Gotrade News - Pesaing utama OpenAI, Anthropic, resmi mencapai valuasi $380 miliar setelah mengamankan pendanaan terbaru sebesar $30 miliar pada Kamis (13/02). Angka fantastis ini menempatkan mereka dalam radar investor global sebagai kandidat terkuat untuk melantai di bursa saham tahun ini.
Momentum ini menjadi perhatian pasar karena Anthropic kini masuk dalam jajaran tiga startup paling bernilai di dunia. Investor ritel maupun institusi sedang menanti apakah langkah ini akan berujung pada penawaran saham perdana di Wall Street dalam waktu dekat.
Key Takeaways:
-
Anthropic kini bernilai $380 miliar berkat suntikan dana yang dipimpin oleh GIC dan Coatue.
-
Pendapatan tahunan perusahaan melonjak hingga $14 miliar berkat adopsi produk oleh korporasi besar.
-
Raksasa teknologi seperti Amazon dan Google memperkuat posisi mereka sebagai pendukung utama.
Putaran pendanaan Seri G ini dipimpin oleh dana kekayaan negara Singapura GIC dan firma investasi Coatue. Sejumlah investor strategis lainnya termasuk Microsoft dan Nvidia juga turut berpartisipasi dalam kesepakatan besar ini.
Posisi Pasar dan Fundamental Bisnis
Valuasi baru tersebut mengukuhkan posisi Anthropic tepat di belakang SpaceX milik Elon Musk dan pembuat ChatGPT, OpenAI. Renaissance Capital mencatat bahwa ketiga perusahaan ini merupakan nama terbesar yang sangat diantisipasi untuk go public tahun ini.
Pertumbuhan finansial perusahaan tercatat sangat agresif dengan proyeksi penjualan mencapai $14 miliar untuk tahun depan. Angka ini merupakan lonjakan signifikan mengingat mereka baru mencetak pendapatan perdana kurang dari tiga tahun yang lalu.
Chief Financial Officer Anthropic, Krishna Rao, menyatakan bahwa dana segar ini akan digunakan untuk membangun produk kelas perusahaan. Fokus ini terbukti efektif mengingat delapan dari sepuluh perusahaan Fortune 10 kini telah menjadi pelanggan setia mereka.
Anthropic sendiri mengakui bahwa mereka belum mencapai profitabilitas karena besarnya biaya pengembangan infrastruktur model AI. Namun, permintaan pasar terhadap asisten kerja berbasis Claude terus tumbuh secara eksponensial di berbagai sektor industri.
Tantangan Transparansi di Bursa Saham
Analis pasar melihat pencapaian valuasi ini sebagai indikator kuat kesiapan perusahaan menuju pasar publik. Angelo Bochanis dari Renaissance Capital menyebut bahwa siapa pun yang melantai di bursa lebih dulu akan mendapat dorongan citra publik yang besar.
Langkah menuju pasar publik akan membawa tantangan baru berupa transparansi model bisnis yang jauh lebih ketat. Pasar saham cenderung memberikan reaksi cepat terhadap laporan keuangan yang tidak sesuai ekspektasi dibandingkan pasar privat.
Bochanis menambahkan bahwa pasar privat selama ini menggelontorkan puluhan miliar dolar meski valuasi terus berlipat ganda. Situasi akan berbeda di pasar publik di mana satu laporan pendapatan yang buruk bisa langsung menjatuhkan harga saham.
Bagi investor, dukungan dari perusahaan teknologi besar menjadi validasi penting terhadap keberlanjutan teknologi Anthropic. Keterlibatan Amazon dan Google menjamin akses infrastruktur komputasi awan yang krusial bagi pengembangan AI jangka panjang.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
AP News, Anthropic hits a $380B valuation as it heightens competition with OpenAI. Diakses pada 13 Februari 2026
-
Anthropic, Anthropic raises $30 billion in Series G funding at $380 billion post-money valuation. Diakses pada 13 Februari 2026
-
Featured Image: Techcrunch











