Saham Netflix Dipecah 10-untuk-1. Ini Dampaknya Bagimu

Share this article

Jakarta, Gotrade News - Netflix, Inc. (NFLX) menjadi sorotan utama di pasar pada Senin (17/11), namun bukan karena serial terbarunya yang sedang tren. Perusahaan raksasa streaming ini baru saja menyelesaikan aksi korporasi berupa stock split atau pemecahan saham.

Langkah ini diambil setelah harga sahamnya melonjak kuat dalam beberapa tahun terakhir. Investor kini mengamati bagaimana langkah ini sejalan dengan momentum bisnis perusahaan.

Saham Netflix Resmi Dipecah 10-untuk-1

Pemecahan saham dengan rasio 10-untuk-1 ini secara resmi berlaku setelah pasar ditutup pada 14 November 2025, seperti dilaporkan oleh Seeking Alpha.

Secara sederhana, ini artinya setiap investor yang sebelumnya memegang satu lembar saham Netflix, sekarang akan memiliki 10 lembar saham.

Penyesuaian ini langsung terlihat pada harga perdagangannya. Pada hari Jumat (14/11), saham Netflix ditutup di harga $1.112,17 per lembar. Memasuki perdagangan premarket Senin (17/11), harganya disesuaikan menjadi $110,70 per lembar.

Akibat aksi ini, jumlah total saham yang beredar di pasar meningkat drastis. Seeking Alpha mencatat, jumlah saham beredar Netflix kini menjadi sekitar 4,24 miliar lembar, dari sebelumnya yang hanya 423 juta lembar.

Apa Alasan di Balik Stock Split?

Alasan utama di balik stock split ini adalah aksesibilitas. Seperti yang dijelaskan oleh sumber berita Somos Hermanos, harga saham Netflix yang telah menembus $1.100 per lembar menciptakan "penghalang masuk yang tinggi" bagi investor ritel atau investor dengan modal lebih kecil.

Penting untuk kamu pahami bahwa stock split tidak mengubah nilai fundamental atau nilai pasar (market value) perusahaan secara keseluruhan. Ini lebih mirip seperti menukar satu lembar uang Rp100.000 dengan sepuluh lembar uang Rp10.000. Nilainya tetap sama.

Meski begitu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan. Harga per lembar saham yang kini jauh lebih terjangkau berpotensi menarik minat lebih banyak investor untuk ikut serta dalam perjalanan pertumbuhan Netflix.

Momentum Bisnis Jadi Kunci Pertumbuhan

Terlepas dari langkah teknis pemecahan saham, fokus investor tetap tertuju pada fundamental bisnis perusahaan.

Analis Daniel Sparks, yang dikutip oleh Somos Hermanos, mencatat bahwa Netflix saat ini memiliki "momentum yang tidak dapat disangkal".

Momentum kuat ini didorong oleh kombinasi tiga faktor. Pertama, kenaikan harga berlangganan yang strategis. Kedua, ekspansi basis pelanggan yang terus stabil. Ketiga, aliran pendapatan dari segmen iklan yang tumbuh cepat.

Sparks menyoroti segmen iklan sebagai faktor yang sangat menarik. Meskipun segmen ini masih dalam tahap awal, pertumbuhannya sangat cepat. Menurutnya, pendapatan iklan memperluas potensi pertumbuhan Netflix di luar sekadar menambah pelanggan atau menaikkan harga.

Ke depannya, investor akan terus mengamati bagaimana peran pendapatan iklan ini menjadi krusial untuk menopang kisah pertumbuhan Netflix.

Referensi:

Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade