Gotrade News -Uber (UBER) resmi diperintahkan membayar ganti rugi sebesar $8,5 juta oleh pengadilan AS pada Kamis (6/2). Vonis ini menetapkan perusahaan bertanggung jawab penuh atas tindakan pengemudi dalam kasus serangan seksual.
Keputusan ini menjadi penentu arah bagi lebih dari 3.000 tuntutan hukum serupa yang sedang dihadapi perusahaan. Investor kini menyoroti potensi efek domino terhadap liabilitas hukum jangka panjang raksasa transportasi ini.
Kasus yang diajukan Jaylynn Dean ini merupakan uji coba hukum pertama di pengadilan federal AS. Reuters melaporkan bahwa hasil sidang ini digunakan untuk mengukur nilai klaim bagi ribuan kasus lainnya.
Juri di Phoenix menemukan bahwa pengemudi bertindak sebagai agen Uber dalam insiden tersebut. Status hubungan kerja ini telah lama menjadi perdebatan utama dalam model bisnis ekonomi gig.
Penggugat awalnya menuntut ganti rugi total lebih dari $140 juta dalam persidangan tersebut. Laporan The Guardian menyebut juri menolak memberikan ganti rugi punitif tambahan di luar kompensasi dasar.
Respon Perusahaan dan Pasar
Juru bicara Uber menyatakan kepada Reuters bahwa pihaknya akan segera mengajukan banding atas putusan ini. Perusahaan menegaskan bahwa juri telah menolak klaim kelalaian sistem keamanan yang diajukan penggugat.
Saham Uber tercatat turun tipis 1,5% dalam perdagangan after-hours setelah berita ini dirilis. Saham pesaingnya yakni Lyft (LYFT) juga ikut melemah 1,8% karena sentimen risiko hukum yang serupa.
Volatilitas harga saham Uber pasca vonis ini membuka peluang profit dua arah bagi trader cerdas. Pergerakan harga jangka pendek akibat sentimen hukum seperti ini sering kali menciptakan momentum besar.
Dengan trading Options, kamu tidak harus menunggu harga naik untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari pasar. Kamu bisa meraih potensi cuan baik saat harga Uber mencoba bangkit kembali atau justru makin merosot.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.