Snap dan Disney PHK Ribuan Karyawan, Gelombang Baru Tech

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Snap dan Disney PHK Ribuan Karyawan, Gelombang Baru Tech

Share this article

Gotrade News - Snap (SNAP) dan Disney (DIS) masing-masing memangkas sekitar 1.000 karyawan minggu ini, menambahkan lebih dari 2.000 PHK ke gelombang pengurangan tenaga kerja yang terus meluas di sektor teknologi dan media. Kedua perusahaan membingkai pemangkasan ini sebagai restrukturisasi strategis, namun waktunya menegaskan tekanan profitabilitas yang semakin intens.

PHK ini mencerminkan dua kekuatan berbeda yang membentuk ulang lanskap korporasi: efisiensi berbasis AI yang menggantikan peran manusia di Snap, dan mandat CEO baru untuk merampingkan operasi di Disney. Bagi investor, reaksi pasar justru mengejutkan karena bersifat positif.


Key Takeaways:

  • Snap memangkas sekitar 1.000 karyawan atau 16% dari total tenaga kerja tetap, serta menutup lebih dari 300 posisi terbuka.
  • Disney mem-PHK sekitar 1.000 karyawan di divisi TV, film, marketing, dan korporat di bawah CEO baru Josh D'Amaro.
  • Snap memproyeksikan penghematan biaya tahunan lebih dari $500 juta pada H2 2026, dan sahamnya naik 11% di pre-market.

Snap Bertaruh pada AI untuk Gantikan Tenaga Kerja

CEO Snap Evan Spiegel menyampaikan kepada karyawan bahwa "kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan memungkinkan tim kami mengurangi pekerjaan berulang, meningkatkan kecepatan, dan melayani komunitas, mitra, serta pengiklan dengan lebih baik." Perusahaan menghapus sekitar 1.000 posisi, mewakili 16% dari 5.261 karyawan tetap per Desember 2025.

Selain PHK, Snap juga menutup lebih dari 300 posisi terbuka yang tidak akan diisi kembali. Perusahaan memproyeksikan penghematan biaya tahunan lebih dari $500 juta pada paruh kedua 2026, dengan biaya pesangon diperkirakan antara $95 juta hingga $130 juta.

Karyawan AS yang terdampak akan menerima empat bulan pesangon, kelanjutan asuransi kesehatan, dan akselerasi vesting ekuitas. Investor aktivis Irenic Capital Management, yang memegang 2,5% saham Snap, sebelumnya telah mendorong pengurangan biaya.

Meskipun melakukan PHK, Snap tetap melindungi investasinya pada kacamata augmented reality bernama Specs yang diperkirakan rilis tahun ini. Restrukturisasi ini tampak dirancang untuk memisahkan bisnis legacy Snapchat dari taruhan hardware Specs.

Saham SNAP naik lebih dari 11% di pre-market ke $6,23, meski saham tersebut telah turun sekitar 31% sepanjang tahun ini. Pasar menginterpretasikan pemangkasan ini sebagai langkah menuju profitabilitas berkelanjutan.

Disney Restrukturisasi di Bawah Kepemimpinan Baru

CEO Disney Josh D'Amaro, yang mengambil alih dari Bob Iger pada Selasa (18/03), memimpin restrukturisasi besar pertama di bawah kepemimpinannya. Menurut Variety, D'Amaro mengakui sulitnya keputusan ini dengan menyampaikan kepada karyawan "Saya tahu ini berat."

Sekitar 1.000 pemangkasan posisi mencakup fungsi marketing di seluruh studio Disney, jaringan TV, ESPN, produk dan teknologi, serta divisi korporat. Restrukturisasi ini terutama didorong oleh pembentukan divisi marketing enterprise terpadu di bawah Chief Marketing Officer Asad Ayaz.

Disney melaporkan sekitar 231.000 karyawan tetap dan paruh waktu per September 2025, menjadikan PHK ini sekitar 0,4% dari total tenaga kerja. Meski kecil secara persentase, pemangkasan ini menandakan niat D'Amaro untuk bergerak tegas dalam hal efisiensi operasional.

Bagi investor yang mengamati tren PHK, reaksi positif pasar terhadap pengumuman Snap menunjukkan Wall Street menghargai pemotongan biaya agresif di perusahaan dengan lintasan pertumbuhan yang tidak pasti. Pertanyaan besarnya adalah apakah efisiensi berbasis AI bisa diterjemahkan menjadi perbaikan margin berkelanjutan atau hanya menunda tantangan struktural yang lebih dalam.


Sumber:

  • Benzinga, [Snap to Slash 1,000 Jobs as AI Productivity Picks Up](https://www.benzinga.com/news/social-media/26/04/51826040/snap-to-slash-1000-jobs-ai-productivity-picks-up), 2026.
  • Variety, [Disney Layoffs of 1,000 Employees Are Underway](https://variety.com/2026/biz/news/disney-layoffs-1000-employees-josh-damaro-memo-1236721266/), 2026.
  • Variety, [Snap Layoffs Hit 1,000 Staffers, CEO Evan Spiegel Cites AI](https://variety.com/2026/digital/news/snap-layoffs-snapchat-ceo-evan-spiegel-cites-ai-1236722228/), 2026.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade