SpaceX Ajukan IPO Rp28.000 Triliun, Target Nasdaq Juni

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
SpaceX Ajukan IPO Rp28.000 Triliun, Target Nasdaq Juni

Share this article

Gotrade News - SpaceX resmi mengajukan dokumen IPO dengan target valuasi USD 1,75 triliun di Nasdaq. Listing dijadwalkan paling cepat 12 Juni dengan ticker SPCX.

Nilai itu akan melampaui rekor IPO Saudi Aramco senilai USD 1,7 triliun pada 2019. SpaceX juga akan menjadi debut pasar AS pertama di atas USD 1 triliun.

Key Takeaways

  • SpaceX targetkan valuasi USD 1,75 triliun dengan ticker SPCX di Nasdaq mulai 12 Juni.
  • Musk akan menggenggam 85,1% hak suara lewat struktur saham dual-class.
  • Filing mengungkap kerugian operasi USD 1,94 miliar pada kuartal pertama 2026.

Menurut Reuters, SpaceX mencatat pendapatan USD 4,69 miliar pada kuartal pertama. Hanya unit Starlink yang mencetak laba operasi sebesar USD 1,19 miliar.

Baca juga: Negara Berkembang Pimpin Kenaikan Suku Bunga Lawan Inflasi

Divisi AI menjadi titik berat sekaligus beban terbesar dalam laporan keuangan SpaceX. Unit ini mencatat kerugian USD 2,47 miliar dengan pendapatan hanya USD 818 juta.

Belanja akuisisi xAI menyerap 76% dari total capex USD 10,1 miliar SpaceX di kuartal pertama. Ini menunjukkan komitmen Musk untuk menggabungkan ambisi antariksa dengan kecerdasan buatan.

SpaceX juga meneken kontrak dengan Anthropic senilai USD 1,25 miliar per bulan untuk kapasitas komputasi hingga Mei 2029. Skala belanja ini mengindikasikan kebutuhan infrastruktur AI yang masif.

Baca juga: Saham Apple Naik 15% di Mei, Analis Kerek Target Jelang WWDC

Target Peluncuran 10.000 Per Tahun

Dilansir Reuters, Presiden SpaceX Gwynne Shotwell menyampaikan target 10.000 peluncuran per tahun dalam lima tahun ke depan. SpaceX hanya melakukan 170 peluncuran sepanjang 2025.

Administrator FAA Bryan Bedford menyatakan butuh bukti keandalan lebih dulu sebelum menyetujui ekspansi tersebut. Kapasitas pengawasan FAA juga terbatas karena pendanaan tim antariksanya minim.

SpaceX sudah mengoperasikan sekitar 10.000 satelit Starlink di orbit. Perusahaan berencana mengembangkan konstelasi hingga 1 juta satelit di masa mendatang.

Ambisi peluncuran ini menempatkan SpaceX langsung berhadapan dengan kontraktor pertahanan klasik AS. Investor bisa membandingkan posisi Boeing (BA) sebagai mitra ULA yang masih memegang kontrak peluncuran pemerintah.

Jaringan Bisnis Musk Terungkap

Melansir Reuters, filing mengungkap SpaceX dan xAI membeli barang senilai USD 650 juta dari Tesla tahun lalu. xAI sendiri membeli USD 506 juta sistem baterai Megapack.

SpaceX menggelontorkan USD 131 juta untuk Cybertruck, setara lebih dari 1.000 unit kendaraan. Transaksi ini menambah keterhubungan finansial antara Tesla (TSLA) dan kerajaan bisnis Musk.

Tesla saat ini memegang hampir 19 juta saham Kelas A SpaceX setelah investasi USD 2 miliar. Posisi ini memberi pemegang saham TSLA paparan tidak langsung ke valuasi triliunan dolar SpaceX.

SpaceX juga membayar USD 885 juta pada 2025 untuk sewa infrastruktur AI dari Valor Equity Partners. Tambahan USD 857 juta sudah dibayarkan pada dua bulan pertama 2026.

Reena Aggarwal, profesor keuangan Georgetown, menilai sulit memvaluasi SpaceX karena tidak ada perusahaan sebanding. Halo effect Musk menjadi faktor utama yang menggerakkan ekspektasi investor.

Bagi investor sektor pertahanan dan antariksa, IPO SpaceX bisa menggeser premi valuasi pesaing seperti Lockheed Martin (LMT). Likuiditas saham baru juga berpotensi menarik dana yang selama ini parkir di kontraktor pertahanan tradisional Amerika Serikat.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade