Yield Treasury AS 10 Tahun Turun ke 4,43%, Pasar Pantau Fed

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Yield Treasury AS 10 Tahun Turun ke 4,43%, Pasar Pantau Fed

Share this article

Gotrade News - Yield Treasury AS 10 tahun turun 1,03% ke level 4,428% pada Selasa, sementara tenor 30 tahun melemah 0,80% ke 4,951%. Yield 5 tahun juga turun 1,12% ke 4,141% di tengah pergeseran ekspektasi suku bunga investor.

Pelemahan yield terjadi setelah pasar uang nyaris menghapus peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve untuk tahun 2026. Investor kini menanti pidato pejabat Fed dan data ketenagakerjaan JOLTS sebagai katalis arah pasar berikutnya.

Poin Utama

  • Yield Treasury AS 10 tahun turun ke 4,428% di tengah pergeseran ekspektasi kebijakan Fed.
  • Pasar uang menghapus peluang pemangkasan suku bunga 2026 dan memperhitungkan potensi kenaikan.
  • Data JOLTS dan pidato Beth Hammack menjadi fokus utama investor pada Selasa.

Menurut Investing.com, pasar uang nyaris menghapus seluruh peluang pemangkasan suku bunga Fed tahun ini. Trader bahkan mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebagai skenario alternatif yang semakin realistis.

Baca juga: Negara Berkembang Pimpin Kenaikan Suku Bunga Lawan Inflasi

Pergeseran ekspektasi ini mendorong aksi beli pada obligasi pemerintah AS bertenor panjang seperti yang dilacak iShares 20+ Year Treasury Bond ETF (TLT). ETF tenor menengah iShares 7-10 Year Treasury Bond ETF (IEF) juga ikut diuntungkan oleh penurunan yield kemarin.

Penurunan yield serempak di hampir seluruh kurva mencerminkan permintaan defensif investor terhadap aset pemerintah AS. Selisih antara tenor 5 tahun dan 30 tahun tetap melebar, menandakan kecemasan terhadap prospek jangka panjang.

Sinyal Hawkish dan Fokus Data Tenaga Kerja

Pasar mengantisipasi pidato Presiden Fed Cleveland Beth Hammack untuk memetakan arah kebijakan moneter ke depan. Data JOLTS yang dirilis pukul 10.00 ET menjadi pratinjau penting menjelang laporan ketenagakerjaan utama hari Jumat.

Baca juga: Saham Apple Naik 15% di Mei, Analis Kerek Target Jelang WWDC

Pejabat Fed yang dianggap netral seperti Hammack kerap memberi sinyal awal mengenai pergeseran konsensus dewan gubernur. Setiap nada hawkish bisa memperkuat narasi tanpa pemangkasan sekaligus mendorong yield jangka pendek kembali naik.

Dilansir Seeking Alpha, pasar saat ini memperhitungkan peluang lebih dari 50% kenaikan 25 basis poin pada akhir tahun. Kondisi ini menciptakan peluang asimetris bila Federal Reserve justru memilih sikap dovish secara mengejutkan.

Skenario pivot dovish dinilai dapat mengubah rotasi sektor dan alokasi aset risiko secara signifikan di seluruh portofolio. Sektor sensitif suku bunga dan aset berdurasi panjang akan menjadi penerima manfaat utama dari kejutan kebijakan tersebut.

Futures Saham Tertekan Setelah Rekor

Futures saham AS bergerak melemah setelah delapan sesi beruntun mencetak rekor tertinggi pada indeks utama. E-minis S&P 500 yang dilacak SPDR S&P 500 ETF (SPY) turun 0,14%, sedangkan Nasdaq 100 E-minis melemah tipis 0,01%.

Pelemahan tipis ini menandakan investor mulai mengambil sikap berhati-hati setelah reli berkepanjangan beberapa pekan terakhir. Aksi ambil untung tampak terbatas, sehingga sentimen risk-on belum sepenuhnya hilang dari pasar saham.

Melansir Seeking Alpha, sentimen pasar juga tertekan oleh sinyal beragam dari perundingan damai AS-Iran. Ketidakpastian geopolitik menambah lapisan kehati-hatian investor pada perdagangan Selasa yang relatif tipis volume.

Kombinasi kalibrasi ulang ekspektasi Fed dan ketegangan geopolitik mencerminkan kerentanan pasar terhadap kejutan kebijakan ke depan. Investor obligasi tampak lebih agresif memposisikan diri dibanding pelaku pasar saham pada sesi perdagangan tersebut.

Periode konsolidasi ini berlangsung saat pasar menanti konfirmasi arah kebijakan dari komunikasi resmi Federal Reserve. Pelaku pasar akan menimbang setiap pernyataan pejabat Fed dan rilis data ekonomi sepanjang pekan ini secara cermat.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade