Saham Tesla Turun 6% Usai Cybercab dan Probe NHTSA

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Tesla Turun 6% Usai Cybercab dan Probe NHTSA

Key Takeaways

  • Saham Tesla turun 6% setelah peluncuran Cybercab dinilai minim detail.
  • NHTSA membuka audit atas sertifikasi Cybercab yang tanpa setir, pedal, dan spion.
  • Waymo milik Alphabet masih memimpin pasar robotaxi dengan sekitar 4.000 kendaraan.

Gotrade News - Saham Tesla (TSLA) turun 6% pada sesi perdagangan sehari setelah peluncuran robotaxi Cybercab yang dinilai minim detail oleh investor. Sehari sebelumnya, saham sempat menguat 5,4% menjelang acara peluncuran di Austin, Texas.

Kekecewaan pasar diperberat oleh langkah regulator keselamatan lalu lintas AS, NHTSA, yang membuka audit atas proses sertifikasi Cybercab. Kombinasi minimnya detail bisnis dan tekanan regulasi membuat investor mempertanyakan langkah Tesla di pasar robotaxi.

Peluncuran Austin yang Minim Detail

Menurut laporan Yahoo Finance, acara peluncuran di Austin bersifat undangan tertutup, tidak disiarkan langsung, dan CEO Elon Musk tidak hadir secara fisik. Tesla menyatakan pengguna aplikasi Robotaxi kini dapat memesan perjalanan tanpa pengemudi di area terbatas atau geofenced di sekitar Austin.

Baca juga: Apple Gelar Event Hari Ini, iPhone Lipat US$2.000 Dinanti

Analis RBC Capital Markets menyoroti minimnya informasi baru soal harga, jadwal produksi, dan status regulasi, seperti dilaporkan Yahoo Finance. Analis Wells Fargo turut menandai masalah operasional awal di Austin, termasuk keluhan soal rute yang salah dan waktu tunggu yang lama.

NHTSA Audit Kendaraan Tanpa Setir

Dilansir The Motley Fool, NHTSA membuka Audit Query untuk menilai bagaimana Tesla melakukan sertifikasi mandiri atas Cybercab. Regulator menyoroti bahwa kendaraan itu tidak memiliki kontrol manual permanen seperti pedal rem, pedal gas, setir, dan kaca spion yang diwajibkan Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal (FMVSS).

Persaingan di pasar robotaxi menambah tekanan bagi Tesla. Waymo milik Alphabet (GOOGL) saat ini memimpin dengan layanan berbayar di 14 kota dan sekitar 4.000 kendaraan otonom, sementara industri kendaraan otonom secara umum bergantung pada komputasi berperforma tinggi dari pemasok chip seperti Nvidia (NVDA).

Baca juga: Warga 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank

Bagi investor ritel Indonesia yang memegang saham teknologi AS, kasus ini menegaskan bahwa tenggat regulasi dan eksekusi operasional kini menjadi faktor penentu valuasi Tesla, bukan sekadar visi jangka panjang. Secara tahunan, saham TSLA tercatat sudah turun 21,4% sepanjang 2026.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku