Samsung Mogok, Arm Diselidiki FTC: Sektor Chip Tertekan

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Samsung Mogok, Arm Diselidiki FTC: Sektor Chip Tertekan

Share this article

Gotrade News - Sektor semikonduktor global mengalami dua tekanan besar dalam sepekan terakhir. Samsung Electronics menghadapi ancaman mogok 45.000 pekerja, sementara Arm Holdings (ARM) anjlok 8,46% setelah laporan investigasi FTC.

Kedua peristiwa memicu kekhawatiran investor terhadap rantai pasok chip dan biaya lisensi desain CPU. Saham AS seperti Nvidia, Apple, dan Qualcomm berpotensi terdampak langsung dari kedua guncangan ini.

Key Takeaways

  • Mogok Samsung 18 hari mulai 21 Mei melibatkan 45.000 pekerja, terbesar dalam sejarah perusahaan.
  • Arm Holdings anjlok 8,46% setelah Bloomberg melaporkan investigasi antitrust FTC atas praktik lisensi chip.
  • Nvidia, Apple, dan Qualcomm terpapar risiko pasokan memory chip Samsung dan biaya lisensi desain Arm.

Ancaman Mogok Samsung dan Rantai Pasok Memori

Menurut Investing.com, Samsung Electronics (005930.KS) berencana memulai mogok selama 18 hari mulai 21 Mei 2026. Aksi ini diikuti lebih dari 45.000 pekerja dan disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah perusahaan.

Samsung merupakan produsen memory chip terbesar dunia dan menyumbang sekitar seperempat dari total ekspor Korea Selatan. Memory chip menjadi komponen kritis bagi pusat data AI, smartphone, dan laptop di pasar global saat ini.

Dilansir laporan yang sama, Nvidia (NVDA) termasuk pelanggan yang menyatakan kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan. Gangguan suplai dapat mempengaruhi roadmap produksi GPU AI dan harga komponen memory di pasar global.

Pejabat Korea Selatan mempertimbangkan arbitrasi darurat yang dapat melarang aksi industri selama 30 hari. Mekanisme ini biasanya digunakan untuk sektor yang dianggap strategis bagi perekonomian nasional Korea.

Negosiasi gaji antara manajemen dan serikat pekerja kembali dilanjutkan untuk mencegah eskalasi. Hasil pembicaraan menjadi penentu apakah suplai chip global menghadapi gangguan besar pada kuartal kedua tahun ini.

Selain memory chip, Samsung juga merupakan pemasok penting layar OLED dan komponen untuk produsen elektronik AS termasuk Apple. Gangguan operasional yang berkepanjangan dapat menyebar ke segmen produk konsumen di luar kategori semikonduktor murni.

Sebagian analis memperkirakan harga spot DRAM dapat naik jika produksi terhenti lebih dari dua pekan. Skenario ini menguntungkan produsen pesaing seperti SK Hynix dan Micron yang juga menjadi pemasok industri chip AS.

Investigasi FTC dan Risiko Lisensi Arm

Melansir Investing.com yang mengutip Bloomberg, FTC kini menjalankan investigasi terhadap praktik lisensi Arm Holdings. Saham Arm anjlok 8,46% sebagai respons pasar atas laporan tersebut.

Probe berfokus pada blueprint semikonduktor Arm dan apakah perusahaan dapat menolak atau menurunkan kualitas perjanjian lisensi desain CPU. Lisensi ini menjadi sumber royalti utama dari Nvidia, Apple (AAPL), dan Qualcomm (QCOM).

Sengketa antara Arm dan Qualcomm terkait akuisisi Nuvia juga berlanjut di pengadilan AS. Konflik tersebut menambah tekanan regulasi yang dihadapi Arm di pasar utama industri chip global.

Regulator antitrust Korea Selatan turut menyelidiki kantor Arm di Seoul sejak November 2025. Tekanan ganda dari otoritas AS dan Korea memperbesar risiko bagi model bisnis lisensi yang dijalankan perusahaan.

Arm selama ini mengandalkan royalti dari hampir setiap produsen chip mobile dan server di dunia. Pembatasan praktik lisensi dapat memaksa perusahaan mengubah skema komersial yang sudah berjalan bertahun-tahun.

Bagi investor saham AS, kombinasi mogok Samsung dan investigasi Arm berpotensi meningkatkan volatilitas jangka pendek di sektor semikonduktor. Pelaku pasar memantau perkembangan negosiasi dan keputusan regulator pada pekan-pekan mendatang dengan saksama.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade