S&P 500 Tembus 7.022 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
S&P 500 Tembus 7.022 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Share this article

Gotrade News - S&P 500 menembus level psikologis 7.000 dan ditutup di rekor baru 7.022,95 pada Rabu (16/04), naik 0,8% dalam sehari. Indeks Nasdaq Composite mencetak kenaikan lebih tajam dengan lonjakan 1,59% ke 24.016,02, menandai pemulihan penuh dari koreksi bulan Maret.


Key Takeaways:

  • S&P 500 mencatat kenaikan 10,7% dalam 11 sesi perdagangan terakhir
  • Klaim pengangguran awal turun ke 207.000, di bawah estimasi 215.000
  • Tesla menguat signifikan dan TSMC naik setelah laba melonjak 58%

Pencapaian ini merupakan pembalikan dramatis setelah S&P 500 sempat turun lebih dari 9% dari puncaknya akibat konflik Iran pada Maret. Menurut analis, "kecepatan kenaikan ini luar biasa dengan gain 10,7% dalam 11 sesi perdagangan terakhir."

Dow Jones Industrial Average justru melemah tipis 0,15% ke 48.463,72, tertinggal dari indeks lainnya. Russell 2000 menguat moderat 0,3% ke 2.713,66, menunjukkan partisipasi saham berkapitalisasi kecil dalam reli ini.

Data ekonomi mendukung sentimen positif dengan klaim pengangguran awal turun ke 207.000 dari 218.000 pekan sebelumnya. Angka ini di bawah estimasi konsensus 215.000, menurut laporan Benzinga.

Sektor teknologi memimpin penguatan dengan Tesla melanjutkan reli setelah CEO Elon Musk mengumumkan kemajuan chip AI5. TSMC juga menguat 0,4% setelah melaporkan lonjakan laba kuartal pertama sebesar 58%.

PepsiCo naik 1% setelah melaporkan pendapatan Q1 sebesar $19,44 miliar, melampaui estimasi $18,93 miliar. Laba per saham tercatat $1,61 versus konsensus $1,55.

Imbal hasil Treasury 10 tahun berada di 4,283% sementara tenor 2 tahun di 3,755%. Probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga di pertemuan April mencapai 99,5% menurut data CME FedWatch.

Di pasar komoditas, emas menguat 0,44% ke $4.812,05 per ons sementara Bitcoin naik 1,11% ke $74.814. Pergerakan aset safe haven ini menunjukkan investor tetap menyebar risiko meski indeks saham mencetak rekor.

Meski reli berlanjut, beberapa analis mencatat volume perdagangan yang relatif tipis. Kondisi ini mengindikasikan kenaikan lebih didorong oleh penutupan posisi short daripada arus investasi baru yang substansial.

Sources:

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade