Starship Capai Orbit, Saham SpaceX Masih 30% dari Puncak

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Starship Capai Orbit, Saham SpaceX Masih 30% dari Puncak

Ringkasan

  • Starship mencapai orbit untuk pertama kalinya pada 28 September 2026 lewat Flight 14, peluncuran berbayar pertamanya yang membawa 26 satelit Starlink V3.

  • Saham SpaceX (SPCX) tercatat di US$158,96 setelah naik 7,36%, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$2,2 triliun.

  • Harga SPCX masih sekitar 30% di bawah puncak pasca-IPO US$225,64, tertekan penjualan ritel US$570 juta dan berakhirnya lockup 328 juta saham pada 24 September.

  • Starlink menyumbang 60% pendapatan SpaceX dengan 12 juta pelanggan, tetapi belanja modal semester I 2026 melonjak 309% ke US$28,5 miliar.

Gotrade News - Roket Starship milik SpaceX akhirnya mencapai orbit untuk pertama kalinya pada 28 September 2026, dan saham SpaceX (SPCX) langsung menjadi sorotan investor. Menurut The Motley Fool, saham SPCX tercatat di US$158,96 setelah naik 7,36%, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$2,2 triliun.

Pencapaian ini datang ketika saham SpaceX masih jauh di bawah puncaknya pasca-IPO. Investor kini menimbang apakah keberhasilan Starship cukup untuk memulihkan minat pasar yang sempat memudar sejak musim panas.

Melansir The Motley Fool, Flight 14 menjadi peluncuran Starship pertama yang menghasilkan pendapatan, bukan sekadar demonstrasi. Roket ini membawa 26 satelit Starlink V3, mencapai kecepatan orbit pada menit ke-18 detik ke-20, dan terbang selama 3 jam 8 menit, lebih singkat dari rencana awal 10 jam.

Baca juga: Outlook Pasar AS: Risalah FOMC dan Earnings PepsiCo

Booster Super Heavy berhasil mendarat di air sekitar 7 menit setelah peluncuran. Starship memiliki kapasitas angkut lebih dari 100 metrik ton ke orbit rendah Bumi, atau sekitar empat kali muatan Falcon 9.

Dari sisi ekonomi, harga satu misi Starship saat ini disebut sekitar US$90 juta, dengan estimasi biaya internal sekitar US$10 juta per peluncuran. Sebagai pembanding, harga yang diiklankan untuk Falcon 9 adalah US$74 juta.

Saham SPCX Turun 30% dari Puncak Pasca-IPO

Dilansir Yahoo Finance UK, SpaceX melantai di bursa pada 12 Juni 2026 dengan harga IPO US$135. Saham ini sempat melonjak ke US$225,64 hanya dalam tiga hari perdagangan, lalu turun ke sekitar US$158 per 2 Oktober 2026, atau koreksi sekitar 30% dari puncaknya.

Baca juga: Alphabet Jelang Laporan Q3: Cloud Melesat, Capex Disorot

Ada dua tekanan utama yang disorot laporan tersebut. Analis JP Morgan memperkirakan investor ritel menjual saham SpaceX senilai US$570 juta selama tiga pekan di bulan September, sementara 328 juta saham keluar dari periode lockup pada 24 September sehingga orang dalam perusahaan bisa menjualnya.

IndikatorAngka
Harga IPO (12 Juni 2026)US$135,00
Harga puncak pasca-IPOUS$225,64
Harga per 2 Oktober 2026sekitar US$158
Pendapatan 2025US$18,7 miliar
Rugi bersih 2025US$4,9 miliar

Soal valuasi, Yahoo Finance UK mencatat SpaceX membukukan pendapatan US$18,7 miliar dengan rugi bersih US$4,9 miliar pada 2025. Dengan menyetahunkan pendapatan kuartal I sebesar US$7,8 miliar, laporan yang sama menghitung saham SpaceX diperdagangkan sekitar 60 kali penjualan.

Menurut The Motley Fool, Starlink kini memiliki 12 juta pelanggan berbayar, sekitar 3 juta di antaranya berada di AS, dan menyumbang 60% pendapatan SpaceX. EBITDA Starlink pada kuartal II tercatat US$2,6 miliar, sementara analis Oppenheimer memperkirakan pelanggan Starlink di AS bisa mencapai 15 juta dalam empat tahun.

Namun, belanja modal SpaceX pada semester I 2026 mencapai US$28,5 miliar, naik 309% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penulis Motley Fool menilai lonjakan capex, termasuk untuk inisiatif kecerdasan buatan, sebagai salah satu penghambat terbesar kenaikan saham SpaceX.

Artikel yang sama juga membandingkan SpaceX dengan godaan membeli saham Apple (AAPL), Amazon (AMZN), atau Microsoft (MSFT) tak lama setelah IPO. Menurut perhitungan tersebut, mengubah US$5.000 menjadi US$1 juta di saham SpaceX membutuhkan kenaikan hampir 20.000%, sesuatu yang dinilai sangat kecil kemungkinannya mengingat kapitalisasi pasar SpaceX sudah sekitar US$2 triliun.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku