Saham Tesla (TSLA) Naik 2,2%, Ini Sentimennya (6 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Tesla (TSLA) Naik 2,2%, Ini Sentimennya (6 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Tesla ditutup naik 2,20% ke $378,73 pada sesi 5 Oktober 2026.
  • Media keuangan mengaitkan kenaikan ini dengan pengiriman Q3 2026 sebanyak 486.532 kendaraan yang melampaui konsensus.
  • Kenaikan Tesla melampaui Nasdaq Composite yang naik 1,05% pada sesi yang sama.

Gotrade News - Saham Tesla (TSLA) naik 2,20% ke $378,73 pada penutupan sesi Senin, 5 Oktober 2026 waktu New York (Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Saham Tesla naik ketika investor masih mencerna laporan pengiriman kendaraan kuartal ketiga yang dirilis Jumat lalu dan melampaui estimasi pasar.

Data Perdagangan Saham TSLA

DataNilai
Harga penutupan$378,73
Perubahan+$8,14 (+2,20%)
Penutupan sebelumnya$370,59
Harga pembukaan$369,00
Rentang harian$364,91 hingga $381,59
Volume42,1 juta saham
Rata-rata volume 30 hari39,3 juta saham
Rentang 52 minggu$297,38 hingga $498,83
Kapitalisasi pasar$1,46 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 6.783.000 per saham (kurs Rp 17.909 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Senin, 5 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.909 per dolar AS: Yahoo Finance, 5 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.

Baca juga: Gotrade Daily: Saham AI Tertekan, Malam Ini Delta Lapor

Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi

Tesla dibuka di $369,00, sedikit di bawah penutupan sebelumnya di $370,59, lalu bergerak di rentang $364,91 hingga $381,59. Saham ditutup $13,82 di atas level terendah hariannya, atau dekat ujung atas rentang sesi.

Aktivitas perdagangan sedikit lebih ramai dari biasanya. Volume mencapai 42,1 juta saham, sekitar 7,30% di atas rata-rata 39,3 juta saham, sebuah gambaran yang bisa dibaca lewat panduan cara membaca volume saham.

Kenaikan Tesla mengungguli indeks utama. Nasdaq Composite naik 1,05% ke 27.477,31, S&P 500 menguat 0,66% ke 7.773,95, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,18% ke 51.267,90, sehingga Tesla unggul 1,15 poin persentase atas Nasdaq. Di antara saham teknologi besar, Nvidia (NVDA) naik 2,12% dan TSMC (TSM) menguat 2,75%.

Baca juga: IPO TRexBio & Retension Dihargai, Bursa Jepang Masih Sepi

Penguatan ini terjadi meski imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,4 basis poin ke 5,31% pada sesi yang sama. Dari sisi jangka panjang, Tesla masih 24,08% di bawah level tertinggi 52 minggu di $498,83 dan 27,36% di atas level terendah 52 minggu di $297,38.

Kenapa Saham Tesla Naik?

Pemicu utama yang disorot media keuangan adalah laporan pengiriman kuartal ketiga. Menurut laporan resmi Tesla yang dilampirkan dalam Form 8-K ke SEC, perusahaan memproduksi 464.391 kendaraan, mengirimkan 486.532 kendaraan, dan memasang 13,7 GWh produk penyimpanan energi pada kuartal ketiga 2026.

Dilansir Stocktwits, angka pengiriman itu berada di atas konsensus di kisaran 462.000 unit, meski turun 2% dari rekor 497.099 unit setahun sebelumnya. Model 3 dan Model Y menyumbang 478.237 unit dari total pengiriman. Laporan Stocktwits lainnya mencatat Tesla tetap menjadi sorotan investor pada Senin setelah pengiriman Q3 yang lebih baik dari perkiraan pada Jumat lalu.

Sentimen juga datang dari kenaikan saham perusahaan Elon Musk lainnya. Melansir MT Newswires, kekayaan Musk bertambah $65 miliar menjadi $1,04 triliun pada Senin seiring saham SpaceX dan Tesla yang menguat.

Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Pengiriman Q3 2026 sebanyak 486.532 unit melampaui konsensus di kisaran 462.000 unit, menurut Stocktwits.
  • Tesla mengembangkan chip inferensi AI sendiri, dengan AI5 dan AI6 direncanakan produksi pada 2027 dan 2028, menurut Benzinga. Musk membenarkan pandangan insinyur Tesla Yun-Ta Tsai bahwa kekurangan komputasi saat ini baru permulaan.

Risiko

  • Pengiriman masih di bawah rekor 497.099 unit pada kuartal yang sama tahun lalu, menurut Stocktwits.
  • Ambisi chip membutuhkan modal besar. Menurut Benzinga, pembangunan fasilitas fab Terafab di Austin saja diperkirakan menelan biaya miliaran dolar AS.
  • Stocktwits menyoroti tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS terhadap pasar saham. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,4 basis poin ke 5,31% pada sesi 5 Oktober 2026.

Menurut laporan Tesla ke SEC, hasil keuangan kuartal ketiga 2026 akan dirilis setelah penutupan pasar pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku