Trump Ancam ExxonMobil: Akses Venezuela Jadi Taruhan

Rendy AndriyantoRendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Trump Ancam ExxonMobil: Akses Venezuela Jadi Taruhan

Jakarta, Gotrade News - Presiden Donald Trump mengancam akan memblokir ExxonMobil dari proyek di Venezuela setelah CEO perusahaan tersebut menilai negara itu belum layak investasi. Ketegangan ini menjadi sinyal penting bagi investor mengenai risiko politik dalam ekspansi sektor energi global saat ini.


Key Takeaways

Baca juga: Oracle (ORCL) Rilis 10 Sep, Backlog AI $638 Miliar
  • Trump menyebut dirinya "cenderung" memblokir Exxon karena komentar skeptis sang CEO.

  • Darren Woods menilai Venezuela "uninvestable" tanpa reformasi hukum dan komersial.

  • Konflik ini memperumit upaya AS yang ingin segera mengontrol pasokan minyak Venezuela.


Baca Juga: The Fed Diancam Pidana, Masa Depan Suku Bunga Kini Dipertaruhkan

Trump menyatakan ketidaksukaannya secara terbuka terhadap sikap skeptis eksekutif puncak ExxonMobil dalam pertemuan strategis di Gedung Putih.

Dilansir dari Politico, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa perusahaan tersebut "bermain terlalu manis" dan ia cenderung menahan mereka masuk ke Venezuela.

Baca juga: AS Buka Ekspor Chip H200 ke China, Kirim Minim

CEO Darren Woods sebelumnya menyoroti bahwa tanpa perubahan kerangka komersial dan hukum yang jelas, Venezuela saat ini mustahil untuk dimasuki modal asing.

Menurut laporan Seeking Alpha, Woods menekankan perlunya reformasi signifikan pada undang-undang hidrokarbon sebelum investasi skala besar dapat dilakukan.

Komentar ini dinilai melemahkan narasi pemerintahan Trump yang ingin segera membangun kembali infrastruktur minyak negara tersebut pasca-penangkapan Nicolas Maduro.

Politico mencatat bahwa Trump menjadikan upaya menarik perusahaan minyak AS untuk membangun kembali Venezuela sebagai prioritas utama pemerintahannya.

Posisi Pesaing dan Sejarah

Situasi ini kontras dengan posisi Chevron Corporation yang memiliki riwayat pendekatan negosiasi yang berbeda di wilayah tersebut.

Seeking Alpha menyebutkan bahwa Chevron tetap bermitra saat Exxon dan ConocoPhillips memilih hengkang dua dekade lalu akibat nasionalisasi industri.

Sikap keras Trump ini menegaskan bahwa akses ke cadangan minyak Venezuela ke depan akan sangat bergantung pada keselarasan korporasi dengan agenda politik Washington.

Baca Juga: Sinyal Baru Ritel AS: Walmart dan Alphabet Pacu Ekspansi Pengiriman Drone

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Rendy Andriyanto
Ditulis oleh
Rendy Andriyanto

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku