Saham Oracle (ORCL) Naik 10,7% Usai Investor Day 2026 (29 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Oracle (ORCL) Naik 10,7% Usai Investor Day 2026 (29 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Oracle (ORCL) naik 10,73% ke $144,54 pada sesi 28 Oktober 2026, jauh di atas kenaikan Nasdaq Composite sebesar 0,27%.
  • Kenaikan terjadi usai Investor Day 2026, saat Oracle menargetkan arus kas bebas positif pada paruh kedua tahun fiskal 2028 dan minimal $30 miliar pada tahun fiskal 2029.
  • Oracle membatasi tambahan pendanaan $20 miliar hingga tahun fiskal 2030, sementara arus kas yang masih negatif dan beban utang tetap menjadi kekhawatiran investor.

Gotrade News - Saham Oracle naik 10,73% ke $144,54 pada sesi Rabu, 28 Oktober 2026 waktu New York, kenaikan harian terbesarnya sejak Mei menurut Yahoo Finance. Media keuangan mengaitkan kenaikan saham Oracle ini dengan target jangka panjang yang dipaparkan perusahaan dalam Investor Day 2026, termasuk arus kas bebas minimal $30 miliar pada tahun fiskal 2029.

Data Perdagangan Saham ORCL

DataNilai
Harga penutupan$144,54
Perubahan+$14,01 (+10,73%)
Penutupan sebelumnya$130,53
Rentang harian$128,42 hingga $148,47
Volume81,9 juta saham
Rata-rata volume 30 hari29,8 juta saham
Kapitalisasi pasar$437,1 miliar
Setara dalam rupiahsekitar Rp 2.622.000 per saham (kurs Rp 18.140 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Kurs Rp 18.140 per dolar AS: Yahoo Finance, 28 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga ORCL terkini di halaman harga saham Oracle (ORCL) hari ini.

Baca juga: ServiceNow Rilis Kinerja Kuartal III 2026, Pendapatan Tumbuh 20,5%

Pergerakan Saham ORCL Sepanjang Sesi

ORCL bergerak di rentang $128,42 hingga $148,47 sepanjang sesi dan ditutup $16,12 di atas level terendah harian, meski tidak bertahan di level tertingginya. Melansir Yahoo Finance, saham ini tertahan di sekitar $130 hingga kira-kira pukul 14.20 waktu New York, lalu naik tajam setelah rilis Investor Day Oracle terbit.

Volume perdagangan tercatat 174,82% di atas rata-ratanya. Kenaikan ORCL juga jauh melampaui pasar: Nasdaq Composite naik 0,27% ke 26.549,85, S&P 500 naik 0,28% ke 7.743,98, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,19% ke 52.475,10, sehingga ORCL unggul 10,46 poin persentase atas Nasdaq.

Di antara saham raksasa cloud lain, Alphabet (GOOGL) naik 1,34%, Amazon (AMZN) naik 0,59%, dan Microsoft (MSFT) turun 0,06%. Meski menguat, saham Oracle masih turun sekitar 25% sepanjang tahun ini, menurut Yahoo Finance.

Baca juga: Fortinet Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $2,08 Miliar

Kenapa Saham Oracle Naik?

Menurut rilis resmi Oracle berjudul "Oracle Investor Day 2026: Accelerating Value Creation" yang dilampirkan pada laporan Form 8-K ke SEC tertanggal 28 Oktober 2026, perusahaan menargetkan arus kas bebas positif pada paruh kedua tahun fiskal 2028 dan minimal $30 miliar pada tahun fiskal 2029 (berakhir Mei 2029). Oracle juga menetapkan target tahun fiskal 2030 berupa pendapatan lebih dari $225 miliar, atau pertumbuhan tahunan majemuk di atas 35% dari tahun fiskal 2026, margin operasi non-GAAP 40% ke atas, dan laba per saham non-GAAP minimal $21.

Rilis yang sama menyebut belanja modal (capex) akan mencapai puncak pada tahun fiskal 2027 hingga 2028, lalu turun pada tahun fiskal 2029. Tambahan pendanaan dari pasar modal dibatasi $20 miliar hingga tahun fiskal 2030, terdiri dari $10 miliar ekuitas dan $10 miliar utang bruto, di luar refinancing utang yang sudah ada. Oracle juga menegaskan kembali target pendapatan tahun fiskal 2027 minimal $90 miliar.

Dilansir Motley Fool, Oracle menyatakan pembiayaan dari vendor, perangkat keras yang disediakan pelanggan, dan pembayaran di muka dari pelanggan diharapkan mengurangi kebutuhan kas di awal, poin yang menenangkan investor soal belanja modal. Stocktwits melaporkan target arus kas itu diumumkan oleh CFO Hilary Maxson dalam konferensi investor tahunan Oracle di Las Vegas.

Analisis Saham ORCL: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Jadwal arus kas lebih jelas: Oracle menargetkan arus kas bebas positif mulai paruh kedua tahun fiskal 2028 dan minimal $30 miliar pada tahun fiskal 2029, menurut rilis 8-K perusahaan.
  • Kebutuhan dana dibatasi: tambahan pendanaan maksimal $20 miliar hingga tahun fiskal 2030, dan pertumbuhan diharapkan didanai sendiri mulai tahun fiskal 2029, menurut rilis yang sama.
  • Target pendapatan tahun fiskal 2027 minimal $90 miliar, naik dari rekor $67,4 miliar pada tahun fiskal sebelumnya, menurut Motley Fool.

Risiko

  • Arus kas masih negatif: Oracle membakar sekitar $24 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Mei 2026, menurut Yahoo Finance.
  • Beban utang: Motley Fool mencatat peringkat kredit utang Oracle turun ke BBB- pada 2026, satu tingkat di atas kategori spekulatif, dan Stocktwits menulis investor khawatir utang yang membesar serta suku bunga tinggi membuat investasi AI Oracle sulit dipertahankan. Pada sesi yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 5,2 basis poin ke 5,05%.
  • Ketergantungan pada klien besar: Oracle membangun pusat data untuk klien seperti OpenAI sambil bersaing dengan Amazon dan Google, menurut Stocktwits.

Laporan keuangan berikutnya diperkirakan rilis Desember (tanggal belum dikonfirmasi); menurut Yahoo Finance, investor akan mencari tanda arus kas bebas bergerak menuju $30 miliar.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku