dividen saham preferen STRC. Menurut Stocktwits, dewan Strategy pada 15 Oktober secara bersyarat mengumumkan dividen harian STRC untuk November dengan tingkat 12% per tahun, yang masih menunggu persetujuan pemegang saham pada 28 Oktober.

Analisis Saham MSTR: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut MSCI, konstituen yang sudah ada baru dikeluarkan jika gagal dalam penyaringan pada dua periode laporan tahunan terakhir, dan daftar finalnya baru terbit 11 November.
  • Menurut Bitcoin.com News, Strategy memegang 848.250 BTC dengan harga beli rata-rata $75.444 per koin, dan penurunan kali ini terjadi pada saham, bukan pada kepemilikan bitcoinnya.
  • Saylor menyebut Strategy kini menyimpan kas setara sekitar 3,5 tahun pembayaran dividen, menurut Stocktwits.

Risiko

  • Jika Strategy masuk daftar MSCI, estimasi JPMorgan menunjukkan potensi arus keluar dana pasif sekitar $2,8 miliar.
  • Dilansir BeInCrypto, Strategy belakangan lebih banyak membelanjakan dana untuk buyback daripada membeli bitcoin baru, dan Peter Schiff menilai daya beli bitcoin perusahaan itu sudah melemah.
  • Saham masih 55,31% di bawah level tertinggi 52 minggu di $306,16, sementara rentang 52 minggu dari $81,81 hingga $306,16 mencerminkan volatilitas saham MSTR yang lebar.

Agenda terdekat adalah rapat pemegang saham Strategy pada 28 Oktober untuk dividen harian STRC, disusul pengumuman daftar MSCI pada 11 November.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku