Gotrade News - Saham Marvell Technology (MRVL) melonjak sekitar 22% pada perdagangan Selasa. Lonjakan terjadi setelah CEO Nvidia (NVDA) Jensen Huang menyebutnya kandidat perusahaan triliun dolar berikutnya.
Pernyataan Huang diberikan di ajang Computex Taipei dan langsung mengangkat sentimen investor terhadap pemain semikonduktor itu. Sinyal ini memperkuat keyakinan pasar pada posisi Marvell di rantai pasok infrastruktur kecerdasan buatan.
Poin Utama
Saham Marvell melonjak sekitar 22% setelah pujian dari CEO Nvidia Jensen Huang.
Kapitalisasi pasar bertambah sekitar 30 miliar dolar AS menjadi sekitar 150 miliar dolar AS.
Marvell menaikkan proyeksi pendapatan fiskal 2028 menjadi sekitar 16,5 miliar dolar AS.
Menurut TechBuzz, Huang menyatakan Marvell berpeluang bergabung dengan klub eksklusif perusahaan triliun dolar. Lonjakan harga saham menambahkan sekitar 30 miliar dolar AS pada kapitalisasi pasar Marvell hari itu.
Valuasi Marvell kini berada di kisaran 150 miliar dolar AS, mengisyaratkan potensi pertumbuhan hampir tujuh kali lipat. Angka itu menjadi acuan ekspektasi pasar terhadap arah bisnis chip kustom milik Marvell ke depan.
Posisi Strategis di Infrastruktur AI
Marvell memiliki keahlian pada desain silikon kustom dan solusi konektivitas pusat data berskala besar. Dilansir Investing.com, perusahaan menargetkan divisi chip kustomnya menembus 10 miliar dolar AS pada fiskal 2029.
Pertumbuhan didorong ekspansi pusat data AI oleh penyedia layanan cloud raksasa global. Permintaan prosesor khusus meningkat karena perusahaan teknologi besar berupaya mengurangi ketergantungan pada GPU Nvidia.
Marvell turut memasok komponen untuk silikon proprietary milik raksasa cloud seperti Amazon, Microsoft, dan Google. Kemitraan ini memperkuat posisi Marvell di tengah persaingan ketat dengan Broadcom (AVGO) dan pemain ASIC lainnya.
Teknologi interkoneksi Marvell berperan penting menghubungkan klaster prosesor besar di pusat data modern. Klaster semacam ini menjadi tulang punggung pelatihan dan penerapan model kecerdasan buatan berskala besar.
Reli Saham dan Tantangan ke Depan
Kinerja saham Marvell sepanjang tahun berjalan tergolong impresif dengan harga lebih dari dua kali lipat sejak awal 2026. Marvell juga menaikkan proyeksi pendapatan fiskal 2028 menjadi sekitar 16,5 miliar dolar AS dari 15 miliar dolar AS sebelumnya.
Menurut Investing.com, kehadiran Huang bersama CEO Marvell Matt Murphy di Computex menegaskan kolaborasi erat di ekosistem semikonduktor AI. Momentum tersebut bertepatan dengan peluncuran chip RTX Spark PC milik Nvidia untuk perangkat komputasi konsumen.
Dukungan dari Huang mencerminkan keyakinan pada ekosistem infrastruktur yang lebih luas, bukan dominasi GPU semata. Pasar membaca pernyataan itu sebagai validasi bahwa lonjakan belanja AI menjalar ke chip kustom dan jaringan pusat data.
Namun, mencapai valuasi 1 triliun dolar AS bukan jalan yang mudah bagi Marvell. Perusahaan harus menjaga pertumbuhan, eksekusi manufaktur, dan retensi pelanggan di tengah tekanan kompetisi dari Broadcom dan Intel.
Bagi investor ritel di Indonesia, narasi ini menyoroti pergeseran fokus dari GPU murni ke ASIC dan konektivitas pusat data. Reli Marvell menunjukkan tema infrastruktur AI tetap menjadi salah satu motor penggerak pasar saham AS pada 2026.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.